ARI, YULITA (2026) MANAJEMEN PERUBAHAN ORGANISASI DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN TRANSFORMASI DIGITAL DI SMK NEGERI 7 BANDAR LAMPUNG. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
|
PDF
Download (4MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
ABSTRAK Transformasi digital dalam dunia pendidikan merupakan suatu keniscayaan sebagai respons terhadap perkembangan teknologi dan tuntutan peningkatan mutu layanan pendidikan. Transformasi digital tidak hanya berfokus pada pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran, tetapi juga mencakup perubahan sistem kerja, budaya organisasi, serta pengembangan sumber daya manusia. SMK Negeri 7 Bandar Lampung merupakan salah satu sekolah yang telah menerapkan berbagai inovasi digital dalam penyelenggaraan pembelajaran maupun administrasi sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen perubahan organisasi dalam implementasi transformasi digital di SMK Negeri 7 Bandar Lampung berdasarkan teori perubahan Kurt Lewin yang meliputi tahap unfreezing, changing, dan refreezing. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas Kepala Sekolah, Bapak H. Kemis, S.Pd., M.M., Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Ibu Victoria Susilawati, M.Pd., serta dua orang guru, yaitu Ibu Ni Ruri Herenda Meduri, S.Pd. dan Ibu Endang Apriyanti, S.Pd. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen perubahan organisasi dalam mengimplementasi transformasi digital di SMK Negeri 7 Bandar Lampung telah berjalan dengan baik melalui tiga tahapan perubahan. Pada tahap unfreezing, sekolah membangun kesadaran warga sekolah terhadap pentingnya transformasi digital melalui sosialisasi, koordinasi, dan pemberian motivasi sehingga mampu mengurangi resistensi terhadap perubahan. Pada tahap changing, sekolah mengimplementasikan berbagai pembaruan berbasis teknologi, antara lain pelaksanaan ujian siswa secara daring menggunakan aplikasi Pijar, kewajiban guru memproduksi video pembelajaran pada setiap bab materi untuk diunggah ke Platform Merdeka Mengajar (PMM), digitalisasi administrasi kepegawaian melalui sistem presensi fingerprint, serta penerapan tanda tangan elektronik pada dokumen administrasi. Pada tahap refreezing, sekolah mengintegrasikan berbagai inovasi digital tersebut ke dalam budaya kerja melalui penyusunan standar operasional prosedur (SOP), evaluasi berkala, dan pembiasaan penggunaan sistem digital dalam kegiatan akademik maupun administrasi. Dengan demikian, implementasi manajemen perubahan organisasi dalam transformasi digital telah meningkatkan efektivitas pembelajaran, mempercepat layanan administrasi, serta mendukung terciptanya tata kelola sekolah yang lebih efektif, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. ABSTRACT Digital transformation in education was an inevitable response to technological advancements and the increasing demand for improving the quality of educational services. Digital transformation involved not only the integration of technology into the teaching and learning process but also changes in organizational systems, work culture, and human resource development. SMK Negeri 7 Bandar Lampung was one of the vocational schools that had implemented various digital innovations in both learning activities and school administration. This study aimed to analyze organizational change management in implementing digital transformation at SMK Negeri 7 Bandar Lampung based on Kurt Lewin's change management theory, which consisted of the unfreezing, changing, and refreezing stages. This study employed a qualitative approach using a descriptive method. Data were collected through observation, interviews, and documentation. The research informants consisted of the Principal, Mr. H. Kemis, S.Pd., M.M., the Vice Principal for Curriculum, Mrs. Victoria Susilawati, M.Pd., and two teachers, Mrs. Ni Ruri Herenda Meduri, S.Pd., and Mrs. Endang Apriyanti, S.Pd. The findings showed that organizational change management in implementing digital transformation at SMK Negeri 7 Bandar Lampung was successfully carried out through the three stages of change. During the unfreezing stage, the school built awareness among school members regarding the importance of digital transformation through socialization, coordination, and motivation, thereby reducing resistance to change. During the changing stage, the school implemented various technologybased innovations, including online student examinations using the Pijar application, requiring teachers to produce instructional videos for each chapter and upload them to the Merdeka Mengajar Platform (PMM), digitalizing personnel administration through a fingerprint attendance system, and implementing electronic signatures for administrative documents. During the refreezing stage, the school integrated these digital innovations into its organizational culture through the establishment of Standard Operating Procedures (SOPs), periodic evaluations, and the routine use of digital systems in both academic and administrative activities. Therefore, the implementation of organizational change management improved the effectiveness of the learning process, enhanced administrative services, and supported the development of more effective, efficient, and adaptive school governance in responding to technological advancements
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Manajemen Pendidikan Islam |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Manajemen Pendidikan Islam |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 30 Jul 2026 03:35 |
| Last Modified: | 30 Jul 2026 03:35 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/45495 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


