TINJAUAN HUKUM EKONOMI SYARIAH TERHADAP PENENTUAN HARGA DALAM JUAL BELI PAKAIAN KREDIT (Studi Di Desa Pasuruan Kecamatan Penengahan Kabupaten Lampung Selatan)

Zahra, Noverawati (2026) TINJAUAN HUKUM EKONOMI SYARIAH TERHADAP PENENTUAN HARGA DALAM JUAL BELI PAKAIAN KREDIT (Studi Di Desa Pasuruan Kecamatan Penengahan Kabupaten Lampung Selatan). Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of ARTIKEL ILMIAH ZAHRA NOVERAWATI.pdf] PDF
Download (3MB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh praktik penentuan harga dalam jual beli pakaian secara kredit di Desa Pasuruan, Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan, di mana harga kredit ditetapkan jauh lebih tinggi dibandingkan harga tunai sehingga menimbulkan keluhan masyarakat. Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai kesesuaian praktik tersebut dengan prinsip keadilan dalam Hukum Ekonomi Syariah. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana praktik penentuan harga dalam jual beli pakaian kredit yang dilakukan oleh pedagang serta bagaimana tinjauan Hukum Ekonomi Syariah terhadap praktik tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui praktik penentuan harga jual beli pakaian kredit dan menganalisisnya berdasarkan perspektif Hukum Ekonomi Syariah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan sifat deskriptif. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan pedagang dan pembeli pakaian kredit di Desa Pasuruan, sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik jual beli pakaian secara kredit dilakukan dengan sistem angsuran berdasarkan kesepakatan antara pedagang dan pembeli. Harga kredit ditetapkan lebih tinggi dibandingkan harga tunai dan terdapat selisih harga yang cukup tinggi. Dalam perspektif Hukum Ekonomi Syariah, jual beli secara kredit pada dasarnya diperbolehkan dan sah karena terdapat kejelasan mengenai akad, harga, jangka waktu, dan cara pembayaran serta tidak mengandung unsur gharar maupun penipuan. ABSTRACT This research is motivated by the practice of determining prices in buying and selling clothes on credit in Pasuruan Village, Penengahan District, South Lampung Regency, where the credit price is set much higher than the cash price, causing public complaints. This condition raises questions about the suitability of the practice with the principle of justice in Sharia Economic Law. The formulation of this research problem is how the practice of price determination in buying and selling credit clothes carried out by traders and how the Sharia Economic Law reviews the practice. This study aims to find out the practice of determining the buying and selling price of credit clothes and analyze it based on the perspective of Sharia Economic Law. The research uses a qualitative method with descriptive properties. Primary data was obtained through interviews with traders and buyers of credit clothes in Pasuruan Village, while data collection techniques were carried out through observation, interviews, and documentation. The results of the study show that the practice of buying and selling credit clothes is carried out with an installment system based on an initial agreement. From the perspective of Sharia Economic Law, credit buying and selling is allowed as long as there is clarity in the contract, price, and payment time and does not contain usury, gharar, and fraud

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah)
Divisions: Fakultas Syariah > Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah)
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 02 Sep 2026 02:53
Last Modified: 02 Sep 2026 02:53
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/46371

Actions (login required)

View Item View Item