SHELA, SAFRINA (2026) HUBUNGAN ANTARA POLA ASUH OTORITER ORANG TUA DAN KECENDERUNGAN KECANDUAN GADGET DENGAN KESEHATAN MENTAL REMAJA. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
|
PDF
Download (5MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (6MB) |
Abstract
Masa remaja merupakan fase transisi kritis yang rentan terhadap ketidakstabilan emosional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola asuh otoriter orang tua dan tingkat kecanduan gadget dengan kesehatan mental pada remaja. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda menggunakan software JASP dan Jamovi. Sampel penelitian berjumlah 113 remaja (usia 13–21 tahun) di Provinsi Lampung yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan tiga instrumen modifikasi yang telah valid dan reliabel, yaitu: skala kesehatan mental remaja sebanyak 10 aitem (α = 0.798), skala pola asuh otoriter orang tua sebanyak 23 aitem (α = 0.854), dan skala tingkat kecanduan gadget sebanyak 24 aitem (α = 0.940). Hasil uji hipotesis pertama (simultan) menunjukkan nilai F = 335 (p < 0.001), yang berarti pola asuh otoriter dan kecanduan gadget secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kesehatan mental remaja. Uji parsial kedua menunjukkan hubungan negatif yang signifikan antara pola asuh otoriter dan kesehatan mental (r = -0,503; p < 0.001). Uji parsial ketiga juga menunjukkan pengaruh negatif yang signifikan antara kecanduan gadget dengan kesehatan mental (p < 0.001). Variabel pola asuh otoriter memberikan sumbangan efektif sebesar 3.89%, sedangkan kecanduan gadget memberikan kontribusi sebesar 33.9% terhadap kesehatan mental remaja. Kata Kunci: Kesehatan Mental Remaja, Pola Asuh Otoriter, Kecanduan Gadget. ABSTRACT Adolescence is a critical transitional phase prone to emotional instability. This study aims to determine the correlation between authoritarian parenting style and gadget addiction with mental health among adolescents. The research method used is quantitative with multiple linear regression analysis using JASP and Jamovi software. The research sample consisted of 113 adolescents (aged 13–21 years) in Lampung Province, selected through a purposive sampling technique. Data were collected using three modified instruments that have been proven valid and reliable, namely: the adolescent mental health scale with 10 items (α = 0.798), the authoritarian parenting style scale with 23 items (α = 0.854), and the gadget addiction level scale with 24 items (α = 0.940). The results of the first (simultaneous) hypothesis test showed an F-value of 335 (p < 0.001), indicating that authoritarian parenting and gadget addiction simultaneously have a significant effect on adolescent mental health. The second partial test revealed a significant negative relationship between authoritarian parenting and mental health (r = -0.503; p < 0.001). The third partial test also showed a significant negative effect of gadget addiction on mental health (p < 0.001). Authoritarian parenting style contributed an effective variance of 38.9%, while gadget addiction contributed 33.9% to adolescent mental health. Keywords: Adolescent Mental Health, Authoritarian Parenting, Gadget Addiction.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Psikologi Islam |
| Divisions: | Psikologi Islam > Psikologi Islam |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 04 Aug 2026 08:55 |
| Last Modified: | 04 Aug 2026 08:55 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/45709 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


