EKA, FATIMAH (2026) ANALISIS PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI, UPAH MINIMUM PROVINSI (UMP), DAN ANGKA HARAPAN HIDUP (AHH) TERHADAP KETIMPANGAN PENDAPATAN ASLI DAERAH SE- SUMATERA DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM (ANALISIS DATA PANEL 2018-2024). Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
|
PDF
Download (4MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
ABSTRAK Ketimpangan pendapatan mencerminkan ketidakmerataan pendapatan distribusi masyarakat yang dipengaruhi pembangunan, heterogenitas etnis dan kegagalan pemerintah. Apabila terjadi secara terus menerus akan berdampak kemiskinan, kriminalitas, dan kecemburuan sosial. permasalahan ini terjadi di negara maju maupun di negara berkembang seperti Indonesia. Pemerataan dapat mengurangi ketimpangan. Namun membutuhkan dukungan Pertumbuhan Ekonomi, keterlibatan SDM sangat berpengaruh terutama memberikan kesempatan hidup (AHH) dan penetapan UMP yang adil sekaligus mencegah kemiskinan dikalangan pekerja. kenyataannya, di beberapa wilayah Indonesia, khususnya di Pulau Sumatera, peningkatan Pertumbuhan Ekonomi, Upah Minimum Provinsi, dan Angka Harapan Hidup justru tidak sejalan dengan penurunan ketimpangan pendapatan. Dengan demikian, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Upah Minimum Provinsi, dan Angka Harapan Hidup terhadap ketimpangan pendapatan asli daerah Sumatera 2018-2024 Penelitian ini disajikan dalam bentuk data time series selama 2018-2024 tahun menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan analisis Data Panel memakai alat bantu analisis yakni Eviews 10. Teknik pengambilan sampel menggunakan purpose sampling dengan kriteria sampelnya yaitu Pertumbuhan Ekonomi, Upah Minimum Provinsi, dan Angka Harapan Hidup dan ketimpangan pendapatan. Hasil uji simultan menunjukkan bahwa variabel bebas yakni Pertumbuhan Ekonomi, Upah Minimum Provinsi, dan Angka Harapan Hidup secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap variabel ketimpangan pendapatan asli daerah sumatera 2018-2024. Dalam tinjauan perspektif ekonomi islam, masing-masing variabel pada penelitian ini telah memiliki keterkaitan atau dapat dikatakan mengandung unsur prinsip ekonomi islam. Peningkatan pertumbuhan ekonomi dan kebijakan upah sebagai kunci pembangunan SDM dalam memberikan kesejahteraan masyarakat, keadilan dan kesetaraan gender. Dalam hal ini tentu sesui dengan syari’at islam dengan niat serta tujuan untuk mencapai kesejahteraan yang falah bagi semua. Kata Kunci: Pertumbuhan Ekonomi, Upah Minimum Provinsi, Angka Harapan Hidup, Ketimpangan Pendapatan ABSTRACT Income inequality reflects the uneven distribution of income in society, influenced by development, ethnic heterogeneity, and government failure. If it persists, it will lead to poverty, crime, and social jealousy. This problem occurs in both developed and developing countries like Indonesia. Equality can reduce inequality. However, it requires the support of economic growth, and the involvement of human resources is very influential, especially in providing a fair living opportunity (AHH) and establishing a fair minimum wage (UMP), while preventing poverty among workers. In reality, in several regions of Indonesia, particularly on the island of Sumatra, increases in economic growth, provincial minimum wages, and life expectancy are not in line with a decrease in income inequality. Thus, this study aims to determine the effect of Economic Growth, Provincial Minimum Wage, and Life Expectancy on regional income inequality in Sumatra from 2018 to 2024. This study presents time series data for 2018-2024 using a descriptive quantitative method with panel data analysis using Eviews 10. The sampling technique used was purposeful sampling, with the sample criteria being Economic Growth, Provincial Minimum Wage, Life Expectancy, and income inequality. The results of the simultaneous test indicate that the independent variables, namely Economic Growth, Provincial Minimum Wage, and Life Expectancy, jointly have a significant effect on regional income inequality in Sumatra from 2018 to 2024. From an Islamic economic perspective, each variable in this study is interconnected and can be said to contain elements of Islamic economic principles. Increasing economic growth and wage policies are key to human resource development in providing social welfare, justice, and gender equality. This is in accordance with Islamic sharia, with the intention and goal of achieving prosperity that is beneficial for all. Keywords: Economic Growth, Provincial Minimum Wage, Life Expectancy, Incom Inequality
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Ekonomi Islam |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Ekonomi Islam |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 04 Aug 2026 08:27 |
| Last Modified: | 04 Aug 2026 08:27 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/45702 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


