PENGEMBANGAN MODUL IPAS BERBASIS GAMIFIKASI BERNUANSA ISLAMI MATERI ENERGI DI SEKITAR KITA KELAS IV SD/MI

Septi, Inayatul Fadila (2026) PENGEMBANGAN MODUL IPAS BERBASIS GAMIFIKASI BERNUANSA ISLAMI MATERI ENERGI DI SEKITAR KITA KELAS IV SD/MI. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of Septi Inayatul Fadila 2211100187 bab 1 2.pdf] PDF
Download (10MB)
[thumbnail of SKRIPSI Septi Inayatul Fadila.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (9MB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilatar belakangi oleh penyajian dalam buku masih didominasi teks dan penugasan tertulis dengan tampilan yang kurang variatif serta minim aktivitas interaktif sehingga kurang menarik minat belajar siswa, buku belum menyediakan aktivitas pembelajaran yang bersifat permainan, tantangan, atau sistem penghargaan sehingga keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran masih rendah, serta materi energi dalam buku belum mengaitkan secara eksplisit nilai-nilai islami dan pengalaman kehidupan seharihari siswa sehingga pembelajaran kurang kontekstual dan bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan modul IPAS berbasis gamifikasi bernuansa Islami berdasarkan analisis kelemahan buku yang digunakan di sekolah, untuk mengetahui kelayakan modul yang dikembangkan, serta mengetahui respon peserta didik terhadap penggunaan modul tersebut. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Pada tahap analisis dilakukan identifikasi kebutuhan peserta didik, wawancara dengan guru, observasi pembelajaran, serta analisis kelemahan buku IPAS yang digunakan di sekolah. Produk yang dikembangkan berupa modul IPAS berbasis gamifikasi bernuansa Islami pada materi energi di sekitar kita untuk peserta didik kelas IV SD/MI. Kelayakan modul dinilai oleh ahli materi, ahli media, dan ahli bahasa, sedangkan uji coba produk dilakukan pada peserta didik kelas IV MI Al-Khairiyah untuk mengetahui respon peserta didik terhadap penggunaan modul. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil pengembangan bahan ajar Modul IPAS berbasis gamifikasi bernuansa islami telah dikembangkan dengan melakukan 5 tahapan yaitu analisis (analysis), perancangan (design), pengembangan (development), implementasi (implementation) dan evaluasi (evaluation). Setelah melewati 5 tahap yang telah dikembangkan maka modul di validasi oleh validator ahli dan di uji cobakan ke peserta didik untuk mengetahui kelayakan dan kemenarikan produk yang telah di desain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar berupa modul IPAS berbasis gamifikasi bernuansa islami memiliki kriteria ”sangat layak” digunakan. Hasil dari validasi kelayakan diperoleh sebagai berikut: Kelayakan validasi materi memperoleh skor persentase 86,95% dalam kriteria ”Sangat Layak” Kemudian untuk kelayakan validasi media pada Aspek kelayakan kegrafikan memperoleh skor persentase 86,57% dalam kriteria ”Sangat Layak” dan Aspek nuansa islami memperoleh skor persentase 86,36% dalam kriteria ”Sangat Layak”. Selanjutnya untuk kelayakan validasi bahasa memperoleh skor persentase 86,11% dalam kriteria ”Sangat Layak”. Kemudian respon peserta didik saat uji coba skala kecil mendapatkan skor persentase sebesar 82,25% dengan kriteria ”Sangat Layak”. Hasil respon peserta didik saat uji coba skala besar mendapatkan skor persentase sebesar 85,1% dengan kriteria ”Sangat Layak”. ABSTRACT This study was motivated by several weaknesses identified in the science and social studies (IPAS) textbook used at school. The presentation of the material is still dominated by text and written assignments, with less varied visual appearances and limited interactive activities, making it less attractive to students. The textbook also lacks learning activities in the form of games, challenges, or reward systems, resulting in low student engagement during the learning process. In addition, the energy topic presented in the textbook does not explicitly integrate Islamic values and students’ daily life experiences, making learning less contextual and meaningful. This study aims to develop an Islamic gamification-based IPAS module based on the analysis of the weaknesses of the textbook used in schools, determine the feasibility of the developed module, and identify students’ responses toward its use. This study employed a Research and Development (R&D) method using the ADDIE model, which consists of the Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation stages. The analysis stage involved identifying students’ needs, conducting teacher interviews, observing the learning process, and analyzing the weaknesses of the IPAS textbook used at school. The product developed was an Islamic gamification-based IPAS module on the topic “Energy Around Us” for fourth-grade elementary school students. The feasibility of the module was evaluated by material, media, and language experts, while product trials were conducted with fourth-grade students of MI Al-Khairiyah to determine their responses toward the module. Data were collected through observation, interviews, questionnaires, and documentation, and were analyzed using descriptive quantitative and qualitative techniques. The results showed that the Islamic gamification-based IPAS module was developed through the five stages of the ADDIE model: Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. After completing these stages, the module was validated by experts and tested on students to determine its feasibility and attractiveness. The findings indicated that the developed module was categorized as “Very Feasible” for use. The material expert validation obtained a percentage score of 86.95%, categorized as “Very Feasible.” Media expert validation showed a score of 86.57% for the graphic feasibility aspect and 86.36% for the Islamic values aspect, both categorized as “Very Feasible.” Language expert validation obtained a percentage score of 86.11%, also categorized as “Very Feasible.” Furthermore, students’ responses in the small-scale trial achieved a percentage score of 82.25%, while the large-scale trial obtained a score of 85.1%, both classified as “Very Feasible.”

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 24 Aug 2026 07:04
Last Modified: 24 Aug 2026 07:04
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/46232

Actions (login required)

View Item View Item