PERSEPSI MAHASISWA UIN RADEN INTAN LAMPUNG TERHADAP WANITA BERCADAR DAN RELEVANSINYA DENGAN RADIKALISME

HAMRI, JAYA MUSTI (2026) PERSEPSI MAHASISWA UIN RADEN INTAN LAMPUNG TERHADAP WANITA BERCADAR DAN RELEVANSINYA DENGAN RADIKALISME. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of Skripsi 2.pdf] PDF
Download (6MB)
[thumbnail of Skripsi HAMRI JAYA MUSTI.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (6MB)

Abstract

ABSTRAK Wanita bercadar sering kali menjadi objek berbagai persepsi di masyarakat dan tidak jarang dikaitkan dengan isu radikalisme. Persepsi tersebut dapat terbentuk melalui pengalaman interaksi secara langsung maupun informasi yang diperoleh dari lingkungan sosial dan media. Fenomena ini juga ditemukan di lingkungan perguruan tinggi, di mana mahasiswa memiliki pandangan yang beragam terhadap wanita bercadar. Berdasarkan fenomena tersebut, penelitian ini menarik untuk dikaji dengan berangkat dari rumusan masalah, yaitu bagaimana persepsi mahasiswa UIN Raden Intan Lampung terhadap wanita bercadar dan bagaimana relevansinya dengan radikalisme. Jenis penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab angkatan 2025. Teknik purposive sampling digunakan dalam pemilihan informan penelitian, sehingga diperoleh 8 informan yang memenuhi kriteria yang telah ditentukan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Penelitian ini menggunakan teori persepsi sosial Wrigthsman and Deaux, meliputi aspek pribadi, situasi, dan perilaku, serta Teori Relevansi Sperber dan Wilson melalui konsep Meaning-That (MT) dan Showing-That (ST). Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi mahasiswa terhadap wanita bercadar cenderung positif. Pada aspek pribadi, mahasiswi bercadar dipandang sebagai sosok yang memiliki komitmen dan konsistensi dalam menjalankan keyakinan agamanya. Persepsi tersebut menumbuhkan rasa kagum dan penghargaan terhadap pilihan yang mereka ambil, bahkan mendorong sebagian mahasiswa untuk melakukan refleksi diri dan lebih meningkatkan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari. Pada aspek situasi, pengalaman interaksi secara langsung di lingkungan kampus menjadi faktor penting dalam pembentukan persepsi mahasiswa, sehingga mereka memperoleh pemahaman yang lebih nyata mengenai wanita bercadar. Pada aspek perilaku, mereka dinilai mampu berinteraksi dan bekerja sama dengan mahasiswa lainnya. Adapun relevansi antara wanita bercadar dan radikalisme menunjukkan bahwa mahasiswa mengetahui adanya stigma yang berkembang di masyarakat, namun pada umumnya tidak menyetujui pengaitan secara langsung antara penggunaan cadar dengan paham radikal. Kata Kunci: Persepsi Mahasiswa, Wanita Bercadar, Radikalisme. ABSTRACT Women wearing the niqab are often the subject of various perceptions in society and are frequently associated with issues of radicalism. These perceptions may be formed through direct interaction experiences as well as information obtained from social environments and the media. This phenomenon is also found in higher education settings, where students have diverse views toward women wearing the niqab. Based on this phenomenon, this study is considered important to investigate by addressing the following research questions: how do students at UIN Raden Intan Lampung perceive women wearing the niqab, and how is the relevance between women wearing the niqab and radicalism understood? This study employed a descriptive qualitative field research approach. The subjects of this study were students of the Arabic Language Education Study Program, class of 2025. Informants were selected through purposive sampling, resulting in eight informants who met the established criteria. Data were collected through interviews, observations, and documentation and were analyzed using Miles and Huberman's interactive model, which consists of data reduction, data display, and conclusion drawing. This study applied Wrigthsman and Deaux Social Perception Theory, encompassing personal, situational, and behavioral aspects, as well as Sperber and Wilson's Relevance Theory through the concepts of Meaning That (MT) and Showing-That (ST). The findings indicate that students' perceptions of women who wear the niqab are generally positive. From the personal aspect, women wearing the niqab are perceived as individuals who demonstrate commitment and consistency in practicing their religious beliefs. This perception fosters feelings of admiration and appreciation for their choice and even encourages some students to engage in self-reflection and strengthen their religious values in everyday life. From the situational aspect, direct interaction within the campus environment serves as an important factor in shaping students' perceptions, enabling them to develop a more realistic understanding of women who wear the niqab. From the behavioral aspect, women wearing the niqab are perceived as being able to interact, communicate, and collaborate effectively with other students. Furthermore, regarding the relevance between women who wear the niqab and radicalism, the findings reveal that although students are aware of the stigma associating the niqab with radicalism that exists in society, they generally reject the assumption that wearing the niqab can be directly linked to radical ideology. Keywords: Student Perception, Women Wearing the Niqab, Radicalism.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Komunikasi dan Penyiaran Islam
Divisions: Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Komunikasi dan Penyiaran Islam
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 03 Aug 2026 02:29
Last Modified: 03 Aug 2026 02:29
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/45548

Actions (login required)

View Item View Item