PELAKSANAAN LAYANAN KONSELING INDIVIDU MELALUI TEKNIK COGNITIVE BEHAVIORAL THERAPY (CBT) DALAM MENANGANI OFF-TASK BEHAVIOR PADA PESERTA DIDIK DI SMP NEGERI 21 BANDAR LAMPUNG

YAYANG, OKTAVIANY (2026) PELAKSANAAN LAYANAN KONSELING INDIVIDU MELALUI TEKNIK COGNITIVE BEHAVIORAL THERAPY (CBT) DALAM MENANGANI OFF-TASK BEHAVIOR PADA PESERTA DIDIK DI SMP NEGERI 21 BANDAR LAMPUNG. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of Skripsi Yayang Oktaviany Cover - BAB II - Dapus.pdf] PDF
Download (4MB)
[thumbnail of Skripsi Yayang Oktaviany Full.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan layanan konseling individu melalui teknik Cognitive Behavioral Therapy (CBT) dalam menangani off-task behavior pada peserta didik di SMP Negeri 21 Bandar Lampung. Dalam penelitian ini, off-task behavior didefinisikan sebagai perilaku peserta didik yang menunjukkan kurangnya keterlibatan secara optimal dalam kegiatan pembelajaran, yang ditandai dengan perilaku seperti melamun, mengantuk, tidur saat pembelajaran berlangsung, tidak memperhatikan penjelasan guru, serta kurang fokus dalam mengikuti proses pembelajaran. Perilaku tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya kebiasaan tidur yang kurang baik (kualitas tidur malam hari yang buruk), seperti tidur larut malam. Sehingga berdampak pada menurunnya konsentrasi dan keterlibatan peserta didik dalam kegiatan belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas satu peserta didik yang mengalami off-task behavior, guru bimbingan dan konseling (BK), serta guru mata pelajaran sebagai informan pendukung. Teknik pengumpulan data menggunakan trianggulasi. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperiksa menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian yang dianalisis menggunakan NVivo 15 menunjukkan bahwa guru Bimbingan dan Konseling (BK) melaksanakan layanan konseling individu melalui teknik Cognitive Behavioral Therapy (CBT) dengan menerapkan dua teknik utama, yaitu cognitive restructuring dan behavioral modification. Melalui teknik cognitive restructuring, guru BK membantu peserta didik mengenali serta mengubah pola pikir yang kurang tepat menjadi lebih positif. Selanjutnya, melalui teknik behavioral modification, guru BK membimbing peserta didik untuk membentuk kebiasaan dan perilaku belajar yang lebih baik. Setelah pelaksanaan kedua teknik tersebut, guru BK melakukan evaluasi untuk melihat perkembangan peserta didik. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa perilaku off-task behavior berkurang, peserta didik lebih memperhatikan penjelasan guru, lebih iv aktif mengikuti pembelajaran, dan lebih fokus saat proses belajar berlangsung. Perubahan tersebut memberikan dampak positif terhadap kegiatan belajar karena peserta didik menjadi lebih terlibat dalam pembelajaran dan mampu mengikuti proses belajar dengan lebih optimal. Dengan demikian, pelaksanaan layanan konseling individu melalui teknik Cognitive Behavioral Therapy (CBT) dapat membantu mengurangi off-task behavior pada peserta didik di SMP Negeri 21 Bandar Lampung. ABSTRACT This study aims to describe the implementation of individual counseling services through the Cognitive Behavioral Therapy (CBT) technique in addressing off-task behavior among students at SMP Negeri 21 Bandar Lampung. In this study, off-task behavior is defined as students’ behavior that indicates a lack of optimal engagement in learning activities, characterized by behaviors such as daydreaming, drowsiness, sleeping during lessons, failing to pay attention to the teacher’s explanations, and having difficulty maintaining focus throughout the learning process. Such behavior can be influenced by various factors, one of which is poor sleep habits (poor sleep quality at night), such as staying up late. Consequently, these conditions may lead to decreased concentration and reduced student engagement in learning activities. This study employs a qualitative approach using a case study design. The research subjects consist of a student exhibiting off-task behavior, a guidance and counseling teacher, and a subject teacher serving as a supporting informant. Data collection utilized triangulation, while data analysis was conducted through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. Data validity was verified using source triangulation and technique triangulation. Research findings analyzed using NVivo 15 indicate that Guidance and Counseling teachers provide individual counseling services using Cognitive Behavioral Therapy (CBT), specifically employing two primary techniques: cognitive restructuring and behavioral modification. Through cognitive restructuring, teachers help students identify and transform maladaptive thought patterns into more positive ones. Subsequently, through behavioral modification, teachers guide students in developing better study habits and behaviors. Following the implementation of these techniques, teachers evaluate student progress. The evaluation results show a reduction in off-task behavior, with students paying closer attention to teacher explanations, participating more actively in lessons, and maintaining greater focus during the learning process. These changes positively impact learning activities, as students become more engaged and are able to participate in the learning process more effectively. Thus, the implementation of v individual counseling services using Cognitive Behavioral Therapy (CBT) can help reduce off-task behavior among students at SMP Negeri 21 Bandar Lampung

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Bimbingan Konseling
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Bimbingan Konseling
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 16 Sep 2026 06:44
Last Modified: 16 Sep 2026 06:44
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/46474

Actions (login required)

View Item View Item