PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN HALAQOH DI PONDOK PESANTREN RIYADHUS SHOLIHIN BANDAR LAMPUNG

Fajar, Munasyor (2024) PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN HALAQOH DI PONDOK PESANTREN RIYADHUS SHOLIHIN BANDAR LAMPUNG. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of SKRIPSI BAB 1 DAN 2.pdf] PDF
Download (3MB)
[thumbnail of SKRIPSI FAJAR MUNASYOR.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

ABSTRAK Pendidikan merupakan salah satu bidang yang mempunyai peranan besar dalam pembangunan di suatu negera selain bidang ekonomi, politik, keamanan, dan sebagainya. Pondok pesantren atau sering disingkat pondok atau ponpes, adalah sebuah asrama pendidikan tradisional yang merupakan lembaga non formal, di mana para santrinya semua tinggal bersama-sama dalam satu atap dan belajar di bawah bimbingan guru yang lebih dikena dengan sebutan Ustadz atau Ustadzah yang merupakan pengasuh pondok pesantren, sehingga pesantren juga merupakan wadah seorang santri belajar ilmu agama. Dalam mempelajari ilmu agama sang ustadz/ah memerlukan berbagai cara, metode serta model yang tepat. Model pembelajaran guna mempermudah dalam menyampaikan materi. . Pondok Pesantren Riyadhus Sholihin sendiri telah menerapkan model pembelajaran halaqah dalam proses pembelajaran. Pada penelitian ini peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Penelitian ini termasuk jenis penelitian lapangan (fiel research). Kemudian sumber data yang digunakan dari data primer dan skunder. Untuk teknik pengumpulan data peneliti menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif menggunakan tiga langkah ; pertama, reduksi data (data reducation); kedua, penyajian data (display data); dan ketiga, penarikan kesimpulan. Sedangkan untuk menguji keabsahan datanya peneliti menggunakan tringulasi sumber. Berdasarkan hasil temuan peneliti halaqah mempunyai tahapan dalam proses berlangsungnya halaqah yang diteliti yaitu penjabaran materi, Pada penjabaran materi dalam teori penyampaian materi tidak hanya berupa ceramah tetapi diubah-ubah dalam setiap pertemuan menjadi diskusi seminar, games studi kasus, simulasi, bedah buku dan lain-lain. ustadz juga menggunakan metode talqin yaitu sang ustadz mencontohkan bacaan yang dibacanya lalu murid menirukan apa yang ustadznya bacakan itu metode talqin ini ialah metode secara langsung pada ustadnya metode yang digunakan ustadz/ustadzah guna untuk mempermudah para santri dalam mempelajari ilmu Alquran setiap ustadz/ustadzah mempunyai metode tersendiri untuk output santri. Dan media/alat Di media alat belajar dalam teori menggunakan papan tulis OHP overhead project, lcd/proyektor lembar peraga, alat demo/simulasi. Di pondok pesantren riyadus Sholihin bandar iii Lampung untuk kelas iqro menggunakan media card sort untuk pengenalan huruf hijaiyah. Sedangkan untuk di kelas wustha dan kalas takhasus sesekali menonton film tentang kejayaan islam menggunakan lcd/proyektor.belajar. Ustaz/ustadzah menyusun semua tahapan menjadi satu agar mempunyai perhatian yang seimbang dalam mengembangkan dinamisasi dan produktivitas halaqah nya. Oleh sebab itu dinamisasi dengan produktivitas tidak dapat dipisahkan agar tidak monoton dalam melaksanakan halaqah. Kata Kunci : Model Pembelajaran Halaqah, Sejarah Kebudayaan Islam iv ABSTRACT Education is one of the fields that has a big role in development in a country apart from economics, politics, security, and so on. Islamic boarding school or often abbreviated as cottage or Islamic boarding school, is a traditional educational dormitory which is a non-formal institution, where the students all live together under one roof and study under the guidance of a teacher who is better known as Ustadz or Ustadzah who is the caretaker of the boarding school. Islamic boarding school, so Islamic boarding school is also a place for students to learn religious knowledge. In studying religious knowledge, the ustadz/ah requires various appropriate methods, methods and models. Learning model to make it easier to convey material. The Riyadhus Sholihin Islamic Boarding School itself has implemented the halaqah learning model in the learning process. In this research, researchers used qualitative research methods with a qualitative descriptive approach. This research is a type of field research. Then the data sources used are primary and secondary data. For data collection techniques, researchers used interviews, observation and documentation. The data obtained was then analyzed descriptively using three steps; first, data reduction (data reduction); second, data presentation (data display); and third, drawing conclusions. Meanwhile, to test the validity of the data, researchers used source triangulation. Based on the findings of halaqah researchers, there are stages in the process of carrying out the halaqah being studied, namely the explanation of the material. In the explanation of the material in theory, the delivery of the material is not only in the form of lectures but is changed at each meeting into seminar discussions, case study games, simulations, book reviews and so on. other. The ustadz also uses the talqin method, namely the ustadz models the reading he is reading and then the students imitate what the ustadz reads. This talqin method is a direct method for the ustadz, a method used by the ustadz/ustadzah in order to make it easier for the students to learn the science of the Koran. every ustadz/ustadzah has a method separately for student output. And media/tools. In the media, learning tools in theory use whiteboards, overhead project overhead projectors, LCD/projectors, display sheets, demo/simulation tools. At the Riyadus Sholihin Islamic boarding school in Bandar Lampung, the Iqro class uses card sort media to introduce hijaiyah letters. Meanwhile, in the v wustha and kalas takhasus classes, they occasionally watch films about the glory of Islam using an LCD/projector.belajar. Ustaz/ustadzah organizes all stages into one so that they have balanced attention in developing the dynamics and productivity of their halaqah. Therefore, dynamics and productivity cannot be separated so that there is no monotony in carrying out halaqah. Keywords: Halaqah Learning Model, History of Islamic Culture

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Pendidikan Agama islam
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Agama islam
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 23 Aug 2024 08:05
Last Modified: 23 Aug 2024 08:05
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/34933

Actions (login required)

View Item View Item