Dina, Agustin (2024) ANALISIS HUKUM EKONOMI SYARI’AH DAN HUKUM POSITIF TERHADAP KERUSAKAN DALAM SEWA�MENYEWA KOST (Studi di Wisma Karnetta Putri Sukarame Bandar Lampung). Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.
|
PDF
Download (3MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
ABSTRAK Praktik kegiatan mu‘amalah{ ada berbagai macam bentuknya, seperti jual beli (al-ba‘i), upah-mengupah (ujrah}) dan sewa-menyewa (ijarah}). Maka dalam penelitian ini peneliti melakukan suatu penelitian mengenai sewa-menyewa terhadap rumah kost Wisma Karnetta Putri yang berlokasi di Gg. Nuja 1, Kelurahan Way Dadi, Kecamatan Sukarame Bandar Lampung. Pokok masalah dalam penelitian ini adanya kesepakatan yang tidak sesuai dengan kesepakatan pada awal akad ijarah} atau sewa-menyewa yaitu tindakan pemilik kost yang memaksa penyewa mengganti kerusakan terhadap fasilitas atau barang kamar kost walaupun kerusakan tersebut bukan karena kesalahan penyewa. Padahal pada akad awal kesepakatan pemilik kost menyatakan bahwa segala bentuk kerusakan fasilitas maupun barang kamar kost yang rusak bukan karena kesalahan penyewa, maka yang mengganti kerusakan tersebut adalah pemilik kost. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apa saja kerusakan sewa-menyewa kamar kost yang ditanggung oleh penyewa di Wisma Karnetta Putri Sukarame Bandar Lampung dan bagaimana analisis hukum ekonomi syari’ah dan hukum Positif terhadap kerusakan sewa-menyewa kamar kost di Wisma Karnetta Putri Sukarame Bandar Lampung. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apa saja kerusakan sewa-menyewa kamar kost yang ditanggung oleh penyewa di Wisma Karnetta Putri Sukarame Bandar Lampung dan untuk mengetahui bagaimana analisis hukum ekonomi syari’ah dan hukum Positif terhadap kerusakan sewa-menyewa kamar kost di Wisma Karnetta Putri Sukarame Bandar Lampung. Metode yang peneliti gunakan dalam penelitian adalah metode kualitatif dan menggunakan studi komparatif yaitu penelitian yang membandingkan suatu objek dengan objek yang lain, dan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Sifat penelitian ini adalah deskriptif dan sumber data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data primer yang diambil dari wawancara antara peneliti dengan narasumber yaitu penyewa kost, sedangkan data sekunder diperoleh melalui sumber referensi dari jurnal, karya ilmiah, buku, dan kitab undang-undang hukum perdata. Hasil penelitian pada praktik sewa-menyewa kamar kost yaiu terhadap kerusakan sewa-menyewa kamar kost yang ditanggung oleh penyewa di Wisma Karnetta Putri Sukarame Bandar Lampung yaitu berupa kerusakan mesin pompa air sumur, lampu yang mati yang disebabkan oleh petir, dan kran air yang rusak, dan Analisis Hukum Ekonomi Syari’ah dan Hukum Positif Terhadap Kerusakan Dalam Sewa-menyewa Kost di Wisma Karnetta Putri Kelurahan Way Dadi Sukarame Bandar Lampung yang dalam akad sewa-menyewa (ijarah})adanya akad sewa-menyewa kost yang merugikan pihak lain yakni pihak penyewa, karena penyewa kost harus mengganti kerusakan terhadap fasilitas kamar kost walaupun kerusakan tersebut bukan karena kesalahan penyewa. Karena hal ini tidak sesuai dengan prinsip ijarah} atau sewa menyewa yang melarang adanya unsur keterpaksaan dan tidak sesuai dalam peraturan yang tercantum dalam pasal-pasal yang terdapat di dalam Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. ABSTRACT The practice of mu'amalah activities takes various forms, such as buying and selling (al-ba'i), wages (ujrah) and renting (ijarah). So in this research the researcher conducted a study regarding the rental of the Wisma Karnetta Putri boarding house which is located on Gg. Nuja 1, Way Dadi Village, Sukarame District, Bandar Lampung. The main problem in this research is that there is an agreement that is not in accordance with the agreement at the beginning of the ijarah or rental contract, namely the actions of the boarding house owner who forces the tenant to compensate for damage to the boarding room facilities or items even though the damage was not the fault of the tenant. Even though the initial contract of agreement with the boarding house owner states that any damage to the boarding room facilities or items is not due to the tenant's fault, the boarding house owner is the one who compensates for the damage. The formulation of the problem in this research is what damage to renting boarding rooms is borne by tenants at Wisma Karnetta Putri Sukarame Bandar Lampung and what is the analysis of sharia economic law and positive law regarding damage to renting boarding rooms at Wisma Karnetta Putri Sukarame Bandar Lampung . The aim of this research is to find out what damage to renting boarding rooms is borne by tenants at Wisma Karnetta Putri Sukarame Bandar Lampung and to find out how the analysis of sharia economic law and positive law affects damage to renting boarding rooms at Wisma Karnetta. Putri Sukarame Bandar Lampung. The method that researchers use in research is a qualitative method and uses comparative studies, namely research that compares one object with another object, and data collection techniques through interviews and documentation. The nature of this research is descriptive and the data source used in this research is primary data taken from interviews between researchers and sources, namely boarding house tenants, while secondary data is obtained through reference sources from journals, scientific works, books and civil law books. The results of research on the practice of renting boarding rooms, namely damage to renting boarding rooms borne by tenants at Wisma Karnetta Putri Sukarame Bandar Lampung, namely damage to the well water pump machine, dead lights caused by lightning, and damaged water taps, and Analysis of Sharia Economic Law and Positive Law on Damage in Boarding House Rentals at Wisma Karnetta Putri, Way Dadi Village Sukarame Bandar Lampung, where in the rental agreement (ijarah) there is a boarding house rental contract which is detrimental to the other party, namely the renter, because the boarding house renter must compensate for damage to the boarding room facilities even though the damage was not due to the renter's fault. Because this is not in accordance with the principle of ijarah or leasing which prohibits the element of compulsion and is not in accordance with the regulations contained in the articles contained in the Civil Code.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah) |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah) |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 13 Aug 2024 04:44 |
| Last Modified: | 13 Aug 2024 04:44 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/34667 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


