AHMAD, MARLI BETA (2026) IMPLEMENTASI LAYANAN KONSELING KELOMPOK DENGAN TEKNIK DISKUSI DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS VIII DI SMP NEGERI 4 KRUI PESISIR BARAT LAMPUNG. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
|
PDF
Download (4MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya peserta didik kelas VIII di SMP Negeri 4 Krui Pesisir Barat Lampung yang menunjukkan rendahnya minat belajar. Permasalahan tersebut terlihat dari kurangnya respons peserta didik dalam pembelajaran, rendahnya perhatian saat guru menjelaskan materi, keterlambatan dalam mengumpulkan tugas, tidak mengerjakan pekerjaan rumah, serta kurangnya keaktifan dalam proses belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui langkah-langkah implementasi layanan konseling kelompok dengan teknik diskusi dalam meningkatkan minat belajar peserta didik kelas VIII serta untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan layanan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini diperoleh dari guru Bimbingan dan Konseling SMP Negeri 4 Krui Pesisir Barat Lampung. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif melalui proses pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi layanan konseling kelompok dengan teknik diskusi dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu identifikasi peserta didik yang memiliki minat belajar rendah, pembentukan kelompok, pelaksanaan diskusi kelompok, evaluasi, dan tindak lanjut. Dalam pelaksanaannya, guru BK berperan sebagai fasilitator yang mengarahkan peserta didik untuk menyampaikan pendapat, berbagi pengalaman belajar, mengungkapkan hambatan, dan mencari solusi bersama. Faktor pendukung layanan ini meliputi peran aktif guru BK, dukungan wali kelas dan guru mata pelajaran, serta karakteristik peserta didik yang senang berinteraksi dengan teman sebaya. Adapun faktor penghambatnya meliputi rasa malu, kurang percaya diri, sikap pasif peserta didik, keterbatasan waktu, serta kurangnya dukungan lingkungan keluarga. Dengan demikian, layanan konseling kelompok dengan teknik diskusi dapat menjadi salah satu strategi yang relevan dalam meningkatkan minat belajar peserta didik kelas VIII di SMP Negeri 4 Krui Pesisir Barat Lampung. ABSTRACT This study was motivated by the existence of eighth-grade students at SMP Negeri 4 Krui, Pesisir Barat, Lampung, who showed low learning interest. The problem was reflected in students’ lack of response during learning activities, low attention when the teacher explained the material, delays in submitting assignments, failure to complete homework, and low participation in the learning process. This study aimed to identify the steps in implementing group counseling services using discussion techniques to improve students’ learning interest and to determine the supporting and inhibiting factors in the implementation of the service. This research employed a qualitative approach with a descriptive research design. The data sources were obtained from the Guidance and Counseling teacher at SMP Negeri 4 Krui, Pesisir Barat, Lampung. Data were collected through interviews, observation, and documentation. The data were then analyzed descriptively through the stages of data collection, data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that the implementation of group counseling services using discussion techniques was carried out through several stages, namely identifying students with low learning interest, forming groups, conducting group discussions, evaluating the process, and providing follow-up. In its implementation, the Guidance and Counseling teacher acted as a facilitator who guided students to express their opinions, share learning experiences, reveal learning obstacles, and find solutions together. The supporting factors of this service included the active role of the Guidance and Counseling teacher, support from homeroom teachers and subject teachers, and the characteristics of students who enjoy interacting with peers. Meanwhile, the inhibiting factors included students’ shyness, lack of self-confidence, passive attitudes, limited time, and insufficient support from the family environment. Therefore, group counseling services using discussion techniques can be considered a relevant strategy to improve the learning interest of eighth-grade students at SMP Negeri 4 Krui, Pesisir Barat, Lampung.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Bimbingan Konseling |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Bimbingan Konseling |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 12 Aug 2026 02:27 |
| Last Modified: | 12 Aug 2026 02:27 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/45930 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


