MAULANA, RIDHO RAMADHAN (2025) IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI PENCAK SILAT PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE DI DESA BAYUR KECAMATAN RAJABASA. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
|
PDF
Download (4MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
ABSTRAK Implementasi pendidikan karakter melalui Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Desa Bayur, Kecamatan Rajabasa, merupakan sebuah inisiatif yang bertujuan untuk mengintegrasikan nilai-nilai moral dan etika ke dalam kehidupan sehari-hari para peserta didik. Pencak Silat PSHT tidak hanya fokus pada pengembangan keterampilan fisik, tetapi juga menekankan pentingnya sikap disiplin, rasa hormat, kerjasama, dan tanggung jawab. Pendidikan karakter ini dilaksanakan melalui berbagai kegiatan rutin dan program khusus yang dirancang untuk membentuk kepribadian yang tangguh dan berintegritas. Di Desa Bayur, PSHT menjadi salah satu wadah yang efektif dalam membangun karakter generasi muda, sekaligus melestarikan warisan budaya Indonesia. Metode pendidikan karakter yang diterapkan dalam PSHT meliputi latihan fisik, pembelajaran teori, dan praktik langsung dalam kehidupan sehari-hari. Latihan fisik mencakup berbagai teknik bela diri yang memerlukan disiplin tinggi dan konsentrasi, sementara pembelajaran teori mencakup filosofi dan nilai-nilai dasar yang dianut oleh PSHT. Melalui kegiatan ini, para peserta didik diajarkan untuk mengembangkan sifat-sifat positif seperti ketekunan, keberanian, dan kejujuran. Selain itu, para instruktur PSHT juga menekankan pentingnya hormat kepada orang tua, guru, dan sesama anggota komunitas, yang merupakan bagian integral dari nilai-nilai karakter yang ingin ditanamkan. Hasil dari implementasi pendidikan karakter melalui PSHT di Desa Bayur terlihat dalam perubahan positif pada perilaku dan sikap para peserta didik. Mereka menunjukkan peningkatan dalam disiplin diri, rasa tanggung jawab, dan kemampuan bekerjasama dalam tim. Selain itu, terdapat pengurangan signifikan dalam perilaku negatif seperti perkelahian dan kenakalan remaja. Keberhasilan program ini menunjukkan bahwa pendidikan karakter melalui pencak silat tidak hanya efektif dalam membentuk individu yang berkualitas, tetapi juga berkontribusi pada terciptanya masyarakat yang lebih harmonis dan saling menghargai. Dengan demikian, PSHT di Desa Bayur menjadi model yang inspiratif bagi upaya serupa di wilayah lain, menunjukkan bahwa warisan budaya dapat menjadi alat yang kuat untuk pendidikan karakter. Kata Kunci : Implementasi, Pendidikan Karakter, Persaudaraan Setia Hati Terate. ii ABSTRACT The implementation of character education through Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) in Bayur Village, Rajabasa District, is an initiative that aims to integrate moral and ethical values into the daily lives of students. Pencak Silat PSHT not only focuses on developing physical skills, but also emphasizes the importance of discipline, respect, cooperation and responsibility. This character education is carried out through various routine activities and special programs designed to form a personality of strength and integrity. In Bayur Village, PSHT is an effective forum for building the character of the younger generation, while preserving Indonesia's cultural heritage. The character education methods applied in PSHT include physical training, theoretical learning, and direct practice in daily life. Physical training includes various self-defense techniques that require high discipline and concentration, while theoretical learning includes the philosophy and basic values adhered to by PSHT. Through this activity, students are taught to develop positive traits such as perseverance, courage and honesty. Apart from that, PSHT instructors also emphasize the importance of respect for parents, teachers and fellow community members, which is an integral part of the character values they want to instill. The results of implementing character education through PSHT in Bayur Village are seen in positive changes in the behavior and attitudes of the students. They show improvements in self discipline, sense of responsibility, and ability to work in teams. Additionally, there was a significant reduction in negative behavior such as fighting and juvenile delinquency. The success of this program shows that character education through pencak silat is not only effective in forming quality individuals, but also contributes to the creation of a more harmonious and mutually respectful society. In this way, the PSHT in Bayur Village is an inspiring model for similar efforts in other regions, showing that cultural heritage can be a powerful tool for character education. Keywords : Implementation, Character Education, Terate Faithful Brotherhood.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Pendidikan Agama islam |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Agama islam |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 05 Sep 2023 07:21 |
| Last Modified: | 30 Apr 2025 06:31 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/30096 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


