APRILLIA, ANGGRAENI (2026) KOMUNIKASI LINTAS BUDAYA DALAM MEMPERKUAT TOLERANSI KEHIDUPAN BERAGAMA DI KECAMATAN SEPUTIH MATARAM LAMPUNG TENGAH. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
|
PDF
Download (3MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keberagaman suku, budaya dan agama yang terdapat di Kecamatan Seputih Mataram, Kabupaten Lampung Tengah. Keberagaman tersebut memerlukan komunikasi lintas budaya yang efektif agar tercipta kehidupan masyarakat yang harmonis dan toleran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fungsi komunikasi kehidupan beragama serta mengidentifikasikan faktor-faktor yang mendukung terbentuknya toleransi di Kecamatan Seputih Mataram. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap tokoh agama, tokoh masyarakat, serta masyarakat yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi lintas budaya berfungsi sebagai sarana membangun hubungan sosial, memperkuat rasa saling percaya, menyelesaikan perbedaan melalui musyawarah, dan meningkatkan sikap saling menghormati antarumat beragama. Faktorfaktor yang mendukung terbentuknya toleransi meliputi peran tokoh agama dan tokoh masyarakat, budaya gotong royong, komunikasi yang terbuka, serta partisipasi masyarakat dalam kegiatan sosial dan budaya. Dengan demikian, komunikasi lintas budaya memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga kerukunan dan memperkuat toleransi kehidupan beragama di Kecamatan Seputih Mataram. ABSTRACT This study aims to examine how intercultural communication strengthens religious tolerance in wirata Agung Mataram Village, Seputih Mataram District, Central Lampung Regency. This research uses a qualitative method ith a descriptive approach. Data were collected through intervies, observation, and documentation involving community members, community leaders, and religious leaders as informants. The results sho that intercultural communication in irata Agung Mataram Village occurs naturally in daily life through social interactions such as mutual cooperation, religious activities, and cultural events. The communication process serves several functions, including social function, bridging function, value socialization, entertainment function, and social integration. Through these functions, the community is able to build harmonious relationships, respect differences, and resolve conflicts through dialogue and deliberation. Furthermore, the value of tolerance is not only understood theoretically but also practiced in daily life and passed don to younger generations. The findings indicate that intercultural communication plays an important role in creating a harmonious, inclusive, and peaceful society in the context of religious and cultural diversity.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Komunikasi dan Penyiaran Islam |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Komunikasi dan Penyiaran Islam |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 26 Aug 2026 07:21 |
| Last Modified: | 26 Aug 2026 07:21 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/46265 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


