SEPTA, KURNIAWAN (2026) REPRESENTASI KATA AT-TA’AFFUF DALAM BUKU SEDEKAH TANPA HARTA KARYA DR. WAJIH MAHMUD. Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.
|
PDF
Download (2MB) |
Abstract
Abstrak Perkembangan praktik filantropi Islam dewasa ini menunjukkan kecenderungan reduksi makna sedekah pada dimensi material, sehingga mengabaikan nilai-nilai non-material seperti penjagaan kehormatan diri (at-ta’affuf). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi kata at-ta’affuf dalam buku Sedekah Tanpa Harta karya Wajih Mahmud serta mengungkap makna, fungsi, dan implikasinya dalam konteks sosial-keagamaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigma interpretatif konstruktivis melalui metode tafsir tematik yang dipadukan dengan analisis representasi. Data diperoleh melalui observasi teks dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara tekstual, kontekstual, dan intertekstual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa at-ta’affuf direpresentasikan sebagai konstruksi makna yang bersifat transformatif dan multidimensional, yang berfungsi sebagai simbol kedaulatan moral, resiliensi psikologis, dan bentuk filantropi non-material berbasis martabat. Bahasa dalam teks berperan aktif dalam merekonstruksi identitas kaum marginal dari objek belas kasihan menjadi subjek yang berdaya dan bermartabat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa at ta’affuf merupakan konsep etika yang memiliki relevansi tinggi dalam membangun kesadaran spiritual dan sosial di era modern. Implikasinya, konsep ini dapat dijadikan dasar pengembangan model filantropi Islam yang lebih humanis serta penguatan pendidikan karakter berbasis nilai spiritual. Kata Kunci: Representasi; At-Ta’affuf; Sedekah Tanpa Harta; Wajih Mahmud,Stuart Hall. Abstract The development of Islamic philanthropy practices today indicates a tendency to reduce the meaning of charity to material dimensions, thereby neglecting non-material values such as self- dignity preservation (at-ta’affuf). This study aims to analyze the representation of the term at- ta’affuf in the book Sedekah Tanpa Harta by Wajih Mahmud and to explore its meaning, function, and implications in socio-religious contexts. This research employs a qualitative approach with an interpretive-constructivist paradigm using a thematic interpretation method combined with representation analysis. Data were collected through text observation and documentation, then analyzed textually, contextually, and intertextually. The findings reveal that at-ta’affuf is represented as a transformative and multidimensional construct of meaning, functioning as a symbol of moral sovereignty, psychological resilience, and dignity-based non- material philanthropy. Language in the text actively reconstructs the identity of marginalized individuals from objects of pity into empowered and dignified subjects. This study concludes that at-ta’affuf is an ethical concept with strong relevance in fostering spiritual and social awareness in contemporary society. The implication of this study is its potential use as a foundation for developing a more humanistic Islamic philanthropy model and strengthening character education based on spiritual values. Keywords: At-Ta’affuf, Representation, Sedekah Tanpa Harta, Stuart Hall, Wajih Mahmud.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Komunikasi dan Penyiaran Islam |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Komunikasi dan Penyiaran Islam |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 28 Jul 2026 08:01 |
| Last Modified: | 28 Jul 2026 08:01 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/45436 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


