DONI, IRAWAN (2026) RETORIKA SATIR VALENTINUS RESA DALAM MENYAMPAIKAN KRITIK SOSIAL PADA PROGRAM MEET NITE LIVE METRO TV. Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.
|
PDF
Download (3MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pergeseran paradigma jurnalisme televisi kontemporer yang secara strategis memadukan unsur jurnalistik dengan hiburan komedi satir sebagai medium alternatif penyampaian kritik sosial. Penelitian ini bertujuan untuk membedah strategi retorika satir Valentinus Resa dalam menyampaikan kritik sosial pada program Meet Nite Live Metro TV, dengan menggunakan kerangka pembuktian persuasif Aristoteles (ethos, pathos, logos) serta mengidentifikasi taksonomi gaya bahasa satir yang membingkainya. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan kritik retorika. Sumber data primer difokuskan pada tuturan verbal segmen monolog bertema kebijakan publik periode tayang Januari hingga Maret 2026, di mana pengumpulan data dioperasionalkan melalui dokumentasi, observasi non-partisipan, dan transkripsi verbatim. Hasil analisis terhadap 40 temuan unit data menunjukkan bahwa penyampaian kritik sosial dikonstruksi secara mutlak melalui orkestrasi elemen pembuktian retorika Aristotelian guna menembus kognisi publik. Pertama, dimensi ethos (11 data) dibangun secara horizontal-egaliter melalui penonjolan keahlian (expertise), kepercayaan (trustworthiness), dan dinamisme. Kedua, dimensi pathos (15 data) difungsikan secara presisi sebagai pelarut resistensi psikologis penonton sekaligus instrumen validasi emosional atas penderitaan kelas pekerja. Ketiga, dimensi logos (14 data) digerakkan melalui penalaran kausalitas dan logika terbalik (reductio ad absurdum) untuk menelanjangi kecacatan nalar kebijakan menggunakan argumen pemerintah itu sendiri. Selanjutnya, bangunan retorika tersebut dibingkai menjadi tombak ideologis sekaligus perisai konstitusional media menggunakan wujud satir: sinisme (21 data) secara dominan digunakan untuk mencemooh manipulasi politisi; parodi (8 data) untuk meruntuhkan ilusi wibawa aparatur negara; ironi (6 data) sebagai kamuflase linguistik guna melindungi tayangan dari ancaman sensor; dan sarkasme (5 data) yang dibatasi secara ketat sebagai senjata pamungkas untuk agresi terbuka pada kejahatan luar biasa. Kata Kunci: Retorika, Satir, Kritik Sosial, Komunikasi Massa, Valentinus Resa.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Komunikasi dan Penyiaran Islam |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Komunikasi dan Penyiaran Islam |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 07 Oct 2026 08:48 |
| Last Modified: | 07 Oct 2026 08:48 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/46701 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


