ANALISIS HUKUM ISLAM TERHADAP PRAKTIK JUAL BELI MINUMAN YANG TIDAK MEMILIKI LABEL HALAL (Studi di Swalayan Gelael Bandar Lampung)

Wahyu, Priyandana (2024) ANALISIS HUKUM ISLAM TERHADAP PRAKTIK JUAL BELI MINUMAN YANG TIDAK MEMILIKI LABEL HALAL (Studi di Swalayan Gelael Bandar Lampung). Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[thumbnail of PUSAT BAB  1 DAN 5.pdf] PDF
Download (3MB)
[thumbnail of SKRIPSI CETAK WAHYU P.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (8MB)

Abstract

ABSTRAK Halal dan haram dalam hukum Islam adalah bagian dari hukum Syara’ yang saling bersebrangan. Halal merupakan hal-hal yang diperbolehkan sedangkan Haram merupakan Hal-hal yang dilarang. Makanan merupakan kebutuhan dasar utama untuk manusia, makanan atau pangan harus senantiasa tersedia secara cukup, aman, bermutu, bergizi, dan beragam dengan harga yang terjangkau oleh daya beli masyarakat, serta tidak bertentangan dengan agama, keyakinan dan budaya masyarakat. Dalam bermuamalah yakni pada transaksi jual beli, pelaku usaha membutuhkan produk nya laku di pasaran, konsumen juga membutuhkan suasana yang aman dari segala gangguan. Pelaku usaha dilarang memproduksi dan memperdagangkan barang/jasa yang tidak memenuhi ketentuan berproduksi secara halal, sebagaimana pernyataan halal yang dicantumkan dalam label. Setiap konsumen termasuk konsumen muslim yang merupakan mayoritas konsumen di Indonesia, berhak untuk mendapatkan barang yang nyaman yang tidak bertentangan dengan kaidah agama dan dapat dikonsumsi dengan baik. Konsumen juga berhak atas informasi yang benar, jelas dan jujur mengenai kondisi dan jaminan barang/jasa. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana praktik jual beli terhadap minuman yang tidak memiliki label halal di gelael dan bagaimana analisis Hukum Islam terhadap praktik jual beli minuman yang tidak memiliki label halal, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui praktik Jual Beli pada minuman yang tidak memiliki Label Halal di Swalayan Gelael Bandar Lampung, dan untuk mengetahui Analisis Hukum Islam terhadap praktik Jual Beli minuman yang tidak memiliki Label Halal di Swalayan Gelael Bandar Lampung. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deduktif jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research). Penelitian ini di ambil dari dua sumber, yaitu data primer dan data sekunder. Adapun data primer diperoleh dari hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi, dan sekunder diperoleh Al-Qur’an, Hadits, Buku-buku, Internet, Jurnal yang relevan dengan penelitian, jurnal hukum, dokumen, dan karya ilmiah lainnya. Berdasarkan hasil penelitian yang telah di lakukan bahwasannya praktik jual beli minuman yang tidak memiliki label halal di Gelael Bandar Lampung kurang lebih 20% dari 80% produk minuman yang memiliki label halal, Analisis Hukum Islam minuman yang tidak memiliki label halal akan tetap diragukan kehalalannya dan praktik jual beli minuman di Gelael Bandar Lampung tidak sah atau jual beli yang dilarang karena tidak memenuhi syarat jual beli dikarenakan adanya perkara syubhat (samar) yang mana diragukannya kehalalan pada produk minuman tersebut karena minuman tersebut tidak memiliki label halal. Kata Kunci: Jual Beli, Minuman, Label Halal,Hukum Islam. ABSTRACT Halal and haram in Islamic law are parts of Sharia law that conflict with each other. Halal are things that are permitted while Haram are things that are prohibited. Food is the main basic need for humans, food or food must always be available in sufficient, safe, high quality, nutritious and varied at prices that are affordable for people's purchasing power, and not conflict with people's religion, beliefs and culture. In dealing with buying and selling transactions, business actors need their products to sell on the market, consumers also need an atmosphere that is safe from all disturbances. Business actors are prohibited from producing and trading goods/services that do not meet the requirements for halal production, as stated in the halal statement on the label. Every consumer, including Muslim consumers who are the majority of consumers in Indonesia, has the right to obtain comfortable goods that do not conflict with religious norms and can be consumed properly. Consumers also have the right to correct, clear and honest information regarding the condition and guarantee of goods/services. The formulation of the research problem is how the practice of buying and selling drinks that do not have a halal label in the market and how Islamic Law analyzes the practice of buying and selling drinks that do not have a halal label. This research aims to determine the practice of buying and selling drinks that do not have a Halal Label in Gelael Supermarket Bandar Lampung, and to find out the Islamic Law Analysis of the practice of buying and selling drinks that do not have a Halal Label at Gelael Supermarket Bandar Lampung. The research method used in this research is a qualitative research method with a deductive approach. This type of research is field research. This research was taken from two sources, namely primary data and secondary data. The primary data was obtained from observations, interviews and documentation, and secondary data was obtained from the Al�Qur'an, Hadith, books, the Internet, journals relevant to research, legal journals, documents and other scientific works. Based on the results of research that has been carried out, the practice of buying and selling drinks that do not have a halal label in Gelael Bandar Lampung is approximately 20% of the 80% of beverage products that have a halal label. Islamic Law Analysis of drinks that do not have a halal label will still have doubts about their halalness and practice. buying and selling drinks in Gelael Bandar Lampung is invalid or buying and selling is prohibited because it does not meet the buying and selling requirements due to a questionable (vague) matter in which there is doubt about the halalness of the drink product because the drink does not have a halal label. Keywords: Buying and selling, drinks, halal label, Islamic law.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah)
Divisions: Fakultas Syariah > Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah)
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 26 Sep 2024 07:06
Last Modified: 26 Sep 2024 07:06
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/35469

Actions (login required)

View Item View Item