PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN AUDITORY INTELLECTUALLY REPETITION (AIR) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATERI KEMAGNETAN KELAS IX SMP NEGERI 1 PENENGAHAN LAMPUNG SELATAN

Astuti, Riana (2017) PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN AUDITORY INTELLECTUALLY REPETITION (AIR) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATERI KEMAGNETAN KELAS IX SMP NEGERI 1 PENENGAHAN LAMPUNG SELATAN. Undergraduate thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[img]
Preview
PDF
Download (2MB) | Preview

Abstract

Berpikir kritis peserta didik rendah disebabkan peserta didik cenderung mencatat dan menghafal. Salah satu model pembelajaran yang dapat diterapkan yaitu model pembelajaran Auditory Intellectually Repetiton (AIR). Model pembelajaran (AIR) menganggap bahwa suatu pembelajaran yang memperhatikan tiga hal, yaitu Auditory (mendengar), Intellectually (berpikir), dan Repetition (pengulangan). Kemampuan berpikir kritis dapat membantu siswa untuk menganalisis dan menginterpretasi pengetahuan, contohnya pada pengetahuan tentang kemagnetan. Kemagnetan adalah kemampuan benda untuk menarik benda-benda lain yang ada disekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk melihat kemampuan berpikir kritis peserta didik Jenis penelitian yang telah dilakukan dalam penelitian ini adalah quasy experiment dengan desain non equivalent control group. Populasi pada penelitian berjumlah 315 peserta didik kelas IX SMP N 1 Penengahan. Dengan sampel kelas IX F sebagai kelas eksperimen dan IX H sebagai kelas kontrol. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Untuk mengukur hasil belajar peserta didik dilakukan tes dengan soal esay berjumlah 20 soal dengan materi kemagnetan. Hasil penelitian diperoleh bahwa, setelah dianalisis dengan menggunakan uji-t didapat thitung>ttabel(0,05) yaitu dengan nilai 4.4603>2.011. Hal ini menunjukkan bahwa model pembelajaran AIR (Auditory Intellectually Repetition) berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik. Hal tersebut terbukti pada salah satu indikator berpikir kritis, yaitu strategi dan taktik. Peserta didik diberikan soal atau permasalahan, maka peserta didik harus mengidentifikasi masalah tersebut. Sehingga ada pengaruh model pembelajaran AIR (Auditory Intellectually Repetition) terhadap kemampuan berpikir kritis. Kata Kunci: Berpikir Kritis, Kemagnetan, Model Pembelajaran AIR (Auditory Intellectually Repetition).

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Pendidikan Fisika
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Fisika
Depositing User: Brama Sari
Date Deposited: 22 Nov 2017 02:46
Last Modified: 22 Nov 2017 02:46
URI: http://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/2382

Actions (login required)

View Item View Item