DWI, SINDY ZONANDA WATY (2026) ANALISIS LEARNING OBSTACLE EPISTEMOLOGI SISWA SMP PADA MATERI ALJABAR: STUDI KUALITATIF BERBASIS TEORI PRAXEOLOGI. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
|
PDF
Download (5MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (5MB) |
Abstract
ABSTRAK Pemahaman konseptual dan kemampuan penalaran matematis siswa pada materi aljabar masih tergolong rendah sehingga hambatan belajar epistemologis menjadi salah satu permasalahan dalam pembelajaran matematika. Meskipun penelitian mengenai hambatan belajar telah banyak dilakukan, kajian tentang hambatan belajar epistemologis pada materi aljabar berdasarkan teori praxeologi masih relatif terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hambatan belajar epistemologis siswa SMP pada materi aljabar berdasarkan teori praxeologi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek tiga siswa kelas VII yang mewakili kemampuan matematika tinggi, sedang, dan rendah, serta seorang guru matematika sebagai informan pendukung. Data dikumpulkan melalui tes tertulis, wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman dengan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mengalami hambatan belajar epistemologis dalam memahami variabel, mengidentifikasi suku-suku sejenis, menyederhanakan bentuk aljabar, memodelkan permasalahan kontekstual, memilih strategi penyelesaian, dan memberikan justifikasi yang logis. Karakteristik hambatan tersebut berbeda pada setiap tingkat kemampuan matematika. Siswa dengan kemampuan tinggi menunjukkan struktur praxeologi yang lebih lengkap dibandingkan siswa dengan kemampuan sedang dan rendah. Berdasarkan hasil penelitian, teori praxeologi dapat digunakan sebagai kerangka analisis untuk mengidentifikasi hambatan belajar epistemologis serta menjadi dasar dalam merancang pembelajaran aljabar yang lebih efektif. ABSTRACK Students' conceptual understanding and mathematical reasoning in algebra remain relatively low, making epistemological learning obstacles one of the challenges in mathematics education. Although learning obstacles have been widely investigated, studies examining epistemological learning obstacles in algebra based on praxeology theory remain limited. Therefore, this study aimed to analyze junior high school students' epistemological learning obstacles in algebra based on praxeology theory. This study employed a qualitative descriptive approach involving three seventh-grade students representing high, medium, and low levels of mathematical ability, along with one mathematics teacher as a supporting informant. Data were collected through written tests, semi-structured interviews, observations, and documentation, and were analyzed using the Miles and Huberman interactive model with source and technique triangulation. The findings revealed that students experienced epistemological learning obstacles in understanding algebraic variables, identifying like terms, simplifying algebraic expressions, translating contextual problems into mathematical models, selecting appropriate solution strategies, and providing logical justification. The characteristics of these obstacles varied according to students' mathematical ability. Students with high mathematical ability demonstrated a more complete praxeological structure than those with medium and low mathematical ability. Based on these findings, praxeology theory can be used as an analytical framework for identifying students' epistemological learning obstacles and as a basis for designing more effective algebra instruction.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Pendidikan Matematika |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Matematika |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 05 Aug 2026 04:20 |
| Last Modified: | 05 Aug 2026 04:20 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/45732 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


