TINJAUAN FIQH SIYASAH TERHADAP IMPLEMENTASI PASAL 40 PERATURAN DAERAH KABUPATEN LAMPUNG SELATAN NOMOR 3 TAHUN 2020 TENTANG KETENTRAMAN, KETERTIBAN UMUM,DAN PERLINDUNGAN MASYARAKAT DALAM PENYELENGARAAN HIBURAN ORGAN TUNGGAL (Studi di Desa Karang Anyar Kecamatan Jati Agung Kabupaten Lampung

DICKY, DWI DHARMAWAN (2024) TINJAUAN FIQH SIYASAH TERHADAP IMPLEMENTASI PASAL 40 PERATURAN DAERAH KABUPATEN LAMPUNG SELATAN NOMOR 3 TAHUN 2020 TENTANG KETENTRAMAN, KETERTIBAN UMUM,DAN PERLINDUNGAN MASYARAKAT DALAM PENYELENGARAAN HIBURAN ORGAN TUNGGAL (Studi di Desa Karang Anyar Kecamatan Jati Agung Kabupaten Lampung. Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[thumbnail of Skripsi 1-2.pdf] PDF
Download (7MB)
[thumbnail of Skripsi DICKY DWI DHARMAWAN.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (7MB)

Abstract

ABSTRAK Hiburan orgen tunggal yang dimaksud dalam penelitian ini adalah pentas musik yang dilakukan di atas panggung dengan menggunakan alat seperti piano yang biasa di sewa masyarakat dalam acara pernikahan, khitanan dan hiburan lainnya yang berguna sebagai hiburan dan ini menjadi tradisi dalam kehidapan masyartakat Lampung. Hiburan orgen tunggal menjadi bagian yang penting dalam sebuah acara apalagi suara musiknya yang keras dengan alunan musik Dj atau Remix ditambah dengan biduan dengan pakain yang terbuka banyak digemari masyarakat terutama di kalangan anak remaja dan tentunya terdapat banyak jenis minuman beralkohol yang menyebabkan kekacauan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Konsep Fiqih Siyasah. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu: 1. Bagaimana Impementasi Pasal 40 Peraturan Daerah Kabupaten Lampung Selatan Nomor 3 Tahun 2020 Tentang Ketentraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat dalam Penyelenggaraan Hiburan Organ Tunggal Studi Kasus di Desa Karang Anyar Kecamatan Jati Agung Kabupaten Lampung Selatan?. 2.Bagaimana Tinjauan Fiqh Siyasah Terhadap Impementasi Pasal 40 Peraturan Daerah Kabupaten Lampung Selatan Nomor 3 Tahun 2020 Tentang Ketentraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat dalam Penyelenggaraan Hiburan Organ Tunggal di Desa Karang Anyar Kecamatan Jati Agung Kabupaten Lampung Selatan ? Jenis penelitian ini Penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research). Data yang digunakan yaitu data primer dan data skunder. Adapun teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Dalam penelitian ini wawancara dilakukan kepada 1 orang Kepala Desa, 2 orang Babin, 5 masyaraka Desa Karang Anyar. Hasil penelitian Impementasi Pasal 40 Peraturan Daerah Kabupaten Lampung Selatan Nomor 3 Tahun 2020 Tentang Ketentraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat dalam Penyelenggaraan Hiburan Organ Tunggal di Desa Karang Anyar Kecamatan Jati Agung Kabupaten Lampung Selatan, sudah terlaksana karena kondisi Desa Karang Anyar yang telah melaksanakan peraturan yang telah ditentukan bahawa masyarakat hanya boleh melaksanakan oragan tunggal dari jam 08.00 WIB sampai jam 18.00 WIB, dan maksimal toleransi jam 20.00 WIB, sehingga tidak ada kesempatan masyarakat akan mengkonsumsi dan menjual minuman beralkohol. Kata Kunci: Fiqh Siyasah, Organ Tunggal, PERDA. ABSTRACT The single organ entertainment referred to in this research is musical performances performed on stage using instruments such as pianos which are usually rented by the community for weddings, circumcisions and other entertainment which is useful as entertainment and this has become a tradition in the life of Lampung society. Solo organ entertainment is an important part of an event, especially since the sound of loud music with DJ or Remix music coupled with singers in revealing clothes is very popular with the public, especially among teenagers and of course there are many types of alcoholic drinks which cause chaos. The theory used in this research is Fiqh Siyasah. The problem formulation in this research is: 1. How is the implementation of Article 40 of South Lampung Regency Regional Regulation Number 3 of 2020 concerning Peace, Public Order and Community Protection in Organizing Single Organ Entertainment Case Study in Karang Anyar Village, Jati Agung District, South Lampung Regency? . 2. What is the review of Siyasah Fiqh regarding the implementation of Article 40 of South Lampung Regency Regional Regulation Number 3 of 2020 concerning Peace, Public Order and Community Protection in Organizing Single Organ Entertainment in Karang Anyar Village, Jati Agung District, South Lampung Regency? This type of research is field research. The data used are primary data and secondary data. The data collection techniques are carried out by means of observation, interviews and documentation. In this research, interviews were conducted with 1 Village Head, 2 Babin people, 5 people from Karang Anyar Village. The results of research on the implementation of Article 40 of South Lampung Regency Regional Regulation Number 3 of 2020 concerning Peace, Public Order and Community Protection in Organizing Single Organ Entertainment in Karang Anyar Village, Jati Agung District, South Lampung Regency, has been implemented because the condition of Karang Anyar Village has implemented the regulations It has been determined that the public may only hold solo activities from 08.00 WIB to 18.00 WIB, and the maximum tolerance is 20.00 WIB, so that there is no opportunity for people to consume and sell alcoholic drinks. Keywords: Fiqh Siyasah, Single Organ, PERDA.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Siyasah (Hukum Tata Negara)
Divisions: Fakultas Syariah > Siyasah (Hukum Tata Negara)
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 03 Sep 2024 06:41
Last Modified: 03 Sep 2024 06:41
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/35104

Actions (login required)

View Item View Item