Fadilah, Amalia Rohmah (2024) PERLINDUNGAN KESELAMATAN BAGI PEKERJA MENURUT HUKUM ISLAM DAN UNDANG-UNDANG NOMOR 13 TAHUN 2003 TENTANG KETENAGAKERJAAN (Studi Terhadap Pekerja di SPBU Pertamina Madukoro Kecamatan Kotabumi Utara Kabupaten Lampung Utara). Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.
|
PDF
Download (5MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (7MB) |
Abstract
ABSTRAK Pegadaian merupakan salah satu lembaga pembiayaan bukan Bank yang menawarkan pembiayaan pinjaman menggunakan akad rahn dengan syarat yang mudah. Setiap perjanjian yang dibuat oleh para pihak prinsipnya adalah menghendaki agar para pihak melaksanakan prestasinya sebagaimana mestinya, akan tetapi terdapat perbedaan antara teori dan praktiknya, ketika dalam suatu perjanjian apabila salah satu pihak tidak memenuhi kewajibannya dengan semestinya, maka pihak tersebut dikatakan telah wanprestasi (Ingkar Janji). Pembiayaan Produk ARRUM di Pegadaian Syari’ah terdapat kasus wanprestasi, bentuk-bentuk wanprestasi yang dilakukan oleh nasabah berupa suatu keterlambatan dalam pembayaran angsuran pinjaman yang mengakibatkan dikenakan denda ketika telah jatuh tempo. Selama akad tersebut berjalan, sangat dimungkinkan terjadinya wanprestasi yang dilakukan oleh pihak nasabah. Rumusan Masalah dalam penelitian ini yaitu, bagaimana bentuk dan penyelesaian wanprestasi pada produk Arrum BPKB di Pegadaiaan Syari’ah Cabang Raden Intan? dan bagaimana tinjauan Fatwa Dewan Syari’ah Nasional-MUI No. 17 tahun 2000 terhadap penyelesaian wanprestasi pada Produk pembiayaan Arrum BPKB di Pegadaiaan Syari’ah Cabang Raden Intan?. Adapun tujuan penelitian ini yaitu untuk Mengetahui bentuk dan penyelesaian wanprestasi pada produk pembiayaan Arrum BPKB di Pegadaiaan Syari’ah Cabang Raden Intan dan untuk mengetahui bagaimana tinjauan Fatwa Dewan Syari’ah Nasional-MUI No. 17 tahun 2000 terhadap penyelesaian wanprestasi produk Ar-Rahn Usaha Mikro dengan jaminan BPKB di Pegadaian Syariah, Raden Intan. Jenis Penelitian ini menggunakan penelitian lapangan ( field research ) dan sifat penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif, Sumber data yang digunakan adalah jenis data primer dan sekunder. Metode pengumpulan data meliputi, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Metode pengolahan data yaitu, editing dan sistematis data, kemudian data analisis dengan metode kualitatif dengan pendekatan berfikir secara induktif. Berdasarkan hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan. Pertama, bentuk wanprestasi yang dilakukan oleh nasabah adalah berupa keterlambatan dalam melakukan angsuran bulanan, nasabah yang melakukan penunggakan masih dalam hitungan hari, maka kebijakan yang dilakukan pihak pegadaian yaitu, menghubugi via telepon. Jika nasabah tidak melakukan pembayaran selama 2 bulan lebih, maka pihak Pegadaian akan melakukan kunjungan ke rumah nasabah agar nasabah segera melunasi pembayaran pinjaman selama satu bulan terlebih dahulu yang sudah tertunggak beserta denda yang nasabah dapat akibat penunggakan tersebut. Jika nasabah tidak melaksanakan pembayaran lebih dari 3 bulan, maka pihak pegadaian akan menarik barang jaminan untuk di lelang. Kedua pihak Pegadaian Syari’ah Raden Intan, telah sesuai dengan Fatwa Dewan Syari’ah Nasional�MUI No. 17 tahun 2000 tentang sanksi atas nasabah mampu tetapi menunda-nunda pembayaran, dimana pihak pegadaian syari’ah memberikan biaya tambahan kepada nasabah yang melalaikan kewajibannya. Kata kunci: Fatwa Dewan Syari’ah Nasional�MUI,Wanprestasi,Produk ARRUM.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah) |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah) |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 31 Jul 2024 03:13 |
| Last Modified: | 31 Jul 2024 03:13 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/34297 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


