PEMAHAMAN REMAJA MUSLIM TENTANG ETIKA ISLAM (Studi Di Kampung Baru Kecamatan Mesuji Makmur Kabupaten Ogan Komering Ilir Provinsi Sumatera Selatan)

MUHAMMAD, ARDI IRIANSYAH (2024) PEMAHAMAN REMAJA MUSLIM TENTANG ETIKA ISLAM (Studi Di Kampung Baru Kecamatan Mesuji Makmur Kabupaten Ogan Komering Ilir Provinsi Sumatera Selatan). Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of bab 1,2 & dapus-1 (1).pdf] PDF
Download (4MB)
[thumbnail of Skripsi Ardi.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

ABSTRAK Pemahaman Remaja Muslim Tentang Etika Islam (Studi Di Kampung Baru Kecamatan Mesuji Makmur Kabupaten Ogan Komering Ilir Provinsi Sumatera Selatan) Oleh MUHAMMAD ARDI IRIANSYAH Mengingat remaja meruapakan aset penting terhadap regenerasi bangsa, di zaman sekarang ini karakter remaja cukup memperhatinkan karena remaja saat ini kerap melakukan tindakan-tindakan yang meyimpang terhadap nilai-nilai etika. Etika sendiri merupakan peranan penting terhadap pegangan bagi seseorang atau suatu kelompok dalam mengatur tingkah lakunya. Dekadensi moral yang terjadi pada remaja harus kita mulai benahi dari tahapan yang paling dasar yaitu pada pemahamanya. Pemahaman etika pada remaja harus baik terlebih dahulu sehingga implementasi bisa berjalan dengan baik. Pada kajian ini peneliti bertujuan untuk mengetahui dan menjawab permasalahan-permasalahan yang ada yakni bagaimana pemahaman remaja muslim terhadap etika islam dan juga faktor apa yang mempengaruhi implementasi dan kontinuitas etika islam di kampung baru kecematan Mesuji Makmur kabupaten ogan kemering Ilir provisni Sumatra Selatan tidak maksimal. Penerapan etika Islam yang dilakukan remaja muslim di kampung baru bisa dikatakan belum maksimal, terlihat dari indikator-indikator para remaja yang masih mengerjakan hal-hal yang menyimpang terhadap nlai- nlai etika islam, seperti: tidak sholat lima waktu, tidak berpuasa, minum-minuman keras, berjudi, tidak ikut serta pada kegiatan keagamaan, pacaran, dan juga terlibat perkelahian atau tauran. Inilah perlunya tanggung jawab orang tua aparatur desa, tokoh masyarakat, tokoh agama dan seluruh elemen Masyarakat yang ada di kampung baru untuk bisa mengarahkan dan iv membimbing remaja yang baik dan dapat memberikan pendidikan agama agar kesadaran beragama mereka semakin tinggi. Penelitian ini bersifat lapangan. Penelitian ini dilaksanakan di Kampung Baru Kecamatan Mesuji Makmur Kabupaten Ogan Komering Ilir Provinsi Sumatera Selatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana pemahaman remaja muslim terhadap etika islam serta untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi implementasi dan kontinuitas etika Islam tidak maksimal diterapkan di Kampung Baru Kecamatan Mesuji Makmur Kabupaten Ogan Komering Ilir Provinsi Sumatera Selatan. Dan untuk meraih gelar sarjana pada Fakultas Ushuluddin Prodi Aqidah dan filsafat Islam Univestias Islam Negeri Raden Intan Lampung. Responden dan informan pada penelitian ini adalah remaja muslim, tokoh agama, Aparatur desa dan tokoh Masyarakat di Kampung Baru Kecamatan Mesuji Makmur Kabupaten Ogan Komering Ilir Provinsi Sumatera Selatan. Pada penelitian ini peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif, metode pengumpulan data dengan 1) observasi, 2) wawancara, 3) dokumentasi dan metode Analisis Interaktif. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa pemahaman praktis tanpa dukungan pemahaman teoritis yang kuat dapat menjadi kendala utama dalam upaya meningkatkan pemahaman etika remaja Muslim terkait etika Islam. Namun, dengan mengidentifikasi kendala tersebut, kita dapat merumuskan beberapa saran yang dapat membantu meningkatkan pemahaman etika remaja Muslim secara holistik. Kata kunci: Remaja, Etika islam, Akhlak, Dekadensi moral. v ABSTRACT Pemahaman Remaja Muslim Tentang Etika Islam (Studi Di Kampung Baru Kecamatan Mesuji Makmur Kabupaten Ogan Komering Ilir Provinsi Sumatera Selatan) By MUHAMMAD ARDI IRIANSYAH Considering that adolescents are an important asset for the regeneration of the nation, in this day and age the character of adolescents is quite concerning because adolescents today often take actions that imply ethical values. Ethics itself is an important role in the handle for a person or a group in regulating their behavior. We must start fixing the moral decadence that occurs in adolescents from the most basic stage, namely the understanding. Understanding ethics in adolescents must be good first so that implementation can run well. In this study, researchers aim to find out and answer the existing problems, namely how Muslim adolescents' understanding of Islamic ethics and also what factors affect the implementation and continuity of Islamic ethics in the new village, Mesuji Makmur district, ogan kemering regency, Ilir province, South Sumatra province is not optimal. The application of Islamic ethics carried out by Muslim teenagers in the new village can be said to be not optimal, as can be seen from the indicators of teenagers who are still doing things that deviate from Islamic ethics, such as: not praying five times, not fasting, drinking, gambling, not participating in religious activities, dating, and also getting into fights or tauran. This is the need for the responsibility of parents, village officials, community leaders, religious leaders and all elements of the community in the new village to be able to direct and guide good adolescents and be able to provide religious education so that their religious awareness is higher. vi This research is field-based. This research was conducted in Kampung Baru, Mesuji Makmur District, Ogan Komering Ilir Regency, South Sumatra Province. The purpose of this study is to determine the extent of Muslim adolescent understanding of Islamic ethics and to determine the factors that influence the implementation and continuity of Islamic ethics are not optimally applied in Kampung Baru, Mesuji Makmur District, Ogan Komering Ilir Regency, South Sumatra Province. And to obtain a bachelor's degree at the Faculty of Ushuluddin, Aqidah Study Program and Islamic philosophy, State Islamic University, Raden Intan Lampung. Respondents and informants in this study were Muslim teenagers, religious leaders, village officials and community leaders in Kampung Baru, Mesuji Makmur District, Ogan Komering Ilir Regency, South Sumatra Province. In this study researchers used qualitative research methods, data collection methods with 1) observation, 2) interviews, 3) documentation and Interactive Analysis methods. The conclusion of this study is that practical understanding without the support of strong theoretical understanding can be the main obstacle in efforts to improve the ethical understanding of Muslim adolescents related to Islamic ethics. However, by identifying these obstacles, we can formulate some suggestions that can help improve the ethical understanding of Muslim adolescents holistically. Keywords: Youth, Islamic ethics, morals, moral decadence.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Aqidah Filsafat
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Aqidah Filsafat
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 18 Jul 2024 03:33
Last Modified: 18 Jul 2024 03:33
URI: http://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/33989

Actions (login required)

View Item View Item