MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL KONSEP BILANGAN MELALUI MODEL PEMBELAJARAN NUMBERED HEADS TOGETHER DI TK BAKTI 2 ARRUSYDAH BANDAR LAMPUNG

ALDA, SYAHVIRA (2026) MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL KONSEP BILANGAN MELALUI MODEL PEMBELAJARAN NUMBERED HEADS TOGETHER DI TK BAKTI 2 ARRUSYDAH BANDAR LAMPUNG. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of PUSAT 1 2 ALDA.pdf] PDF
Download (5MB)
[thumbnail of SKRIPSI ALDA SYAHVIRA.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep bilangan pada peserta didik melalui kegiatan pemahaman konsep bilangan melalui model Pembelajaran Numbered Head Together. Hal ini didasari karena adanya permasalahan bahwa sebagian anak belum mampu mengenali simbol angka secara konsisten, mengalami kesulitan menghitung benda secara urut, serta belum mampu menghubungkan konsep bilangan dengan konteks cerita atau situasi nyata. Kondisi ini menunjukkan perlunya inovasi pembelajaran yang lebih menarik, bermakna, dan sesuai dengan tahap perkembangan kognitif anak. Oleh karena itu peneliti akan melakukan penelitian tentang Meningkatkan Kemampuan Mengenal Konsep Bilangan Melalui Model Pembelajaran Numbered Head Together di TK Bakti 2 Arrusydah. Penelitian yang dilakukan ialah penelitian Tindakan Kelas (PTK) . Menurut W.R Borg, penelitian tindakan kelas atau classroom action research bukan bertujuan untuk mencapai pengetahuan umum dalam bidang pendidikan, tetapi upaya peningkatan dan perbaikan yang dilakukan oleh seorang guru terhadap proses pembelajaran melalui Model Pembelajaran Numbered Head Together di TK Bakti 2 Arrusydah Bandar Lampung. Model PTK Kemmis dan McTaggart dalam Mu’alimin juga memiliki empat komponen dalam satu siklus dengan penyatuan tindakan dan observasi, yaitu (1) perencanaan, (2) tindakan (3) Pengamatan/observasi, dan (4) refleksi. Setelah satu siklus selesai, bisa dilanjutkan dengan merevisi atau merancang kembali pelaksanaan siklus terdahulu. Penelitian ini terdiri dari 2 siklus yaitu siklus 1 dan siklus 2 dengan setiap siklus 2 kali pertemuan. Teknik pengumpulan data yakni observasi, wawancara, dan dokumentasi, subjek pada penelitian ini adalah 1 guru dan 10 peserta didik kelas yusuf. Keabsahan data dilakukan dengan telaah model Tindakan dan validasi data. Analisis dan interpretasi data dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan Kesimpulan. Dari hasil observasi pra penelitian menunjukan bahwa peserta didik yang berkriteria baik masih di angka presentase (20%). Setelah adanya Tindakan siklus 1 kemampuan pemahaman konsep bilangan meningkat berada pada kategori Mulai Berkembang (MB) dengan persentase menjadi (30%). Pada siklus 2 kemampuan pemahaman konsep bilangan meningkat berada pada kategori Mulai Berkembang (MB) dengan persentase meningkat menjadi (80%). Dapat disimpulkan bahwa melalui kegiatan kemampuan pemahaman konsep bilangan di TK Bakti 2 Arrusydah Bandar Lampung. ABSTRACT This research aims to improve the ability to understand number concepts in students through number concept understanding activities through the Numbered Head Together Learning model. This is based on the problem that some children are not able to recognize number symbols consistently, have difficulty counting objects in order, and are not able to relate the concept of numbers to the context of stories or real situations. This condition shows the need for learning innovations that are more interesting, meaningful, and in accordance with the stage of children's cognitive development. Therefore, the researcher will conduct research on Improving the Ability to Recognize Number Concepts Through the Numbered Head Together Learning Model at Bakti 2 Arrusydah Kindergarten. The research carried out was Class Action (PTK) research. According to W.R Borg, classroom action research does not aim to achieve general knowledge in the field of education, but an effort to improve and improve the learning process by a teacher through the Numbered Head Together Learning Model at Bakti 2 Arrusydah Bandar Lampung Kindergarten. The PTK Kemmis and McTaggart model in Mu'alimin also has four components in one cycle with the unification of actions and observations, namely (1) planning, (2) action, (3) observation, and (4) reflection. After one cycle is completed, it can be continued by revising or redesigning the implementation of the previous cycle. This research consists of 2 cycles, namely cycle 1 and cycle 2 with each cycle 2 meetings. The data collection techniques are observation, interviews, and documentation, the subjects in this study are 1 teacher and 10 students of the Yusuf class. The validity of the data is carried out by analyzing the action model and validating the data. Data analysis and interpretation with the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawn. The results of pre-research observations show that students with good criteria are still in the percentage (20%). After the 1st cycle of action, the ability to understand the concept of numbers increased to the category of Starting to Develop (MB) with a percentage of (30%). In cycle 2, the ability to understand the concept of numbers increased in the category of Starting to Develop (MB) with the percentage increasing to (80%). It can be concluded that through the activity of understanding the concept of numbers at Kindergarten Bakti 2 Arrusydah Bandar Lampung.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 03 Aug 2026 09:55
Last Modified: 03 Aug 2026 09:55
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/45624

Actions (login required)

View Item View Item