FEBY, SAIDINA PUTRI (2026) PERUBAHAN PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP TRADISI BEGAWI CAKAK PEPADUN (Studi Pada Desa Kota Agung Kecamatan Sungkai Selatan). Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
|
PDF
Download (2MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
ABSTRAK Penelitian ini membahas tentang perubahan persepsi masyarakat terhadap tradisi Begawi Cakak Pepadun di Desa Kota Agung, Kecamatan Sungkai Selatan. Tradisi Begawi Cakak Pepadun merupakan upacara adat masyarakat Lampung Pepadun yang dilaksanakan untuk memberikan gelar adat atau pelantikan penyimbang (Sultan) yang wajib dilaksanakan bagi seseorang yang berhak memperoleh pangkat atau kedudukan sebagai penyimbang yang dilakukan oleh lembaga Perwatin Adat. Tradisi ini biasanya dirangkaikan dengan acara perkawinan dan memerlukan biaya yang besar serta waktu pelaksanaan yang panjang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipan, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari tokoh adat, tokoh masyarakat, penyimbang, dan masyarakat Desa Kota Agung. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Begawi Cakak Pepadun mengandung nilai-nilai filosofis yang mendalam bagi masyarakat setempat, meliputi nilai spiritual, moral, sentimental, material, sosial, ekonomi, dan hiburan. Perubahan persepsi masyarakat terhadap tradisi ini dipengaruhi oleh dua faktor utama, yaitu faktor internal dan eksternal yang terwujud dalam tiga bentuk pengaruh: latar belakang budaya, pengalaman masa lalu (historis), dan nilai-nilai yang dianut oleh masyarakat. Perubahan tersebut menyebabkan masyarakat melakukan penyederhanaan dalam pelaksanaan tradisi, baik dari segi waktu pelaksanaan yang semula 7 hari 7 malam menjadi 3 hari 3 malam, maupun dari segi biaya dan perlengkapan adat yang digunakan. Meskipun terjadi perubahan, tradisi Begawi Cakak Pepadun tetap dilestarikan sebagai warisan budaya yang menjadi identitas masyarakat Lampung Pepadun di Desa Kota Agung. ABSTRAC This research examines the changes in public perception of the Begawi Cakak Pepadun tradition in Kota Agung Village, Sungkai Selatan District. The Begawi Cakak Pepadun tradition is a customary ceremony of the Lampung Pepadun community held to bestow customary titles or inaugurate a penyimbang (Sultan), which is mandatory for those entitled to obtain rank or position as a penyimbang, conducted by the Perwatin Adat institution. This tradition is usually combined with wedding ceremonies and requires significant costs and a long implementation period. This research employs a qualitative research method with a descriptive approach. Data collection techniques were carried out through participant observation, semi-structured interviews, and documentation. The informants in this study consisted of customary leaders, community leaders, penyimbang, and the community of Kota Agung Village. Data analysis used the Miles and Huberman interactive model, which includes data collection, data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results show that the Begawi Cakak Pepadun tradition contains profound philosophical values for the local community, including spiritual, moral, sentimental, material, social, economic, and entertainment values. Changes in public perception of this tradition are influenced by two main factors, namely internal and external factors, manifested in three forms of influence: cultural background, past experiences (historical), and the values embraced by the community. These changes have led the community to simplify the implementation of the tradition, both in terms of the duration, which was originally 7 days and 7 nights reduced to 3 days and 3 nights, and in terms of costs and customary equipment used. Despite these changes, the Begawi Cakak Pepadun tradition continues to be preserved as a cultural heritage that serves as the identity of the Lampung Pepadun community in Kota Agung Village.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Perbandingan Agama |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Perbandingan Agama |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 24 Sep 2026 05:10 |
| Last Modified: | 24 Sep 2026 05:10 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/46560 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


