DEVI, SETIANINGSIH (2026) PENERAPAN OUTDOOR LEARNING UNTUK MENINGKATKAN MOTORIK KASAR ANAK USIA DINI DI TK ASSALAM 2 SUKARAME BANDAR LAMPUNG. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
|
PDF
Download (4MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (6MB) |
Abstract
ABSTRAK Perkembangan motorik merupakan kemampuan yang berhubungan dengan otot-otot besar tubuh dan digunakan untuk gerakan seperti berjalan, berlari, melompat dan berdiri menggunakan satu kaki. Namun, masih banyak anak yang perkembangan motorik kasarnya belum berkembang secara optimal, yang dapat disebabkan oleh kurangnya media pendukung serta guru yang berfokus pada kegiatan akademik seperti membaca, menulis dan berhitung (calistung). Berdasarkan hasil pra penelitian di TK Assalam 2 yang berjumlah 22 siswa, rata-rata pencapaian indikator berada pada kategori Mulai Berkembang (MB) dengan persentase sebesar 43,37%. Berdasarkan permasalahan tersebut, metode outdoor learning dapat digunakan untuk meningkatkan motorik kasar pada anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan outdoor learning dalam meningkatkan motorik kasar anak usia dini di TK Assalam 2 Sukarame Bandar Lampung. Pada penelitian ini metode yang digunakan yaitu metode Penelitian Tindakan Kelas atau Classroom Action Research dengan model Kemmis dan Mc Taggart. Penelitian Tindakan Kelas ini mempunyai peran penting dalam meningkatkan pembelajaran apabila dilaksanakan dengan baik dan benar. Penelitian tindakan kelas juga dapat dikatakan bahwa pihak yang terlibat dalam penelitian ini mencoba untuk mengembangkan kemampuan serta mendeteksi dan memecahkan sebuah masalah-masalah yang terjadi dalam suatu pembelajaran melalui tindakan kelas bermakna yang diperhitungkan dapat memecahkan masalah atau dapat memperbaiki situasi kemudian serta cermat mengamati pelaksanaannya untuk mengukur tindakan keberhasilan. Tehnik pengumpul data terdiri dari Observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data penelitian tindakan kelas terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan dan refleksi. Berdasarkan hasil Penelitian Tindakan Kelas (PTK) tentang penerapan outdoor learning dalam meningkatkan perkembangan motorik kasar anak usia dini dari 22 peserta didik di TK Assalam 2 Sukarame Bandar Lampung dapat dsimpulkan bahwa penerapan outdooriv learning dapat meningkatkan motorik kasar pada anak. Berdasarkan hasil penelitian anak Berkembang Sangat Baik. Hal ini dapat di lihat dari adanya peningkatan kemampuan motorik kasar yang mencapai Berkembang Sangat Baik dengan persentase 82.21%. Outdoor Learning di TK Assalam 2 Sukarame Bandar Lampung sangat bagus untuk meningkatkan motorik kasar pada aspek lokomotor dan non lokomotor. Demikian hasil penelitian di TK Assalam 2 Sukarame Bandar Lampung. ABSTRACT Motoric development is an ability related to the large muscles of the body and is used for movements such as walking, running, jumping and standing on one leg. However, there are still many children whose gross motor development has not developed optimally, which can be caused by the lack of supporting media and teachers who focus on academic activities such as reading, writing and arithmetic (calistung). Based on the results of pre-research in Assalam 2 Kindergarten with a total of 22 students, the average achievement of indicators is in the category of Starting to Develop (MB) with a percentage of 43.37%. Based on these problems, the outdoor learning method can be used to improve gross motor skills in children. The purpose of this study was to determine the application of outdoor learning in improving gross motor skills in early childhood at Assalam 2 Kindergarten Sukarame Bandar Lampung. In this study, the method used is the Classroom Action Research method or Classroom Action Research with the Kemmis and Mc Taggart model. This Classroom Action Research has an important role in improving learning if implemented properly and correctly. Classroom action research can also be said that the parties involved in this research try to develop abilities and detect and solve problems that occur in a learning process through meaningful classroom actions that are calculated to solve problems or can improve the situation and then carefully observe the implementation to measure the success of the action. Data collection techniques consist of observation, interviews, and documentation. Classroom action research data analysis consists of four stages: planning, implementation of actions, observation and reflection. Based on the results of Classroom Action Research (CAR) on the application of outdoor learning in improving the gross motor development of early childhood from 22 students at Assalam 2 Sukarame Kindergarten, Bandar Lampung, it can be concluded that the application of outdoor learning can improve gross motor skills in children. Based on the results of the study, children developed very well. This can be seen from the increase in gross motor skills which reached Very Well Developed with a percentage of 82.21%. Outdoor Learning at Assalam 2 Sukarame Kindergarten, Bandar Lampung is very good for improvingvi gross motor skills in the locomotor and non-locomotor aspects. These are the results of research at Assalam 2 Sukarame Kindergarten, Bandar Lampung.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Pendidikan Islam Anak Usia Dini |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Islam Anak Usia Dini |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 01 Sep 2026 07:16 |
| Last Modified: | 01 Sep 2026 07:16 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/46351 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


