TINJAUAN HUKUM EKONOMI SYARIAH TENTANG PENJUALAN PHOTOCARD PADA ALBUM K-POP (Studi pada Akun X Alletaapaw)

ARINDA, YUNITA (2026) TINJAUAN HUKUM EKONOMI SYARIAH TENTANG PENJUALAN PHOTOCARD PADA ALBUM K-POP (Studi pada Akun X Alletaapaw). Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of PUSAT 1 2 ARINDA YUNITA.pdf] PDF
Download (3MB)
[thumbnail of SKRIPSI ARINDA YUNITA.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

ABSTRAK Jual beli merupakan suatu perjanjian kontraktual di mana salah satu pihak mengikatkan diri untuk menyerahkan suatu benda, sedangkan pihak lain mengikatkan diri untuk membayar harga atas benda tersebut sesuai dengan yang telah disepakati. Dalam hukum ekonomi syariah, dikenal istilah gharar yang merujuk pada transaksi yang mengandung unsur ketidakpastian dan ketidakjelasan, sehingga berpotensi menimbulkan kerugian bagi salah satu pihak. Ketidakpastian tersebut dapat terjadi, misalnya, ketika benda yang diterima tidak sesuai dengan benda yang dikehendaki oleh pembeli. Dalam praktik jual beli photocard album K-Pop secara daring, sering terjadi ketidakjelasan mengenai gambar yang akan diterima oleh pembeli. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji: 1) praktik penjualan photocard secara daring melalui akun X Alletaapaw dan 2) tinjauan hukum ekonomi syariah terhadap praktik penjualan photocard secara daring tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan pendekatan deskriptif analitis. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Sumber data diperoleh dari data primer dan data sekunder. Penentuan populasi dan sampel dilakukan dengan teknik random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode berpikir induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik penjualan photocard secara daring dilakukan melalui akun media sosial X Alletaapaw, kemudian dilanjutkan dengan pendataan pemesanan melalui grup WhatsApp GO By Grace, dan selanjutnya transaksi serta pengiriman dilakukan melalui platform shopee milik penjual. Berdasarkan tinjauan hukum ekonomi syariah, praktik penjualan photocard secara daring pada akun X Alletaapaw belum sepenuhnya memenuhi rukun dan syarat jual beli yang sah. Hal ini disebabkan masih terdapat ketidakjelasan pada beberapa transaksi yang menimbulkan gharar, sehingga transaksi tersebut belum sesuai dengan prinsip-prinsip hukum jual beli dalam Islam. ABSTRACT Sale and purchase is a contractual agreement whereby one party undertakes to deliver a specific object, and the other party undertakes to pay the agreed price for the said object. In Islamic commercial law, the concept of gharar refers to transactions characterized by uncertainty and ambiguity, which may result in detriment to one of the contracting parties. Such uncertainty may arise, for instance, when the object received does not correspond to the object initially intended by the buyer. In the context of online photocard trading of K-Pop albums, ambiguity frequently occurs regarding the specific image that the buyer will receive. This study aims to examine: 1) the practice of online photocard sales conducted through the X account Alletaapaw and 2) the perspective of Islamic economic law on the aforementioned online photocard sales practice. This study employed a field research design with a descriptive analytical approach. A qualitative approach was utilized. Data were obtained from both primary and secondary sources. The population and sample were selected using a random sampling technique. Data collection techniques consisted of in-depth interviews and documentation. Data analysis was conducted using an inductive reasoning method. The findings of this study indicate that the practice of online photocard sales is initiated through the X account Alletaapaw, followed by order registration in the GO By Grace WhatsApp group, and subsequently the transaction and delivery are conducted through the seller’s shopee platform. From the perspective of Islamic economic law, the online photocard sales practice on the X account Alletaapaw does not fully fulfill the pillars and conditions of a valid sale and purchase contract. This is due to the existence of ambiguity in several transactions, which leads to gharar and thus renders the transaction non-compliant with the principles of Islamic commercial law.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah)
Divisions: Fakultas Syariah > Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah)
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 31 Aug 2026 03:11
Last Modified: 31 Aug 2026 03:11
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/46304

Actions (login required)

View Item View Item