POLA KOMUNIKASI DAI DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN ILMU TAUHID ANGGOTA MAJELIS TAKLIM AL-TERAS TANJUNG GADING

FAHMI, NUGRAHA (2026) POLA KOMUNIKASI DAI DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN ILMU TAUHID ANGGOTA MAJELIS TAKLIM AL-TERAS TANJUNG GADING. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of BAB 1&2 DAPUS.pdf] PDF
Download (2MB)
[thumbnail of skripsi FAHMI NUGRAHA.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

ABSTRAK Latar belakang penelitian ini bersumber dari pentingnya peran dai dalam menyampaikan pesan-pesan keagamaan, khususnya ilmu Tauhid yang merupakan fondasi utama keimanan seorang Muslim. Di tengah kedinamisan pemikiran masyarakat modern, Majelis Taklim Al Teras Tanjung Gading menjadi wadah krusial bagi jamaah untuk memperdalam akidah. Oleh karena itu, diperlukan pola komunikasi yang efektif agar materi Tauhid yang bersifat abstrak dapat dipahami dengan baik oleh anggota majelis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pola komunikasi yang diterapkan oleh dai di Majelis Taklim Al-Teras Tanjung Gading serta untuk mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat proses komunikasi tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui teknik observasi terlibat, wawancara mendalam dengan dai dan anggota Majelis Taklim, serta studi dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi yang dominan diterapkan oleh dai di Majelis Taklim Al-Teras Tanjung Gading adalah pola komunikasi kelompok dan pola komunikasi antarpribadi (interpersonal communication). Pola komunikasi ini berjalan secara dua arah (two-way traffic communication), di mana dai tidak hanya menggunakan metode ceramah (komunikasi satu arah), melainkan juga membuka ruang diskusi, tanya jawab, dan pendekatan persuasif yang lemah lembut (mau’izah hasanah). Melalui pola komunikasi yang interaktif dan berbasis kearifan lokal ini, anggota Majelis Taklim Al-Teras Tanjung Gading mengalami peningkatan pemahaman ilmu Tauhid yang signifikan, yang dicirikan dengan meningkatnya kesadaran beribadah dan pembersihan diri dari perilaku syirik modern. Faktor pendukung utama dalam komunikasi ini adalah artikulasi dai yang mudah dipahami dan antusiasme jamaah, sedangkan faktor penghambatnya meliputi keterbatasan waktu tatap muka dan latar belakang usia serta tingkat pendidikan jamaah yang heterogen. ABSTRACT This research stems from the vital role played by da'is (Islamic preachers) in conveying religious messages specifically the science of Tawhid (Islamic monotheism), which serves as the fundamental basis of a Muslim's faith. Amidst the dynamic nature of modern societal thought, the Al-Teras Tanjung Gading Majelis Taklim (religious study group) serves as a crucial venue for the congregation to deepen their understanding of aqidah (creed). Consequently, effective communication patterns are required to ensure that the abstract concepts of Tawhid are clearly understood by the group's members. This study aims to examine and analyze the communication patterns employed by the da'I at the Al-Teras Tanjung Gading Majelis Taklim, as well as to identify the factors that facilitate or hinder this communication process. A qualitative descriptive method was employed in this study. Data were collected through participant observation, in-depth interviews with the da'i and Majelis Taklim members, and document analysis. Data analysis was conducted through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The research findings indicate that the dominant communication patterns employed by the da'i at the Al-Teras Tanjung Gading Majelis Taklim are group communication and interpersonal communication. These patterns operate as two-way communication; the da'i does not rely solely on lectures (one-way communication) but also opens avenues for discussion, Q&A sessions, and a gentle, persuasive approach (mau’izah hasanah). Through these interactive and locally attuned communication patterns, members of the Al-Teras Tanjung Gading Majelis Taklim have experienced a significant improvement in their understanding of Tawhid, evidenced by heightened awareness regarding acts of worship and the purification of the self from modern forms of shirk (polytheism). Key facilitating factors include the da'i' s clear articulation and the congregation's enthusiasm, while hindering factors include limited face-to-face time and the diverse age and educational backgrounds of the congregation members.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Komunikasi dan Penyiaran Islam
Divisions: Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Komunikasi dan Penyiaran Islam
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 29 Sep 2026 04:20
Last Modified: 29 Sep 2026 04:20
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/46604

Actions (login required)

View Item View Item