TIWI, DWI SILVIANA (2024) PENENTUAN HARGA DALAM PENJUALAN PAKAIAN PERSPEKTIF HUKUM EKONOMI SYARIAH (Studi Pada Pedagang Pasar Bambu Kuning Bandar Lampung). Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.
|
PDF
Download (6MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (6MB) |
Abstract
ABSTRAK Manusia adalah mahluk sosial yang keseharianya pasti melakukan kegiatan ekonomi baik itu jual beli, membayar jasa ataupun membayar untuk mendapatkan sesuatu. Berbagai kegiatan ekonomi yang dilakukan umat manusia untuk melangsungkan kehidupan serta kewajibannya. Salah satunya yaitu jual beli yang semestinya dilakukan dengan mengikuti peraturan yang ada. Dalam jual beli hendaknya seorang pedagang melakukan transaksi yang adil dan trasparan hingga tidak ada salah satu pihak yang merasa dirugikan. Penelitian ini akan membahas tentang pengambilan keuntungan yang adil menurut hukum ekonomi Syariah. Dalam hal ini ada beberapa pedagang pakaian di pasar bambu kuning yang melakukan praktek permainan harga yaitu dengan cara menaikkan margin keuntungan yang besar dan tidak transparan dalam penjualan. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah bagaimana praktik pengambilan keuntungan pada penjualan pakaian yang ada di pasar bambu kuning serta prespektif hukum ekonomi Syariah tentang pengambilan keuntungan pada penjualan pakaian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik penetapan harga pakaian oleh pedagang di Pasar Bambu Kuning dalam perspektif hukum ekonomi syariah. Penelitian ini adalah penelitian lapangan (filed research) Dan sifat penelitiannya deskriptif analitis, Menggunakan Pendekatan kualitatif Penentuan populasi dan sampel menggunakan teknik proposive sampling. Metode Pengumpulan data menggunakan beberapa cara yaitu observasi wawancara dan dokumentasi dengan beberapa pedagang yang menetapkan harga wajar dan transparan serta mereka yang menetapkan harga tinggi dengan margin keuntungan yang besar dan tidak transparan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor seperti harga modal, biaya operasional, kualitas produk, permintaan pasar, dan persaingan antar pedagang sangat mempengaruhi penetapan harga. Namun, ditemukan pula beberapa pedagang yang menetapkan harga dengan margin keuntungan yang sangat tinggi dan tidak transparan kepada konsumen, yang bertentangan dengan prinsip�prinsip keadilan, kejujuran, dan keseimbangan dalam hukum ekonomi syariah. Penelitian ini merekomendasikan langkah-langkah untuk meningkatkan transparansi, keadilan, dan keseimbangan dalam penetapan harga, termasuk edukasi konsumen, pengawasan oleh otoritas pasar, dan pendidikan bagi pedagang tentang pentingnya kejujuran dan transparansi. Dengan demikian, diharapkan tercipta pasar yang adil, transparan, dan sesuai dengan nilai-nilai Islam. Kata Kunci : Pakaian, Penetapan Harga, Ekonomi Syariah.ABSTRACT Humans are social beings who engage in economic activities daily, whether it be buying and selling, paying for services, or purchasing goods. These economic activities are essential for sustaining life and fulfilling responsibilities. One such activity is trade, which should be conducted following established regulations. Traders should engage in fair and transparent transactions to ensure no party feels disadvantaged. This research discusses fair profit�taking according to Islamic economic law. Specifically, it examines clothing traders in the Bambu Kuning market who engage in price manipulation by significantly increasing profit margins and lacking transparency in sales. The study addresses the issues of how profit-taking practices are conducted in clothing sales at the Bambu Kuning market and the perspective of Islamic economic law on these practices. The aim is to analyze the pricing practices of traders in the Bambu Kuning Market from the perspective of Islamic economic law. This field research is descriptive-analytical and uses a qualitative approach. The population and sample were determined using purposive sampling techniques. Data collection methods included observation, interviews, and documentation with traders who set fair and transparent prices as well as those who set high prices with large, non-transparent profit margins. The results show that factors such as capital costs, operational expenses, product quality, market demand, and competition among traders significantly influence pricing. However, some traders were found to set prices with excessively high and non�transparent profit margins, which contradicts the principles of justice, honesty, and balance in Islamic economic law. The study recommends steps to improve transparency, fairness, and balance in pricing, including consumer education, market authority oversight, and educating traders on the importance of honesty and transparency. Thus, it is hoped to create a fair, transparent market in line with Islamic values. Keywords: Clothing, Pricing, Islamic Economics.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah) |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah) |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 12 Aug 2024 03:15 |
| Last Modified: | 12 Aug 2024 03:15 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/34591 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


