NABILA, MARISKA (2026) MANAJEMEN SARANA DAN PRASARANA DI SMK NEGERI 1 BANDAR LAMPUNG. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
|
PDF
Download (9MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (13MB) |
Abstract
ABSTRAK Latar belakang penelitian ini didasari oleh pentingnya pengelolaan fasilitas pendidikan dalam menunjang kualitas pembelajaran, khususnya pada jenjang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang menuntut ketersediaan alat praktik yang memadai. SMK Negeri 1 Bandar Lampung sebagai salah satu lembaga pendidikan vokasi unggulan memerlukan tata kelola aset yang sistematis agar seluruh fasilitas dapat berfungsi optimal. Namun, tantangan dalam sinkronisasi antara kebutuhan kurikulum dengan ketersediaan sarana serta pemeliharaan yang berkelanjutan seringkali menjadi hambatan dalam mencapai efisiensi pendidikan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendalami bagaimana manajemen sarana dan prasarana dilakukan untuk mendukung visi dan misi sekolah tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif untuk memberikan gambaran mendalam mengenai fenomena yang terjadi di lapangan. Data dikumpulkan melalui teknik observasi partisipatif untuk melihat kondisi fisik fasilitas, wawancara mendalam dengan kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang sarana prasarana, serta pengelola aset, dan serta studi dokumentasi yang mencakup buku induk inventaris, rencana kerja anggaran, dan laporan penghapusan aset. Validitas data diuji menggunakan triangulasi sumber untuk memastikan keabsahan informasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, hingga penarikan kesimpulan guna membedah mekanisme perencanaan, pengadaan, penggunaan, pemelihaaan, inventarisasi, penghapusan hingga pertanggungjawaban sarana dan prasarana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen sarana dan prasarana di SMK Negeri 1 Bandar Lampung telah mengikuti siklus manajerial yang komprehensif. Proses perencanaan dilakukan melalui analisis kebutuhan berbasis program keahlian, yang dilanjutkan dengan mekanisme pengadaan melalui prosedur pengadaan barang dan jasa pemerintah serta pemanfaatan dana BOS/BOP. Penggunaan sarana ditekankan pada efisiensi jadwaliii praktik siswa, sementara pemeliharaan mencakup perawatan preventif dan kuratif untuk memperpanjang usia pakai aset. Proses inventarisasi telah terdokumentasi dengan baik guna memetakan status kepemilikan, yang diikuti dengan prosedur penghapusan bagi barang yang telah mengalami kerusakan berat atau kedaluwarsa. Seluruh rangkaian tersebut diakhiri dengan aspek pertanggungjawaban melalui pelaporan administratif yang transparan kepada pihak terkait. Meskipun secara umum sudah berjalan baik, optimalisasi pada efisiensi birokrasi pengadaan dan ketepatan waktu pemeliharaan masih menjadi area yang memerlukan peningkatan lebih lanjut. ABSTRACT The background of this research is based on the importance of managing educational facilities to support the quality of learning, particularly at the Vocational High School (SMK) level, which requires the availability of adequate practical tools. SMK Negeri 1 Bandar Lampung, as one of the leading vocational education institutions, requires systematic asset management so that all facilities can function optimally. However, challenges in synchronizing curriculum needs with the availability of infrastructure and sustainable maintenance often become obstacles to achieving educational efficiency. Therefore, this study aims to explore how infrastructure management is implemented to support the school's vision and mission. This research uses a qualitative approach with a descriptive design to provide an in-depth description of the phenomena occurring in the field. Data were collected through participatory observation techniques to assess the physical condition of the facilities, in-depth interviews with the principal, the vice-principal of infrastructure, and asset managers, as well as documentation studies including inventory master books, budget work plans, and asset disposal reports. Data validity was tested using source triangulation to ensure the authenticity of the information. Data analysis was carried out through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing to distinguish the mechanisms of planning, procurement, utilization, maintenance, inventory, disposal, and accountability of infrastructure. The results of the study show that infrastructure management at SMK Negeri 1 Bandar Lampung has followed a comprehensive managerial cycle. The planning process is conducted through needs analysis based on expertise programs, followed by procurement mechanisms through government goods and services procurement procedures and the utilization of BOS/BOP funds. The utilization of facilities emphasizes the efficiency of student practice schedules, while maintenancev includes preventive and curative care to extend the service life of assets. The inventory process has been well-documented to map ownership status, followed by disposal procedures for items that have suffered heavy damage or obsolescence. This entire series concludes with the accountability aspect through transparent administrative reporting to relevant parties. Although it is generally functioning well, optimizing procurement bureaucracy efficiency and maintenance timeliness remain areas that require further improvement..
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Manajemen Pendidikan Islam |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Manajemen Pendidikan Islam |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 22 Jul 2026 04:48 |
| Last Modified: | 22 Jul 2026 04:48 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/45226 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


