Ratu, Fitri Destina Sari (2026) ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN PENALARAN MATEMATIS PESERTA DIDIK DALAM MENYELESAIKAN SOAL MATEMATIKA BERDASARKAN GAYA BELAJAR. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
|
PDF
Download (9MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (10MB) |
Abstract
ABSTRAK Kemampuan berpikir kritis dan penalaran matematis merupakan kompetensi penting dalam pembelajaran matematika. Setiap peserta didik memiliki tingkat kemampuan berpikir kritis dan penalaran matematis yang berbeda, yang berpengaruh terhadap pemahaman serta penyelesaian masalah matematika. Perbedaan tersebut dipengaruhi oleh berbagai karakteristik, salah satunya adalah gaya belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan berpikir kritis dan penalaran matematis peserta didik dalam menyelesaikan soal matematika berdasarkan gaya belajar. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik purposive sampling, sehingga diperoleh 12 peserta didik kelas VIII sebagai subjek penelitian, masing masing dua peserta didik mewakili gaya belajar tunggal maupun kombinasi dua gaya belajar. Pengumpulan data dilakukan melalui angket, tes, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik dengan gaya belajar visual cenderung mampu memenuhi seluruh indikator kemampuan berpikir kritis dan penalaran matematis. Peserta didik dengan gaya belajar auditori cenderung menguasai indikator kemampuan berpikir kritis pada tahap klarifikasi dasar dan menyimpulkan, serta indikator kemampuan penalaran matematis pada tahap menyajikan pernyataan matematika dan menarik kesimpulan. Peserta didik dengan gaya belajar kinestetik kurang maksimal pada indikator dukungan dasar dalam kemampuan berpikir kritis, namun cenderung menguasai seluruh indikator penalaran matematis. Peserta didik dengan gaya belajar visual–auditori mampu menguasai seluruh indikator kemampuan berpikir kritis dan penalaran matematis. Peserta didik dengan gaya belajar auditori–kinestetik menguasai indikator klarifikasi dasar dan menyimpulkan pada kemampuan berpikir kritis, serta indikator menyajikan pernyataan matematika, menyusun bukti atau alasan terhadap kebenaran solusi, dan menarik kesimpulan pada kemampuan penalaran matematis. Sementara itu, peserta didik dengan gaya belajar visual–kinestetik cenderung hanya menguasai indikator klarifikasi dasar pada kemampuan berpikir kritis dan indikator menyajikan pernyataan matematika pada kemampuan penalaran matematis. Kata kunci : Berpikir kritis, penalaran matematis, soal matematika, gaya belajar iii ABSTRACT Critical thinking skills and mathematical reasoning are essential competencies in mathematics learning. Each student has different levels of critical thinking and mathematical reasoning abilities, which affect their understanding and problem-solving in mathematics. These differences are influenced by various characteristics, one of which is learning style. This study aims to analyze students’ critical thinking skills and mathematical reasoning in solving mathematical problems based on their learning styles. The research method used is qualitative descriptive with purposive sampling, resulting in 12 eighth-grade students as research subjects, with two students representing each single learning style and combinations of two learning styles. Data were collected through questionnaires, tests, interviews, observations, and documentation. The results show that students with a visual learning style tend to meet all indicators of critical thinking skills and mathematical reasoning. Students with an auditory learning style tend to master the indicators of critical thinking skills at the stages of basic clarification and drawing conclusions, as well as the indicators of mathematical reasoning at the stages of presenting mathematical statements and drawing conclusions. Students with a kinesthetic learning style are less optimal in the indicator of basic support in critical thinking skills, but tend to master all indicators of mathematical reasoning. Students with a visual–auditory learning style are able to master all indicators of critical thinking skills and mathematical reasoning. Students with an auditory–kinesthetic learning style master the indicators of basic clarification and drawing conclusions in critical thinking skills, as well as the indicators of presenting mathematical statements, constructing proof or justification of solution correctness, and drawing conclusions in mathematical reasoning. Meanwhile, students with a visual–kinesthetic learning style tend to master only the indicator of basic clarification in critical thinking skills and the indicator of presenting mathematical statements in mathematical reasoning. Keywords: Critical thinking, mathematical reasoning, mathematical problems, learning styles
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Pendidikan Matematika |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Matematika |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 03 Feb 2026 06:44 |
| Last Modified: | 03 Feb 2026 06:44 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/42608 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


