ANALISIS HUKUM ISLAM TENTANG KEDUDUKAN ANAK PEREMPUAN DALAM SISTEM WARIS ADAT BESEMAH (Studi di Desa Tanjung Agung Kecamatan Sukamerindu Kabupaten Lahat Sumatera Selatan)

M. IKBAL, SEPTIAWAN (2026) ANALISIS HUKUM ISLAM TENTANG KEDUDUKAN ANAK PEREMPUAN DALAM SISTEM WARIS ADAT BESEMAH (Studi di Desa Tanjung Agung Kecamatan Sukamerindu Kabupaten Lahat Sumatera Selatan). Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of Bisaa (DipulihkanOtomatis) (3).pdf] PDF
Download (11MB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini membahas kedudukan anak perempuan dalam sistem kewarisan adat Besemah di Desa Tanjung Agung serta analisisnya dalam perspektif hukum waris Islam. Permasalahan penelitian muncul karena adanya perbedaan antara ketentuan hukum waris Islam yang memberikan hak kepada anak perempuan sebagai ahli waris dengan praktik adat Besemah yang lebih mengutamakan anak laki-laki dalam penerimaan harta warisan keluarga. Fokus penelitian ini adalah mengkaji praktik pembagian warisan dalam masyarakat adat Besemah, kedudukan hukum anak perempuan sebagai ahli waris menurut adat yang berlaku, serta menganalisis kesesuaian praktik tersebut dengan ketentuan hukum waris Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kedudukan anak perempuan dalam sistem waris adat Besemah dan menilai kesesuaiannya dengan prinsip hukum waris Islam. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum empiris dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui penelitian lapangan. Data diperoleh melalui wawancara dengan tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat setempat serta didukung oleh studi kepustakaan yang berkaitan dengan hukum waris Islam dan hukum adat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam praktik waris adat Besemah anak perempuan pada umumnya tidak memperoleh bagian warisan karena sistem kekerabatan yang mengutamakan garis keturunan laki-laki, sedangkan pemberian harta sebelum pernikahan hanya dianggap sebagai hibah. Sementara itu, dalam hukum waris Islam anak perempuan tetap memiliki hak sebagai ahli waris dengan bagian yang telah ditentukan. Dengan demikian, praktik kewarisan adat tersebut belum sepenuhnya sejalan dengan prinsip hukum waris Islam. Abstract This study examines the position of daughters in the Besemah customary inheritance system in Tanjung Agung Village and analyzes it from the perspective of Islamic inheritance law. The issue arises from the differences between Islamic inheritance law, which recognizes daughters as legitimate heirs, and the Besemah customary practice that prioritizes sons in receiving family inheritance. The focus of this study is to examine the inheritance practices of the Besemah customary community, the legal position of daughters as heirs under the prevailing customary law, and the conformity of these practices with the principles of Islamic inheritance law. The purpose of this research is to identify the position of daughters in the Besemah customary inheritance system and to assess its compatibility with Islamic inheritance principles. This study employs an empirical legal research method with a qualitative descriptive approach through field research. Data were collected through interviews with traditional leaders, religious figures, and members of the local community and supported by literature related to Islamic inheritance law and customary law. The results indicate that in the Besemah customary inheritance practice daughters generally do not receive inheritance because the kinship system prioritizes male lineage, while property given before marriage is considered a gift. In contrast, Islamic inheritance law recognizes daughters as heirs with specific shares. Therefore, the customary inheritance practice is not fully aligned with the principles of Islamic inheritance law.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah (Hukum Keluarga)
Divisions: Fakultas Syariah > Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah (Hukum Keluarga)
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 30 Jul 2026 07:25
Last Modified: 30 Jul 2026 07:25
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/45526

Actions (login required)

View Item View Item