Nusri, Ardiatama (2024) PERAN PAGUYUBAN PEREMPUAN HEBAT TANNGGAMUS (PPHT) DALAM MENINGKATKAN SDM PEREMPUAN DI KABUPATEN TANGGAMUS. Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.
|
PDF
Download (1MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
ABSTRAK Paguyuban Perempuan Hebat Tanggamus (PPHT) adalah sebuah organisasi yang didirikan dengan tujuan memberdayakan perempuan di Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung. Paguyuban Perempuan Hebat Tanggamus (PPHT) fokus pada peningkatan SDM perempuan melalui berbagai program yang mencakup ekonomi, sosial, politik. Melalui program-program inovatif, Paguyuban Perempuan Hebat Tanggamus (PPHT) berusaha menciptakan perubahan positif yang berkelanjutan, memberikan perempuan kesempatan untuk meningkatkan keterampilan, memperkuat jaringan sosial, dan berpartisipasi lebih aktif dalam masyarakat. Seperti halnya di Kabupaten Tanggamus perempuan seharusnya dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun sayangnya, Di Kabupaten Tanggamus sendiri sumber daya perempuan masih menjadi masalah, kondisi ini di sebabkan oleh faktor rendahnya kulitas SDM Perempuan Di Tanggamus, karena ketimpangan akses pekerjaan antara perempuan dan laki-laki serta peluang kerja yang tidak inklusif. Penelitian ini akan mengkaji peran dan efektivitas program-program tersebut dalam mencapai tujuan pemberdayaan perempuan di Tanggamus. Berdasarkan hal diatas, untuk itu penulis memaparkan beberapa rumusan masalah, pertama adalah bagaimana peran Paguyuban Perempuan Hebat Tanggamus dalam meningkatkan SDM perempuan, kedua bagaimana efektivitas program-program Paguyuban Perempuan Hebat Tanggamus (PPHT) dalam meningkatkan SDM perempuan. Metode penelitian dalam skripsi ini adalah kualitatif yang bersifat deskriptif dengan menggunakan jenis penelitian lapangan (field research), penelitian ini menggunakan pendekatan sosiologis dan gender. Adapun teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu, observasi yang mana peneliti secara langsung mengamati kondisi dilapangan tempat penelitian, wawancara yang dimana peneliti berkomunikasi secara verbal dalam bentuk percakapan untuk memperoleh informasi, peneliti melakukan wawancara dengan informan kunci, informan utama, dan informan tambahan, dan dokumentasi yang bertujuan untuk memperoleh gambaran umum deskripsi lokasi penelitian. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan teknik purvosive sampling serta dokumentasi dari program Paguyuban Perempuan Hebat Tanggamus (PPHT). analisis data dalam penelitian ini berupa reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teori yang peneliti gunakan untuk menganalisis penelitian ini yakni teori pemberdayaan perempuan yang dikemukakan oleh Naila Kabeer. Hasil dari penelitian ini dapat di ketahui bahwa peran Paguyuban Perempuan Hebat Tanggamus (PPHT) dalam meningkatkan SDM perempuan dapat dilihat dari program-program yang telah di lakasanakan, pertama dalam permberdayaan ekonomi Paguyuban Perempuan Hebat Tanggamus (PPHT) memberikan pelatihan keterampilan seperti budidaya jamur tiram, pembuatan sabun cair, kedua dalam pemberdayaan sosial ekonomi Paguyuban Perempuan Hebat Tanggamus (PPHT) mengadakan kegiatan peduli sosial, pengajian rutin, sosialisasi, ketiga pemberdayaan politik Paguyuban Perempuan Hebat Tanggamus (PPHT) mengadakan kegiatan seperti pelatihan kepemimpinan serta sosialisasi politik. Kemudian Secara keseluruhan, efektivitas program Paguyuban Perempuan Hebat Tanggamus (PPHT) telah terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan, pengetahuan, dan partisipasi perempuan di Kabupaten Tanggamus. Melalui pelatihan yang komprehensif dan pendekatan inklusif, Paguyuban Perempuan Hebat Tanggamus (PPHT) berhasil memberdayakan perempuan serta membongkar mitos perempuan sebagai pelengkap dalam rumah tangga, memberikan berbagai keterampilan untuk mencapai kemandirian ekonomi dan rasa percaya diri serta memperkuat posisi mereka dalam masyarakat, serta memberi perempuan kesempatan seluas-luasnya dalam menempuh pendidikan. Kata Kunci : Paguyuban, SDM, Perempuan. ABSTRACT The Great Women of Tanggamus Association (PPHT) is an organization founded with the aim of empowering women in Tanggamus Regency, Lampung Province. The Great Women of Tanggamus Association (PPHT) focuses on enhancing women's human resources through various programs encompassing economic, social, and political aspects. Through innovative programs, the Great Women of Tanggamus Association (PPHT) strives to create sustainable positive changes, providing women with opportunities to improve skills, strengthen social networks, and participate more actively in society. As in Tanggamus Regency, women should be able to drive economic growth and improve community welfare. Unfortunately, in Tanggamus Regency, women's resources remain an issue due to the low quality of women's human resources, stemming from the disparity in job access between women and men, and non-inclusive job opportunities. This research will examine the role and effectiveness of these programs in achieving women's empowerment goals in Tanggamus. Based on the above, the author presents several problem formulations: first, how the role of the Great Women of Tanggamus Association in enhancing women's human resources is; second, how the effectiveness of the Great Women of Tanggamus Association (PPHT) programs in improving women's human resources is. The research method in this thesis is qualitative descriptive with field research, using sociological and gender approaches. The data collection techniques in this research include observation, where the researcher directly observes the field conditions; interviews, where the researcher communicates verbally in the form of conversations to obtain information, interviewing key informants, main informants, and additional informants; and documentation to obtain a general description of the research location. The researcher uses purposive sampling techniques and documentation from the Great Women of Tanggamus Association (PPHT) programs. Data analysis in this research includes data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The theory used by the researcher to analyze this study is the women's empowerment theory proposed by Naila Kabeer. The results of this study indicate that the role of the Great Women of Tanggamus Association (PPHT) in enhancing women's human resources can be seen from the programs that have been implemented. First, in economic empowerment, the Great Women of Tanggamus Association (PPHT) provides skills training such as oyster mushroom cultivation and liquid soap making. Second, in socio�economic empowerment, the Great Women of Tanggamus Association (PPHT) conducts social care activities, routine religious gatherings, and socialization. Third, in political empowerment, the Great Women of Tanggamus Association (PPHT) organizes activities such as leadership training and political socialization. Overall, the effectiveness of the Great Women of Tanggamus Association (PPHT) programs has proven effective in enhancing the skills, knowledge, and participation of women in Tanggamus Regency. Through comprehensive training and inclusive approaches, the Great Women of Tanggamus Association (PPHT) has succeeded in empowering women, debunking the myth of women as mere household complements, providing various skills to achieve economic independence and self�confidence, strengthening their position in society, and offering women the widest possible opportunities in pursuing education. Keywords:Association, Human Resources, Women.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Sosiologi Agama |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Sosiologi Agama |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 11 Sep 2024 02:40 |
| Last Modified: | 11 Sep 2024 02:40 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/35232 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


