Johana, Nurhaliza AY (2026) EFEKTIVITAS IMPLEMENTASI KEBIJAKAN BIOPORI DALAM TATA KELOLA LINGKUNGAN PERKOTAAN:STUDI KOTA BANDAR LAMPUNG PERSPEKTIFSIYASAH TANFIDZIYAH. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
|
PDF
Download (3MB) |
Abstract
ABSTRAK Penelitian ini menganalisis efektivitas implementasi Peraturan Daerah Kota Bandar Lampung Nomor 4 Tahun 2022 tentang Sistem Drainase, khususnya penerapan Lubang Resapan Biopori (LRB), dalam perspektif Siyasah Tanfidziyah. Meskipun berbagai penelitian telah membahas efektivitas teknis LRB, kajian sebelumnya umumnya masih berfokus pada aspek hidrologis, spasial, atau partisipasi masyarakat secara terpisah, sehingga belum mengintegrasikan evaluasi efektivitas kebijakan, kapasitas tata kelola, dan nilai-nilai normatif Siyasah Tanfidziyah. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus sosio-legal yang menggabungkan analisis hukum normatif dengan data empiris melalui wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi LRB belum berjalan optimal karena dipengaruhi oleh ketidaksesuaian antara skala intervensi dan kompleksitas banjir perkotaan, keterbatasan anggaran, lemahnya mekanisme pemantauan, serta rendahnya partisipasi masyarakat. Secara teknis, LRB efektif pada kondisi curah hujan rendah hingga sedang, namun kurang mampu mengurangi genangan saat hujan berintensitas tinggi. Temuan penelitian menegaskan bahwa efektivitas solusi berbasis alam bergantung pada integrasi desain kebijakan, kapasitas implementasi, dan pelembagaan partisipasi masyarakat. Dalam perspektif Siyasah Tanfidziyah, implementasi kebijakan belum sepenuhnya merealisasikan prinsip maslahah, 'adl, amanah, dan tanggung jawab pemerintah. Penelitian ini berkontribusi dengan menawarkan kerangka evaluasi yang mengintegrasikan dimensi teknis, tata kelola, dan normatif dalam analisis kebijakan lingkungan. ABSTRACT This study analyzes the effectiveness of implementing Bandar Lampung City Regional Regulation No. 4 of 2022 on the drainage system, particularly the application of Biopore Infiltration Holes (Lubang Resapan Biopori/BRH), through the normative framework of Siyasah Tanfidziyah. Although previous studies have examined the technical effectiveness of BRH, they have generally focused on hydrological aspects or community participation, leaving limited attention to the integration of policy effectiveness, governance capacity, and the normative principles of Siyasah Tanfidziyah. Employing a socio-legal case study approach, this research integrates normative legal analysis with empirical findings at the local level. The results indicate that the implementation of BRH remains suboptimal due to a mismatch between the scale of intervention and the complexity of urban flooding, limited budget allocation, weak monitoring mechanisms, and low community participation. BRH is effective only under low to moderate rainfall conditions and provides limited benefits during heavy rainfall. These findings demonstrate that the effectiveness of nature-based solutions depends on the integration of policy design, implementation capacity, and institutionalized community participation. From the perspective of Siyasah Tanfidziyah, the implementation has not fully realized the principles of public benefit (maslahah), justice ('adl), trust (amanah), and governmental responsibility. This study contributes by offering an integrated framework for evaluating environmental policy from technical, governance, and normative perspectives.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Siyasah (Hukum Tata Negara) |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Siyasah (Hukum Tata Negara) |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 19 Aug 2026 04:17 |
| Last Modified: | 19 Aug 2026 04:17 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/46170 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


