Angga, Kurniawan (2026) RANCANG BANGUN SISTEM PENGADUAN KERUSAKAN FASILITAS BERBASIS WEBSITE PADA KEJAKSAAN TINGGI LAMPUNG MENGGUNAKAN METODE EXTREME PROGRAMIING. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
|
PDF
Download (10MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (10MB) |
Abstract
ABSTRAK Pengelolaan fasilitas yang baik merupakan salah satu faktor penting dalam menunjang kelancaran kegiatan operasional pada suatu instansi. Di lingkungan Kejaksaan Tinggi Lampung, proses pelaporan kerusakan fasilitas masih dilakukan melalui Nota Dinas pada aplikasi SIPEDE yang harus melewati tahapan disposisi berjenjang dari pimpinan hingga bagian umum. Proses tersebut menyebabkan penanganan kerusakan fasilitas menjadi kurang optimal karena membutuhkan waktu yang relatif lama. Selain itu, laporan yang disampaikan seringkali kurang detail sehingga petugas harus melakukan pengecekan ulang di lapangan, serta pelapor tidak dapat mengetahui perkembangan penanganan kerusakan secara real-time. Kondisi ini berpotensi menyebabkan keterlambatan perbaikan dan kurang optimalnya pengelolaan fasilitas di lingkungan instansi. Oleh karena itu, diperlukan sebuah sistem yang mampu mempermudah proses pelaporan, pendataan, serta pemantauan kerusakan fasilitas secara lebih efektif, terstruktur, dan transparan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem pengaduan kerusakan fasilitas berbasis website pada Kejaksaan Tinggi Lampung dengan menggunakan metode Extreme Programming (XP). Metode ini dipilih karena mampu mendukung pengembangan perangkat lunak secara cepat, fleksibel, serta adaptif terhadap perubahan kebutuhan pengguna melalui siklus pengembangan yang iteratif. Tahapan dalam metode XP meliputi perencanaan (planning), perancangan (design), pengkodean (coding), dan pengujian (testing). Dalam proses penelitian, teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi pustaka untuk memperoleh informasi yang berkaitan dengan kebutuhan sistem dan proses pelaporan kerusakan fasilitas yang berjalan saat ini. Selanjutnya, sistem yang dikembangkan dirancang menggunakan pendekatan pemodelan seperti use case diagram, activity diagram, dan class diagram untuk menggambarkan alur kerja sistem serta hubungan antar komponen yang terlibat. Hasil dari penelitian ini berupa sistem pengaduan kerusakan fasilitas berbasis website yang dapat digunakan oleh pegawai untuk melaporkan kerusakan fasilitas secara lebih mudah dengan menyertakan informasi yang lebih lengkap, seperti lokasi kerusakan, deskripsi kerusakan, dan bukti foto. Sistem juga menyediakan fitur pengelolaan laporan bagi admin, pemantauan status laporan secara real time, pengelolaan data fasilitas, serta penyajian statistik laporan kerusakan. Pengujian sistem dilakukan menggunakan metode Black Box Testing untuk memastikan bahwa setiap fungsi pada sistem berjalan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Berdasarkan hasil pengembangan dan pengujian yang dilakukan, sistem yang dibangun mampu membantu mempercepat proses pelaporan kerusakan fasilitas, meningkatkan dokumentasi data kerusakan secara terstruktur, serta memberikan transparansi informasi terkait proses penanganan laporan. Dengan demikian, sistem ini diharapkan dapat mendukung pengelolaan fasilitas di lingkungan Kejaksaan Tinggi Lampung menjadi lebih efektif dan efisien. Kata Kunci: Sistem Pengaduan, Kerusakan Fasilitas, Website, Extreme Programming, Sistem Informasi. ABSTRACT Good facility management is one of the important factors in supporting the smooth operation of activities within an institution. At the Lampung High Prosecutor’s Office, the process of reporting facility damage is still carried out through an official memorandum (Nota Dinas) in the SIPEDE application, which must go through a hierarchical disposition process from the leadership to the general affairs section. This process causes the handling of facility damage to be less optimal because it requires a relatively long time, the report information is often less detailed, and the reporter cannot monitor the status of the damage handling in real time. Therefore, a system is needed to facilitate the process of reporting and managing facility damage in a more effective and structured manner. This study aims to design and develop a website-based facility damage complaint system at the Lampung High Prosecutor’s Office using the Extreme Programming (XP) method. The XP method was chosen because it supports a fast, flexible, and adaptive software development process to accommodate changes in user requirements through the stages of planning, design, coding, and testing. The data collection techniques used in this research include observation, interviews, and literature studies to obtain information related to system requirements. The result of this study is a website-based facility damage complaint system that allows employees to report facility damage by including detailed information such as location, description of the damage, and photo evidence. The system also provides features for report management by the admin, real time monitoring of report status, facility data management, and the presentation of damage report statistics. System testing was conducted using the Black Box Testing method to ensure that each function in the system runs according to user requirements. Based on the results of the development and testing that have been carried out, the system is able to help make the reporting process faster, ensure that damage data is well documented, and increase transparency of information related to the handling of facility damage reports. Keywords: Complaint System, Facility Damage, Website, Extreme Programming, Information System.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Sistem Informasi |
| Divisions: | Fakultas Sains dan Teknologi > Sistem Informasi |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 06 Aug 2026 04:45 |
| Last Modified: | 06 Aug 2026 04:45 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/45800 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


