MUHAMMAD, ALFAN FAUZI (2026) STUDI ARSITEKTUR SARANG RAYAP Nasutitermes matangensis DI PULAU SEBUKU LAMPUNG SELATAN. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
|
PDF
Download (4MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
ABSTRAK Permasalahan terkait pemahaman terhadap arsitektur rayap masih terbatas, khususnya pada skala pulau kecil pesisir seperti Pulau Sebuku di Lampung Selatan, yang memiliki karakteristik lingkungan yang beragam yang dapat memengaruhi struktur sarang rayap. Rayap Nasutitermes matangensis dikenal sebagai serangga sosial yang membangun sarang kompleks sebagai bentuk adaptasi terhadap lingkungan, sehingga penting untuk dikaji lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari struktur arsitektur sarang Nasutitermes matangensis dan membedakan struktur berdasarkan ukurannya (kecil, sedang, dan besar). Studi ini menggunakan metodologi kualitatif dengan pendekatan studi kasus deskriptif. Sarang rayap yang ditentukan secara purposive sampling diamati secara langsung. Data yang dikumpulkan mencakup kedua struktur sarang dalam dan luar, serta faktor-faktor lingkungan yang memengaruhi pembentukan sarang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa arsitektur sarang Nasutitermes matangensis terdiri dari dinding sarang, ventilasi udara, liang kembara, lorong labirin, dan ruang pembibitan. Sarang tersebut ditemukan di pohon kelapa (Cocos nucifera) yang merupakan substrat utama di wilayah pesisir Pulau Sebuku. Sarang kecil berbentuk setengah lingkaran, sarang sedang berbentuk oval, dan sarang besar berbentuk lonjong memanjang. Perbedaan ini didasarkan pada ukuran sarang. Meskipun memiliki komponen struktural yang sama, sarang yang lebih besar menunjukkan kapasitas ruang yang lebih besar dan kompleksitas struktural yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan sarang yang lebih kecil. ABSTRACT Understanding of termite architecture remains limited, particularly on small coastal islands such as Sebuku Island in South Lampung, which has diverse environmental characteristics that can influence termite nest structures. The termite Nasutitermes matangensis is known as a social insect that builds complex nests as an adaptation to its environment, making it important to study further. This study aims to examine the architectural structure of Nasutitermes matangensis nests and to classify these structures based on their size (small, medium, and large). The study employs a qualitative methodology using a descriptive case study approach. Termite nests selected via purposive sampling were observed directly. The data collected included both internal and external nest structures, as well as environmental factors influencing nest formation. The results of the study indicate that the nest architecture of Nasutitermes matangensis consists of nest walls, air vents, foraging tunnels, labyrinthine passages, and brood chambers. These nests were found in coconut trees (Cocos nucifera), which are the primary substrate in the coastal areas of Sebuku Island. Small nests are semicircular, medium nests are oval, and large nests are elongated and oblong. These differences are based on nest size. Although they share the same structural components, larger nests exhibit greater spatial capacity and higher structural complexity compared to smaller nests.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Pendidikan Biologi |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Biologi |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 04 Aug 2026 03:19 |
| Last Modified: | 04 Aug 2026 03:19 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/45650 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


