IMPLEMENTASI PETA KONSEP UNTUK MENGANALISIS MISKONSEPSI SISWA KELAS VIII SMP PGRI 6 BANDAR LAMPUNG PADA MATERI GETARAN DAN GELOMBANG

Aulia, Selly (2017) IMPLEMENTASI PETA KONSEP UNTUK MENGANALISIS MISKONSEPSI SISWA KELAS VIII SMP PGRI 6 BANDAR LAMPUNG PADA MATERI GETARAN DAN GELOMBANG. Undergraduate thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[img]
Preview
PDF
Download (74MB) | Preview

Abstract

Dalam pembelajaran, sering ditemui adanya miskonsepsi yang dialami oleh siswa, tidak terkecuali dalam konsep fisika, khususnya materi getaran dan gelombang. Miskonsepsi dipandang sebagai faktor penting penghambat pemahaman materi bagi siswa. Sebagai upaya untuk mengidentifikasi dan menganalisis miskonsepsi siswa, yaitu dengan menggunakan metode pembelajaran peta konsep. Peta konsep sendiri merupakan alat yang digunakan untuk mengevaluasi proses pembelajaran. Pembelajaran dengan peta konsep dapat diterapkan untuk menyelidiki pengetahuan yang dimiliki siswa, cara belajar, dan miskonsepsi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan implementasi peta konsep untuk mengindentifikasi dan menganalisis ada atau tidaknya miskonsepsi yang dialami siswa pada konsep materi getaran dan gelombang. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas VIII di SMP PGRI 6 Bandar Lampung. Sampel yang digunakan diambil secara random sampling diperoleh sampel dalam skala kecil sebanyak 6 orang siswa dari dua kelas dengan ketentuan guru yang mengajar adalah sama. Materi yang digunakan dalam menganalisis miskonsepsi adalah materi yang telah dipelajari sebelumnya, yaitu materi getaran dan gelombang. Instrumen yang digunakan adalah peta konsep acuan. Penelitian ini dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu tahap pra survey, pelaksanaan, dan tahap akhir atau penarikan kesimpulan. Data hasil penelitian dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata peta konsep dalam kriteria rendah. Rendahnya peta konsep disebabkan karna sebaran pernyataan konsep dengan rata-rata miskonsepsinya 7.40%, dan tidak paham konsep 61.59%, sehingga rata-rata siswa yang paham konsep sebesar 31.01% Adapun subkonsep yang memberikan miskonsepsi terbesar yaitu pada sub konsep frekuensi dengan persentase sebesar 50%, konsep gelombang meliputi sub konsep gelombang, sifat-sifat gelombang, gelombang longitudinal, dan gelombang mekanik, masing-masing persentasenya sebesar 33.33%. Dengan demikian, dapat dinyatakan peta konsep efektif digunakan untuk mengetahui miskonsepsi siswa pada materi getaran dan gelombang.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Pendidikan Fisika
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Fisika
Depositing User: Brama Sari
Date Deposited: 23 Nov 2017 02:31
Last Modified: 23 Nov 2017 02:31
URI: http://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/2402

Actions (login required)

View Item View Item