BIMBINGAN KELUARGA SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA (KDRT) PADA DINAS PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK (PPPA) KOTA BANDAR LAMPUNG

SHINDI, APRILIA (2024) BIMBINGAN KELUARGA SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA (KDRT) PADA DINAS PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK (PPPA) KOTA BANDAR LAMPUNG. Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[thumbnail of PUSAT 1 5 SINDI.pdf] PDF
Download (3MB)
[thumbnail of SKRIPSI CETAK SINDI.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (7MB)

Abstract

ABSTRAK Terdapat permasalahan yang terjadi disetiap keluarga salah satunya yaitu kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang terjadi pada perempuan. Permasalahan yang terjadi karena masalah perekonomian, kecemburuan, dan adanya kesalah fahaman, yang ditangani oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) dalam upaya untuk memfasilitasi supaya bertemu solusinya sehingga penyelesaian masalahnya menjadi pas. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan bimbingan keluarga untuk menangani pencegahan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) pada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kota Bandar Lampung. Jenis penelitian ini yaitu filed research (Penelitian Lapangan), dengan sifat penelitian metode kualitatif deskriftif yaitu yang menggambarkan secara lengkap data yang diperoleh dari hasil wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini yaitu 11 orang yang terdiri dari 3 korban KDRT, 6 anggota keluarga, 1 konselor, dan 1 pembimbing. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan teori Milles dan Huberman yang membagi langkah-langkah dalam kegiatan analisis data dengan beberapa bagian yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian ini, didapati data proses bimbingan keluarga untuk menangani korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) pada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kota Bandar Lampung dilakukan secara tatap muka dimana keluarga korban dan pendamping serta konselor dapat bertemu dan melaksanakan bimbingan keluarga. Bimbingan keluarga dilaksanakanya tidak ada hari khusus, dikarenakan proses bimbingan menyesuaikan dengan ketersediaan waktu dari keluarga korban. Bimbingan keluarga dilaksanakan di ruang konseling Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kota Bandar Lampung. Sebelum melaksanakan bimbingan keluarga korban terlebih dahulu melakukan tahap perkenalan untuk mengatahui apa yang korban rasakan dan apa yang ingin disampaikan kepada keluarganya, hal ini yang akan menjadikan materi pada saat bimbingan keluarga dilaksanakan. Kata Kunci: Bimbingan Keluarga, Pencegahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga. ABSTRACT There are problems that occur in every family, one of which is domestic violence (KDRT) which occurs against women. In the city of Bandar Lampung, many families are disharmonious because of domestic violence (KDRT). Problems that occur due to economic problems, jealousy, and misunderstandings, are handled by the Women's Empowerment and Child Protection Service (PPPA) in an effort to facilitate solutions to be found so that the resolution of the problem is appropriate, but not all domestic violence (KDRT) can detected when there are no reports. The aim of this research is to determine the implementation of family guidance to handle the prevention of domestic violence (KDRT) at the Bandar Lampung City Women's Empowerment and Child Protection (PPPA) Service. This type of research is filed research (Field Research), with the nature of descriptive qualitative research methods, namely those that completely describe the data obtained from interviews, observations and documentation. The data sources in this research were 8 people consisting of 3 domestic violence victims, 3 family members, 1 counselor, and 1 mentor. The data analysis technique in this research uses Milles and Huberman's theory which divides the steps in data analysis activities into several parts, namely data collection, data reduction, data display, and drawing conclusions or verification. Based on the results of this research, it was found that the family guidance process for dealing with victims of domestic violence (KDRT) at the Bandar Lampung City Women's Empowerment and Child Protection (PPPA) Service was carried out face-to-face where the victim's family and companions and counselors could meet and carry out family guidance . Family guidance is carried out on no special days, because the guidance process adapts to the time availability of the victim's family. Family counseling is carried out in the counseling room of the Bandar Lampung City Women's Empowerment and Child Protection (PPPA) Service. Before carrying out guidance for the victim's family, first carry out an introductory stage to find out what the victim feels and what they want to convey to their family. This will form the material when the family guidance is carried out. Keywords: Family Guidance, Prevention of Domestic Violence.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Bimbingan Konseling Islam
Divisions: Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Bimbingan Konseling Islam
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 02 Sep 2024 07:31
Last Modified: 02 Sep 2024 07:31
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/35081

Actions (login required)

View Item View Item