STRATEGI POKDARWIS DALAM PENGELOLAAN EKOWISATA MANGROVE PETENGORAN SEBAGAI UPAYA KONSERVASI BERKELANJUTAN DI DESA GEBANG KABUPATEN PESAWARAN

AMELIA, SARKIJO (2026) STRATEGI POKDARWIS DALAM PENGELOLAAN EKOWISATA MANGROVE PETENGORAN SEBAGAI UPAYA KONSERVASI BERKELANJUTAN DI DESA GEBANG KABUPATEN PESAWARAN. Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[thumbnail of ARTIKEL AMELIA.pdf] PDF
Download (3MB)

Abstract

Abstract: Mangrove ecotourism management not only functions as a natural tourism facility, but also as a sustainable conservation effort that involves community participation in maintaining the sustainability of the coastal environment. Petengoran Mangrove Ecotourism in Gebang Village, Pesawaran Regency is a conservation-based tourism area managed by the Tourism Awareness Group (Pokdarwis) through various environmental conservation programs. This study aims to analyze Pokdarwis's strategies in managing Petengoran Mangrove Ecotourism as a sustainable conservation effort. This study uses a qualitative method with a descriptive approach. The research informants numbered eight people consisting of the Pokdarwis Chairperson, Pokdarwis members, local residents, and visitors who were selected using a purposive sampling technique. Informants have an age range of 35–50 years with a period of involvement or tenure of between 2–5 years. Data collection was conducted through in depth interviews with eight informants, one month of field observation, and documentation. Data analysis used the Miles, Huberman, and Saldana model which includes data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The research results show that the strategies implemented by Pokdarwis include environmental outreach and education, community involvement in mangrove conservation activities, and mangrove rehabilitation and planting. These strategies contribute to increasing community environmental awareness, strengthening community participation in conservation activities, and supporting the restoration and preservation of mangrove ecosystems. Analysis using Max Weber's theory of social action shows that the strategies implemented by Pokdarwis are dominated by instrumental rational actions (zweckrational) and value-oriented rational actions (wertrational). Both forms of action reflect systematic planning in ecotourism management as well as a commitment to environmental. conservation values. The findings of this study confirm that the success of mangrove conservation is determined not only by the effectiveness of management strategies, but also by community participation and the meaning of social actions that underlie each conservation effort. Keywords: Pokdarwis Srategy, Mangrove Ecotourism, Sustainable Conservation, Social Action, Max Weber. Abstrak: Pengelolaan ekowisata mangrove tidak hanya berfungsi sebagai sarana wisata alam, tetapi juga menjadi salah satu upaya konservasi berkelanjutan yang melibatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir. Ekowisata Mangrove Petengoran di Desa Gebang, Kabupaten Pesawaran merupakan kawasan wisata berbasis konservasi yang dikelola oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) melalui berbagai program pelestarian lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi Pokdarwis dalam pengelolaan Ekowisata Mangrove Petengoran sebagai upaya konservasi berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Informan penelitian berjumlah delapan orang yang terdiri atas Ketua Pokdarwis, anggota Pokdarwis, masyarakat sekitar, dan pengunjung yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Informan memiliki rentang usia 35–50 tahun dengan masa keterlibatan atau masa menjabat antara 2–5 tahun. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap delapan informan, observasi lapangan selama satu bulan, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang dilakukan Pokdarwis meliputi sosialisasi dan edukasi lingkungan, pelibatan masyarakat dalam kegiatan konservasi mangrove, serta rehabilitasi dan penanaman mangrove. Strategi tersebut berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran lingkungan masyarakat, memperkuat partisipasi masyarakat dalam kegiatan konservasi, serta mendukung pemulihan dan pelestarian ekosistem mangrove. Analisis menggunakan teori tindakan sosial Max Weber menunjukkan bahwa strategi yang dijalankan Pokdarwis didominasi oleh tindakan rasional instrumental (zweckrational) dan tindakan rasional berorientasi nilai (wertrational). Kedua bentuk tindakan tersebut mencerminkan adanya perencanaan yang sistematis dalam pengelolaan ekowisata sekaligus komitmen terhadap nilai-nilai konservasi lingkungan. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan konservasi mangrove tidak hanya ditentukan oleh efektivitas strategi pengelolaan, tetapi juga oleh partisipasi masyarakat serta makna tindakan sosial yang mendasari setiap upaya konservasi yang dilakukan. Kata kunci: Strategi Pokdarwis, Ekowisata Mangrove, Konservasi Berkelanjutan, Tindakan Sosial, Max Weber.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Sosiologi Agama
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Sosiologi Agama
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 28 Jul 2026 04:26
Last Modified: 28 Jul 2026 04:26
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/45424

Actions (login required)

View Item View Item