KONSEP AHLI KITAB DALAM SURAT AL-BAQARAH DAN AL-MAIDAH : ANALISI KOMPARATIF TAFSIR AL-AZHAR DAN AL-MANAR

FIKRI, FAZA ROHMAN (2026) KONSEP AHLI KITAB DALAM SURAT AL-BAQARAH DAN AL-MAIDAH : ANALISI KOMPARATIF TAFSIR AL-AZHAR DAN AL-MANAR. Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[thumbnail of ARTIKEL FIKRI FAZA ROHMAN.pdf] PDF
Download (3MB)

Abstract

Abstract The term ahl al-kitab refers to individuals who follow religious doctrines revealed through scriptures other than the Qur‟an. While many scholars and commentators argue that this term primarily pertains to adherents of Judaism and Christianity, some academic perspectives broaden this classification to include other groups with sacred scriptures.This study aims to compare the interpretations of Rasyid Ridha and Buya Hamka in their respective commentaries, Tafsir al-Manar and Tafsir al-Azhar, regarding the meaning and scope of the term ahl al-kitab in the Qur‟an.The research employs the muqāran (comparative) method, utilizing library research and documentation, with descriptive-qualitative data analysis. The findings indicate that both commentators share a similar understanding of the term ahl al-kitab in the Qur‟an, though with slight differences.Buya Hamka, in Tafsir al-Azhar, interprets ahl al 1 kitab as referring exclusively to Jews and Christians in general. Meanwhile, Rasyid Ridha, in Tafsir al-Manar, argues that the category is not limited to Jews and Christians but extends to other religious communities with divine scriptures, such as the Zoroastrians (Majūsī) and Sabians (Ṣābi‟ūn). Keywords: Ahli kitab, Tafsir Al-manar, Tafsir Al-Azhar. Abstrak Istilah "Ahli Kitab" merujuk pada individu yang mengikuti doktrin agama yang diwahyukan melalui kitab suci selain Al-Qur'an. Sementara banyak sarjana dan komentator berpendapat bahwa sebutan ini terutama berkaitan dengan penganut agama Yahudi dan Kristen, ada perspektif ilmiah yang memperluas klasifikasi ini untuk mencakup kelompok lain dengan kitab suci.Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan penafsiran Rasyid Ridha dan Buya hamka dalam tafsir Al-Manar dan tafsir Al-Azhar mengenai pengertian dan makna ahli kitab dalam Al-Qur'an.Penelitian ini menggunakan metode penelitian Muqarrin, dengan riset kepustakaan dan dokumentasi, dengan analisis data deskriptif-kualitatif.hasil penelitian menunjukan bahwa kedua penafsir ini memiliki pemahaman yang sama terhadap makna Ahli Kitab dalam Al-Qur'an, namun ada sedikit perbedaan. Buya Hamka dalam tafsir Al-Azhar menafsirkan bahwa Ahli kitab yang dimaksud dalam Al-Qur'an ialah orang-orang Yahudi dan Nasrani secara keseluruhan, sedangkan menurut Rasyid Ridha dalam tafsir Al-Manar menafsirkan bahwa tidak hanya Yahudi dan Nasrani saja yang masuk kedalam kategori Ahli Kitab akan tetapi agama agama yang lain yang memiliki kitab suci seperti Majusi dan Shabiin. Kata kunci: Ahli kitab, Tafsir Al-manar, Tafsir Al-Azhar © Author(s) 2024 This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Ilmu Al-Quran dan Tafsir
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Ilmu Al-Quran dan Tafsir
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 13 Aug 2026 03:33
Last Modified: 13 Aug 2026 03:33
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/46002

Actions (login required)

View Item View Item