ANALISIS PEMBELAJARAN IPAS KELAS V DENGAN PENDEKATAN BERDIFERENSIASI PADA KURIKULUM MERDEKA DI SD N 2 TANJUNG SENANG BANDAR LAMPUNG

TANIA, PERTIWI (2026) ANALISIS PEMBELAJARAN IPAS KELAS V DENGAN PENDEKATAN BERDIFERENSIASI PADA KURIKULUM MERDEKA DI SD N 2 TANJUNG SENANG BANDAR LAMPUNG. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of full skripsi TANIA PRATIWI PERPUS (1).pdf] PDF
Download (2MB)
[thumbnail of full skripsi TANIA PRATIWI (1).pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penerapan pembelajaran berdiferensiasi dalam Kurikulum Merdeka untuk mengakomodasi perbedaan karakteristik peserta didik, baik dari aspek kesiapan belajar, minat, maupun gaya belajar. Pembelajaran IPAS di sekolah dasar menuntut pendidik untuk menciptakan proses pembelajaran yang aktif, bermakna, dan berpusat pada peserta didik agar tujuan pembelajaran dapat tercapai secara optimal. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan pembelajaran IPAS kelas V dengan pendekatan pembelajaran berdiferensiasi pada Kurikulum Merdeka di SDN 2 Tanjung Senang Bandar Lampung, mengetahui penerapan diferensiasi pada aspek konten, proses, dan produk, mengidentifikasi kendala yang dihadapi pendidik, serta mengetahui upaya yang dilakukan untuk mengatasi kendala tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian terdiri atas guru kelas V dan peserta didik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan triangulasi waktu. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran IPAS dengan pendekatan pembelajaran berdiferensiasi di SDN 2 Tanjung Senang telah berjalan dengan baik. Guru menerapkan diferensiasi konten dengan menyesuaikan materi sesuai kebutuhan peserta didik, diferensiasi proses melalui penggunaan metode, media, dan aktivitas belajar yang bervariasi sesuai gaya belajar peserta didik, serta diferensiasi produk dengan memberikan berbagai pilihan bentuk tugas untuk menunjukkan pemahaman peserta didik. Kendala yang dihadapi pendidik meliputi keterbatasan waktu dalam mempersiapkan pembelajaran, keberagaman karakteristik peserta didik, serta pengelolaan kelas yang heterogen. Untuk mengatasi kendala tersebut, guru melakukan pemetaan kebutuhan belajar peserta didik, menggunakan media dan metode pembelajaran yang beragam, memberikan pendampingan kepada peserta didik, serta melakukaniv evaluasi secara berkelanjutan. Penerapan pembelajaran berdiferensiasi memberikan dampak positif terhadap keterlibatan, motivasi, dan keaktifan peserta didik dalam mengikuti pembelajaran IPAS sehingga proses pembelajaran menjadi lebih efektif, bermakna, dan berpusat pada peserta didik. ABSTRACT This study was motivated by the importance of implementing differentiated learning in the Merdeka Curriculum to accommodate students' diverse learning readiness, interests, and learning styles. Science and Social Studies (IPAS) learning at the elementary school level requires teachers to create meaningful, active, and studentcentered learning experiences to achieve optimal learning outcomes. Therefore, this study aimed to analyze the implementation of differentiated learning in fifth-grade IPAS classes at SDN 2 Tanjung Senang, Bandar Lampung, identify the application of differentiation in content, process, and product, determine the challenges encountered by teachers, and describe the efforts made to overcome those challenges. This research employed a descriptive qualitative approach. The research subjects consisted of the fifth-grade teacher and students. Data were collected through observation, interviews, and documentation. Data validity was ensured through source triangulation, technique triangulation, and time triangulation. The data were analyzed using data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The findings showed that differentiated learning in IPAS had been implemented effectively. Teachers applied content differentiation by adjusting learning materials to students' needs, process differentiation by using various instructional methods, media, and learning activities according to students' learning styles, and product differentiation by providing different assignment options to demonstrate students' understanding. The main challenges included limited preparation time, diverse student characteristics, and heterogeneous classroom management. To overcome these challenges, teachers identified students' learning needs, applied varied instructional strategies and media, provided continuous guidance, and conducted ongoing evaluations. The implementation of differentiated learning positively improved students' participation, motivation, and engagement in IPAS learning, resulting in a more effective, meaningful, and student-centered learning process.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 11 Aug 2026 03:39
Last Modified: 11 Aug 2026 03:39
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/45876

Actions (login required)

View Item View Item