PENGARUH MODAL PENDIDIKAN DAN UPAH MINIMUM TERHADAP PDRB PER KAPITA LAMPUNG DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM (2020–2025)

Raihan, Firdaus (2026) PENGARUH MODAL PENDIDIKAN DAN UPAH MINIMUM TERHADAP PDRB PER KAPITA LAMPUNG DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM (2020–2025). Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[thumbnail of format unesco Artikel Raihan Firdaus - After Munaq (3).pdf] PDF
Download (5MB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih adanya perbedaan tingkat PDRB per kapita antar kabupaten/kota di Provinsi Lampung serta perbedaan kualitas modal pendidikan dan kebijakan upah minimum. Modal pendidikan yang tercermin melalui Harapan Lama Sekolah (HLS) berperan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan produktivitas tenaga kerja, sedangkan kebijakan upah minimum berkaitan dengan upaya meningkatkan kesejahteraan dan keadilan bagi pekerja. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh modal pendidikan dan upah minimum terhadap PDRB per kapita atas dasar harga konstan di kabupaten/kota Provinsi Lampung tahun 2020–2025 dalam perspektif ekonomi Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Populasi sekaligus sampel penelitian mencakup 15 kabupaten/kota di Provinsi Lampung dengan teknik sampling jenuh atau sensus. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan instansi terkait, meliputi Harapan Lama Sekolah (HLS), Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK), dan PDRB per kapita atas dasar harga konstan selama periode 2020–2025, sehingga diperoleh 90 observasi. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dengan bantuan EViews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modal pendidikan yang diproksikan dengan HLS berpengaruh positif dan signifikan terhadap PDRB per kapita, dengan koefisien sebesar 21,27417 dan probabilitas 0,0000. Sementara itu, upah minimum berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap PDRB per kapita, dengan koefisien sebesar 5,442627 dan probabilitas 0,4348. Secara simultan, modal pendidikan dan upah minimum berpengaruh signifikan terhadap PDRB per kapita dengan nilai Prob(F-statistic) sebesar 0,000014. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kualitas pendidikan merupakan faktor penting dalam mendorong peningkatan PDRB per kapita, sedangkan kenaikan upah minimum belum memberikan pengaruh yang signifikan tanpa diikuti peningkatan produktivitas tenaga kerja. Dalam perspektif ekonomi Islam, hasil penelitian sejalan dengan prinsip keadilan, kesejahteraan (falah), dan kemaslahatan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia serta pemberian upah yang layak dan adil. Kata Kunci: Modal Pendidikan, Upah Minimum Provinsi, Pertumbuhan Ekonomi, Ekonomi Islam. ABSTRAC This study is motivated by the persistent disparities in per capita Gross Regional Domestic Product (GRDP) across regencies and cities in Lampung Province, as well as differences in the quality of educational capital and minimum wage policies. Educational capital—reflected by the Expected Years of Schooling (HLS)—plays a role in enhancing human resource quality and labor productivity, whereas minimum wage policies relate to efforts to improve worker welfare and equity. Therefore, this study aims to analyze the impact of educational capital and minimum wages on per capita GRDP (at constant prices) across regencies and cities in Lampung Province from 2020 to 2025, viewed through an Islamic economic perspective. This study employs a quantitative approach with an associative research design. The population and sample comprise all 15 regencies and cities in Lampung Province, utilizing a saturated sampling (census) technique. Secondary data were obtained from Statistics Indonesia (BPS) and relevant agencies, covering Expected Years of Schooling (HLS), Regency/City Minimum Wages (UMK), and per capita GRDP at constant prices for the 2020–2025 period, resulting in 90 observations. Data analysis was conducted using panel data regression with the aid of EViews 12. The results indicate that educational capital, proxied by HLS, has a positive and significant effect on per capita GRDP, with a coefficient of 21.27417 and a probability of 0.0000. Meanwhile, the minimum wage has a positive but insignificant effect on per capita GRDP, with a coefficient of 5.442627 and a probability of 0.4348. Simultaneously, educational capital and minimum wages significantly influence per capita GRDP, with a Prob(F statistic) value of 0.000014. The findings suggest that improving educational quality is a crucial factor in driving the growth of per capita GRDP, whereas increases in the minimum wage have not yet yielded a significant impact without being accompanied by an increase in labor productivity. From an Islamic economic perspective, the research findings align with the principles of justice, well-being (*falah*), and the public interest, achieved through.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Ekonomi Islam
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Ekonomi Islam
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 15 Sep 2026 04:01
Last Modified: 15 Sep 2026 04:01
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/46456

Actions (login required)

View Item View Item