ANALISIS HUKUM EKONOMI SYARIAH TERHADAP JUAL BELI PESANAN PAPAN KAYU (Studi Pada Cantika Furniture Pekon Sukarame Kecamatan Talang Padang Tanggamus)

MUHAMMAD, YOSEP VANDJAVA (2026) ANALISIS HUKUM EKONOMI SYARIAH TERHADAP JUAL BELI PESANAN PAPAN KAYU (Studi Pada Cantika Furniture Pekon Sukarame Kecamatan Talang Padang Tanggamus). Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of MUHAMMAD YOSEP VANDJAVA.pdf] PDF
Download (7MB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik jual beli pesanan papan kayu pada Cantika Furniture Pekon Sukarame Kecamatan Talang Padang Tanggamus dalam perspektif Hukum Ekonomi Syariah. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya praktik jual beli pesanan menggunakan akad istishna' serta ditemukannya kendala berupa keterlambatan penyelesaian pesanan dan ketidaksesuaian ukuran barang dengan spesifikasi yang telah disepakati. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari pemilik usaha dan konsumen Cantika Furniture. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik jual beli pesanan papan kayu di Cantika Furniture telah menerapkan akad istishna' dengan adanya kesepakatan mengenai spesifikasi barang, harga, sistem pembayaran, dan waktu penyerahan. Praktik tersebut pada dasarnya telah sesuai dengan prinsip Hukum Ekonomi Syariah. Namun, ditemukan kendala berupa keterlambatan penyelesaian pesanan dan ketidaksesuaian ukuran barang. Permasalahan tersebut diselesaikan melalui musyawarah, komunikasi terbuka, serta penggantian barang yang tidak sesuai. Penyelesaian ini mencerminkan prinsip amanah, kejujuran, keadilan, dan kerelaan sehingga akad tetap sah menurut Hukum Ekonomi Syariah. ABSTARCT This study aims to analyze the practice of buying and selling wooden board orders at Cantika Furniture, Pekon Sukarame, Talang Padang District, Tanggamus, from the perspective of Sharia Economic Law. This study is motivated by the practice of buying and selling orders using the istishna' contract and the discovery of obstacles in the form of delays in order completion and mismatches in the size of the goods with the agreed specifications. This study uses a qualitative method with a descriptive approach. Data were obtained through observation, interviews, and documentation. Research informants consisted of business owners and consumers of Cantika Furniture. Data analysis used the Miles and Huberman model through data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that the practice of buying and selling wooden board orders at Cantika Furniture has implemented the istishna' contract with an agreement on the specifications of the goods, prices, payment systems, and delivery times. This practice is basically in accordance with the principles of Sharia Economic Law. However, obstacles were found in the form of delays in order completion and mismatches in the size of the goods. These problems were resolved through deliberation, open communication, and replacement of unsuitable goods. This settlement reflects the principles of trust, honesty, justice, and willingness, ensuring that the contract remains valid under Sharia Economic Law.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah)
Divisions: Fakultas Syariah > Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah)
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 10 Aug 2026 06:33
Last Modified: 10 Aug 2026 06:33
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/45846

Actions (login required)

View Item View Item