IMPLEMENTASI PASAL 7 AYAT 1 PERATURAN BUPATI PESAWARAN NOMOR 35 TAHUN 2017 TENTANG PENGELOLAAN KAWASAN WISATA BAHARI DI KABUPATEN PESAWARAN PRESPEKTIF SIYASAH TANFIDZIYAH

RIAN, HIDAYAT (2026) IMPLEMENTASI PASAL 7 AYAT 1 PERATURAN BUPATI PESAWARAN NOMOR 35 TAHUN 2017 TENTANG PENGELOLAAN KAWASAN WISATA BAHARI DI KABUPATEN PESAWARAN PRESPEKTIF SIYASAH TANFIDZIYAH. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of ARTIKEL IYAN RH.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (6MB)

Abstract

ABSTRAK Wisata bahari adalah wisata dan lingkungan yang berdasarkan daya tarik wisata kawasan yang didominasi perairan dan kelautan. Sedangkan wisata bahari menurut Keraf adalah kegiatan untuk menikmati keindahan dan keunikan daya tarik wisata alam di wilayah pesisir dan laut dekat pantai serta kegiatan rekreasi lain yang menunjang. Dalam perspektif Islam, fenomena ini dapat dianalisis melalui pendekatan siyāsah tanfīdziyyah cabang fiqih siyasah yang menekankan pelaksanaan otoritas pemerintahan oleh penguasa guna menjamin keadilan serta kemaslahatan umum (maṣlaḥah ʻāmmah) Al Qur‟an menegaskan agar hukum ditegakkan secara adil. Selanjutnya Islam menjelaskan tentang ayat yang menyangkut kepentingan orang banyak.Metode Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Pendekatan kualitatif dipilih karena memungkinkan peneliti memahami fenomena sosial secara mendalam melalui pengamatan langsung terhadap konteks alamiah serta interaksi dengan subjek penelitian.Hasil menunjukan bahwa upaya di dalam peningkatan potensi wisata bahari yang ada di Kabupaten Pesawaran perlu adanya keterlibatan secara bersama-samaantara pemerintah daerah, masyarakat maupun mitra usaha untuk dapat memberikan yang terbaik di dalam menyajikan wisata bahari kepada para wisatawan ABSTRACT Marine tourism is tourism and the environment based on the tourist attractions of areas dominated by water and marine. Meanwhile, marine tourism according to Keraf is an activity to enjoy the beauty and uniqueness of natural tourist attractions in coastal and marine areas near the coast as well as other supporting recreational activities. In an Islamic perspective, this phenomenon can be analyzed through the siyāsah tanfīdziyyah approach, a branch of siyāsah fiqh, which emphasizes the implementation of government authority by the ruler to ensure justice and public welfare (maṣlaḥah ʻāmmah). The Qur'an emphasizes that the law must be enforced fairly. Furthermore, Islam explains verses concerning the interests of many people. The research method uses a qualitative approach with a case study design. The qualitative approach was chosen because it allows researchers to understand social phenomena in depth through direct observation of the natural context and interaction with research subjects. The results show that efforts to increase the potential of marine tourism in Pesawaran Regency require joint involvement between the local government, the community, and business partners to be able to provide the best in presenting marine tourism to tourists.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Siyasah (Hukum Tata Negara)
Divisions: Fakultas Syariah > Siyasah (Hukum Tata Negara)
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 24 Sep 2026 08:23
Last Modified: 24 Sep 2026 08:23
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/46569

Actions (login required)

View Item View Item