SISTEM PEMBAGIAN KEUNTUNGAN DAN PEMBEBANAN KERUGIAN DALAM PEMELIHARAAN SAPI PERSPEKTIF HUKUM EKONOMI SYARIAH (Studi di Desa Sriwaylangsep Kecamatan Kalirejo Kabupaten Lampung Tengah)

Yanuar, Saputri (2026) SISTEM PEMBAGIAN KEUNTUNGAN DAN PEMBEBANAN KERUGIAN DALAM PEMELIHARAAN SAPI PERSPEKTIF HUKUM EKONOMI SYARIAH (Studi di Desa Sriwaylangsep Kecamatan Kalirejo Kabupaten Lampung Tengah). Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of ARTIKEL YANUAR.pdf] PDF
Download (4MB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan dari studi ini adalah untuk menganalisis cara pembagian keuntungan serta tanggung jawab kerugian dalam pemeliharaan sapi di Desa Sriwaylangsep Kecamatan Kalirejo Kabupaten Lampung Tengah serta meninjaunya dari sudut pandang Hukum Ekonomi Syariah. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Fokus penelitian ini pada penerapan akad muḍārabah antara pemilik modal dan pengelola dalam kegiatan peternakan sapi. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa kerjasama yang dilakukan masyarakat pada umumnya telah mengadopsi konsep akad muḍārabah muṭlaqah, karena pengelola diberikan keleluasaan dalam mengelola usaha tanpa batasan waktu maupun teknis tertentu, dengan sistem bagi hasil. Namun, dalam pelaksanaannya masih ada ketidaksesuaian dengan prinsip syariah, khususnya dalam pembagian keuntungan yang tidak selalu sesuai dengan kesepakatan awal. Selain itu, mekanisme tanggung jawab kerugian juga belum dilaksanakan dengan optimal, serta ada kelemahan dalam aspek transparansi karena tidak adanya akad tertulis. Dilihat dari Hukum Ekonomi Syariah, praktik tersebut belum sepenuhnya memenuhi prinsip keadilan („adl), kemanfaatan (maṣlaḥah), kemitraan (syirkah), serta transparansi dan akuntabilitas. Oleh karena itu, diperlukan perbaikan melalui pembuatan akad secara tertulis, kejelasan pembagian hasil, serta penguatan kesepakatan antara para pihak agar menghindari unsur garar. Sehingga diharapkan praktik muḍārabah dapat berjalan dengan adil, transparan, dan sesuai dengan ketentuan syariah. ABSTRACT This study aims to analyze the way of profit sharing and loss responsibility in cattle farming in Sriwaylangsep Village, Kalirejo District, Central Lampung Regency, and review it from the perspective of Sharia Economic Law. This study uses a descriptive qualitative approach with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The focus of this research is on the implementation of muḍārabah contracts between capital owners and managers in cattle farming activities. The results of the study show that the cooperation carried out by the community in general has adopted the concept of muḍārabah with a profit-sharing system. However, in its implementation there are still inconsistencies with sharia principles, especially in the distribution of profits that are not always in accordance with the initial agreement. In addition, the mechanism for liability for losses has also not been implemented optimally, and there are weaknesses in the aspect of transparency due to the absence of a written contract. Judging from Sharia Economic Law, this practice has not fully fulfilled the principles of justice ('adl), usefulness (maṣlaḥah), partnership (shirkah), and transparency and accountability. Therefore, improvements are needed through the creation of a written contract, clarity of the distribution of results, and strengthening the agreement between the parties to avoid the element of garar. Thus, it is hoped that the muḍārabah practice applied can run fairly, transparently, and in accordance with sharia provisions.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah)
Divisions: Fakultas Syariah > Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah)
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 27 Jul 2026 03:27
Last Modified: 27 Jul 2026 03:27
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/45346

Actions (login required)

View Item View Item