Sulistia, Lestari Widya Ningsih (2026) PENGARUH BELANJA PEMERINTAH SEKTOR PENDIDIKAN, KESEHATAN, DAN TINGKAT KEMISKINAN TERHADAP INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA DI PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2010-2024 DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM. Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.
|
PDF
Download (6MB) |
Abstract
ABSTRAK Pembangunan manusia merupakan salah satu indikator penting dalam menilai keberhasilan pembangunan suatu daerah. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) digunakan untuk mengukur kualitas hidup masyarakat melalui dimensi pendidikan, kesehatan, dan standar hidup layak. Provinsi Lampung mengalami peningkatan IPM selama periode 2010-2024, namun peningkatan tersebut masih dihadapkan pada berbagai tantangan, seperti tingginya tingkat kemiskinan dan belum optimalnya efektivitas belanja pemerintah pada sektor pendidikan dan kesehatan. Kondisi ini menunjukkan bahwa pembangunan manusia tidak hanya dipengaruhi oleh pertumbuhan ekonomi, tetapi juga oleh kebijakan pemerintah dalam mengalokasikan anggaran publik serta kemampuan mengurangi kemiskinan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh belanja pemerintah sektor pendidikan, belanja pemerintah sektor kesehatan, dan tingkat kemiskinan terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Provinsi Lampung tahun 2010-2024 dalam perspektif ekonomi Islam.Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Data yang digunakan berupa data sekunder time series periode 2010-2024 yang diperoleh dari Badan. Pusat Statistik (BPS) dan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK). Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan aplikasi EViews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa belanja pemerintah sektor pendidikan dan belanja pemerintah sektor kesehatan berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap Indeks Pembangunan Manusia. Sementara itu, tingkat kemiskinan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Indeks Pembangunan Manusia. Secara simultan, ketiga variabel independen berpengaruh signifikan terhadap Indeks Pembangunan Manusia dengan nilai Prob(F-statistic) sebesar 0,000004 dan nilai R-Squared sebesar 0,914611. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kemiskinan merupakan faktor yang paling dominan memengaruhi Indeks Pembangunan Manusia di Provinsi Lampung. Dalam perspektif ekonomi Islam, pembangunan manusia sejalan dengan tujuan maqāṣid al-syarī„ah melalui pemeliharaan akal, jiwa, dan harta. Oleh karena itu, peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, serta pengentasan kemiskinan perlu dilakukan secara berkelanjutan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang lebih merata. Kata Kunci: Belanja Pemerintah; Pendidikan; Kesehatan; Tingkat Kemiskinan; Indeks Pembangunan Manusia; Ekonomi Islam. ABSTRACT Human development is an important indicator used to measure the success of regional development. The Human Development Index (HDI) serves as a composite indicator that reflects the quality of life through three main dimensions, namely education, health, and a decent standard of living. Although the Human Development Index of Lampung Province increased during the 2010–2024 period, various challenges remain, including a relatively high poverty rate and the less-than-optimal effectiveness of government expenditure in the education and health sectors. This condition indicates that human development is influenced not only by economic growth but also by government policies in allocating public expenditures and reducing poverty.This study aims to analyze the effect of government expenditure on the education sector, government expenditure on the health sector, and the poverty rate on the Human Development Index in Lampung Province during 2010–2024 from an Islamic economic perspective.This research employs a quantitative approach with an associative research design. The study uses secondary time-series data covering the period 2010–2024 obtained from Statistics Indonesia (BPS) and the Directorate General of Fiscal Balance (DJPK). Data analysis was conducted using multiple linear regression with the assistance of EViews 12 software.The findings reveal that government expenditure on education and health has a positive but insignificant effect on the Human Development Index. Meanwhile, the poverty rate has a negative and significant effect on the Human Development Index. Simultaneously, all independent variables significantly affect the Human Development Index, as indicated by a Prob(F-statistic) value of 0.000004 and an R squared value of 0.914611.The study concludes that poverty is the most dominant factor affecting the Human Development Index in Lampung Province. From the perspective of Islamic economics, human development is closely aligned with the objectives of maqāṣid al-sharī„ah through the preservation of intellect (ḥifẓ al-„aql), life (ḥifẓ al-nafs), and wealth (ḥifẓ al-māl). Therefore, continuous efforts to improve education, health services, and poverty alleviation are essential to achieving equitable and sustainable social welfare. Keywords: government expenditure; education; health; poverty rate; human development index; islamic economic.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Ekonomi Islam |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Ekonomi Islam |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 17 Sep 2026 08:05 |
| Last Modified: | 17 Sep 2026 08:05 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/46502 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


