KOMUNIKASI ORGANISASI IMARAH ASY-SYU’UN ATH THOLIBAH UNTUK MENINGKATKAN EFEKTIFITAS KEGIATAN DI PONDOK PESANTREN NURUL IMAN PESAWARAN

Nadila, Hanifah (2026) KOMUNIKASI ORGANISASI IMARAH ASY-SYU’UN ATH THOLIBAH UNTUK MENINGKATKAN EFEKTIFITAS KEGIATAN DI PONDOK PESANTREN NURUL IMAN PESAWARAN. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of SKRIPSI NADILA HANIFAH BAB 1 DAN 2.pdf] PDF
Download (1MB)
[thumbnail of SKRIPSI NADILA HANIFAH FULL.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

ABSTRAK Komunikasi organisasi merupakan faktor penting dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan program kerja suatu organisasi. Komunikasi yang efektif dapat menciptakan koordinasi, kerja sama, dan penyampaian informasi yang jelas sehingga tujuan organisasi dapat tercapai secara optimal. Imarah Asy-Syu'un Ath-Tholibah sebagai organisasi santriwati di Pondok Pesantren Nurul Iman Pesawaran berperan dalam mengelola berbagai kegiatan kepesantrenan yang memerlukan komunikasi organisasi yang baik. Namun, dalam pelaksanaannya masih ditemukan beberapa kendala, seperti penyampaian informasi yang belum merata, miskomunikasi antaranggota, serta koordinasi yang belum maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk komunikasi organisasi yang diterapkan oleh Imarah Asy-Syu'un Ath Tholibah dalam meningkatkan efektivitas kegiatan di Pondok Pesantren Nurul Iman Pesawaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas ketua organisasi, pengurus bidang, dan anggota. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi organisasi diterapkan melalui komunikasi vertikal, horizontal, dan diagonal. Komunikasi vertikal berlangsung melalui penyampaian instruksi, pengarahan, evaluasi, dan pelaporan. Komunikasi horizontal dilakukan melalui koordinasi dan kerja sama antarbidang, sedangkan komunikasi diagonal dilakukan dalam koordinasi lintas bidang pada pelaksanaan program kerja. Ketiga bentuk komunikasi tersebut berkontribusi terhadap peningkatan efektivitas kegiatan melalui koordinasi yang lebih baik, pembagian tugas yang jelas, serta penyelesaian masalah secara bersama. Hambatan yang muncul diatasi melalui evaluasi rutin, penguatan koordinasi, komunikasi langsung, dan pemanfaatan media komunikasi. ABSTRACT Organizational communication is an essential factor in supporting the successful implementation of an organization's work programs. Effective collaboration, communication fosters coordination, and clear information exchange, enabling organizational goals to be achieved optimally. Imarah Asy-Syu'un Ath-Tholibah, a female student organization at Nurul Iman Islamic Boarding School, Pesawaran, plays an important role in managing various boarding school activities that require effective organizational communication. However, several challenges remain, including uneven information dissemination, miscommunication among members, and less-than-optimal coordination. This study aims to describe the forms of organizational communication implemented by Imarah Asy-Syu'un Ath-Tholibah in improving the effectiveness of activities at Nurul Iman Islamic Boarding School, Pesawaran. This research employed a qualitative approach with a field research design. Data were collected through observation, interviews, and documentation. The research informants consisted of the organization chairperson, division heads, and members. Data were analyzed using the Miles, Huberman, and Saldaña interactive model, including data condensation, data display, and conclusion drawing. Data validity was ensured through source triangulation and technique triangulation. The findings indicate that organizational communication is implemented through three forms: vertical, horizontal, and diagonal communication. Vertical communication is carried out through instructions, guidance, evaluation, and reporting. Horizontal communication occurs through coordination and collaboration among divisions, while diagonal communication takes place through cross divisional coordination during the implementation of work programs. These communication forms contribute to improving the effectiveness of organizational activities by enhancing coordination, clarifying task distribution, and facilitating collaborative problem-solving. The identified obstacles are addressed through regular evaluations, strengthened coordination, direct communication, and the effective use of communication media.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Komunikasi dan Penyiaran Islam
Divisions: Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Komunikasi dan Penyiaran Islam
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 28 Sep 2026 04:13
Last Modified: 28 Sep 2026 04:13
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/46586

Actions (login required)

View Item View Item