PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROJECT, ACTIVITY, COOPERATIVE AND EXERCISE (PACE) TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS DALAM BERFIKIR REFLEKTIF PESERTA DIDIK DITINJAU DARI MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK

MUHAMAD, SAEPULANAM (2025) PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROJECT, ACTIVITY, COOPERATIVE AND EXERCISE (PACE) TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS DALAM BERFIKIR REFLEKTIF PESERTA DIDIK DITINJAU DARI MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of PUSAT 1 2 SAEFULANAM.pdf] PDF
Download (11MB)
[thumbnail of SKRIPSI MUHAMAD SAEPULANAM.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (11MB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilatar belakangi oleh pentingnya kemampuan peserta didik dalam memahami konsep matematis melalui berpikir reflektif, yang merupakan salah satu indikator keberhasilan pembelajaran matematika. Namun, masih banyak peserta didik yang mengalami kesulitan dalam memahami konsep secara mendalam dan merefleksikan proses berpikirnya. Untuk mengatasi hal tersebut, diperlukan model pembelajaran yang inovatif dan mampu melibatkan peserta didik secara aktif. Model pembelajaran Project, Activity, Cooperative and Exercise (PACE) merupakan pendekatan yang dirancang untuk mengembangkan keterampilan berpikir dan meningkatkan keterlibatan peserta didik dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran PACE terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis dalam berpikir reflektif peserta didik, serta untuk meninjau pengaruh minat belajar terhadap kemampuan tersebut. Selain itu, penelitian ini juga menganalisis interaksi antara model pembelajaran PACE dan minat belajar terhadap pemahaman konsep matematis peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi eksperimen. Penelitian dilaksanakan di SMPIT Al-Banna Candimas, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan pada semester genap tahun ajaran 2024/2025. Sampel terdiri dari 42 peserta didik kelas VIII yang terbagi dalam dua kelas, yang dipilih melalui teknik cluster random sampling. Kelas eksperimen menggunakan model pembelajaran PACE, sedangkan kelas kontrol menggunakan pembelajaran konvensional. Instrumen yang digunakan meliputi tes kemampuan pemahaman konsep matematis, angket minat belajar, dan lembar observasi aktivitas pembelajaran. Data dianalisis menggunakan uji ANOVA dua jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran PACE berpengaruh signifikan terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis dalam berpikir reflektif peserta didik. Peserta didik yang dibelajarkan dengan model PACE memperoleh hasil yang lebih baik dibandingkan dengan peserta didik yang belajar dengan model konvensional. Minat belajar juga berpengaruh signifikan terhadap kemampuan berpikir reflektif peserta didik. Selain itu, terdapat interaksi yang signifikan antara model pembelajaran dan minat belajar terhadap pemahaman konsep matematis peserta didik. Dengan demikian, model pembelajaran PACE dapat menjadi strategi alternatif yang efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep dan kemampuan berpikir reflektif peserta didik dalam pembelajaran matematika. Kata Kunci: Model PACE, Pemahaman Konsep Matematis, Berpikir Reflektif, Minat Belajar ii ABSTRACT This study is motivated by the importance of students' ability to understand mathematical concepts through reflective thinking, which is one of the indicators of successful mathematics learning. However, many students still struggle to deeply understand mathematical concepts and reflect on their own thought processes. To address this issue, an innovative learning model that actively involves students is needed. The Project, Activity, Cooperative and Exercise (PACE) learning model is an instructional approach designed to develop students’ thinking skills and increase engagement in the learning process. This study aims to examine the effect of the PACE learning model on students’ conceptual understanding in reflective thinking, as well as to investigate the effect of learning interest on that ability. In addition, the study also analyzes the interaction between the PACE model and students' learning interest in relation to their mathematical conceptual understanding. This research employed a quantitative approach with a quasi experimental design. The study was conducted at SMPIT Al-Banna Candimas, Natar District, South Lampung Regency, during the second semester of the 2024/2025 academic year. The sample consisted of 42 eighth-grade students divided into two classes, selected using cluster random sampling. The experimental class was taught using the PACE learning model, while the control class received conventional instruction. The instruments used in this study included a mathematical conceptual understanding test, a learning interest questionnaire, and an observation sheet of students' learning activities. The data were analyzed using two way ANOVA. The results showed that the PACE learning model had a significant effect on students' conceptual understanding in reflective thinking. Students in the experimental group outperformed those in the control group. Learning interest also had a significant influence on students’ reflective thinking abilities. Furthermore, there was a significant interaction between the learning model and students' learning interest in influencing their conceptual understanding. Therefore, the PACE model can be considered an effective alternative strategy to improve both conceptual understanding and reflective thinking in mathematics learning. Keywords: PACE Model, Mathematical Conceptual Understanding, Reflective Thinking, Learning Interest

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Pendidikan Matematika
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Matematika
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 18 Jun 2025 08:09
Last Modified: 18 Jun 2025 08:09
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/38691

Actions (login required)

View Item View Item