IMPLEMENTASI KODE ETIK JURNALISTIK DEWAN PERS NOMOR 6/PERATURAN–DP/V/2008 DALAM PEMBERITAAN MEDIA ONLINE LAMPUNG PRO

M., WINANDA AJI PANGESTU (2026) IMPLEMENTASI KODE ETIK JURNALISTIK DEWAN PERS NOMOR 6/PERATURAN–DP/V/2008 DALAM PEMBERITAAN MEDIA ONLINE LAMPUNG PRO. Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[thumbnail of BAB 1&2 DAPUS..pdf] PDF
Download (2MB)
[thumbnail of Skripsi M. Winanda Aji Pangestu.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran redaksi, penerapan 11 Pasal Kode Etik Jurnalistik berdasarkan Peraturan Dewan Pers Nomor 6/Peraturan-DP/V/2008, serta faktor pendukung dan penghambatnya dalam proses pemberitaan di Media Online Lampung Pro, Lampung Pro adalah salah satu media online portal berita pengusung semangat jurnalisme kebaikan dan perbaikan dengan berpijak pada kepentingan khalayak. Lampung Pro diasuh para jurnalis bersertifikat Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dari Dewan Pers.Jurnalis Lampung Pro dibekali kartu identitas dalam peliputan. Jurnalis tidak diperkenankan meminta imbalan dari peliputan.Pada saat melakukan prasurvei penelitian pihak Lampung Pro menyatakan memiliki kesulitan dalam menerapkan prinsip-prinsip jurnalistik yang professional khususnya dalam pemberitaan tanpa menyalahiaturan dan kodeetik. Kemudian dalam melakukan verifikasi fakta untuk mencegah berita hoax, Lampung Pro selalu melakukan konfirmasi kepada narasumber yang berkompeten dibidangnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif (field research) dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif di mana proses pengumpulan data dilakukan dengan melakukan observasi, wawancara, analisis dan dokumentasi. Penelitian kualitatif merupakan proses penelitian dengan mengamati, mengalisis dan menjelaskan suatu fenomena dengan Teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama: (1) Redaksi berperan sebagai pusat kendali editorial yang otonom, berfungsi sebagai gatekeeper, verifikator, dan pengawas etika yang secara tegas memisahkan logika korporasi dari logika jurnalistik; (2) Penerapan kesebelas pasal Kode Etik Jurnalistik dioperasionalkan secara sistematis melalui mekanisme verifikasi berlapis (cross-check), perlindungan identitas narasumber rentan, dan transparansi koreksi, yang juga beresonansi kuat dengan prinsip etika komunikasi Islam seperti tabayyun (verifikasi) dan shidq (kejujuran); (3) Faktor pendukung utama meliputi komitmen kepemimpinan, sistem kontrol.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Komunikasi dan Penyiaran Islam
Divisions: Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Komunikasi dan Penyiaran Islam
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 20 Aug 2026 04:45
Last Modified: 20 Aug 2026 04:45
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/46201

Actions (login required)

View Item View Item