RELASI IFFAH DAN MURU’AH DALAM MEMBENTUK KEPRIBADIAN MUSLIM (Studi Komparatif Tafsir Al-Azhar dan Tafsir Al-Mishbah Terhadap Ayat-Ayat Berpakaian)

ARNISSA, FADILLA PUTRI (2026) RELASI IFFAH DAN MURU’AH DALAM MEMBENTUK KEPRIBADIAN MUSLIM (Studi Komparatif Tafsir Al-Azhar dan Tafsir Al-Mishbah Terhadap Ayat-Ayat Berpakaian). Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of PUSAT 1 2 ARNISSA.pdf] PDF
Download (4MB)
[thumbnail of SKRIPSI ARNISSA FADILLA PUTRI.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini menekankan pembahasan terhadap relasi Iffah dan Muru’ah dalam berpakaian untuk membentuk kepribadian muslim dengan dengan membandingkan Kitab Tafsir Al-Azhar karya Buya Hamka dengan Kitab Tafsir al-Mishbah karya M. Quraish Shihab. Latar belakang pada penelitian ini ialah berpakaian Islami yang cenderung dipahami sebatas simbol formal keagamaan, sementara dimensi iffah dan muru’ah sebagai nilai pembentuk kepribadian sering diabaikan. Akibatnya, muncul ketidakseimbangan antara penampilan lahiriah dan perilaku moral. Pada konteks tersebut, kajian ini menggunakan Tafsir Al-Azhar dan Tafsir Al-Mishbah menjadi relevan. Adapun rumusan dari permasalahan ini ialah, Pertama, Bagaimana perbandingan penafsiran Tafsir Al-Azhar dan Tafsir Al-Mishbah terkait relasi iffah dan muru’ah dalam ayat-ayat berpakaian? Kedua, Bagaimana cara berpakaian yang syar’i bagi laki-laki maupun perempuan menurut Buya Hamka dan M. Quraish Shihab? dan Ketiga, Bagaimana relasi iffah dan muru’ah dalam membentuk kepribadian Muslim berdasarkan penafsiran ayat-ayat berpakaian dalam Tafsir Al-Azhar dan Tafsir Al-Mishbah?. Selanjutnya, tujuan dari permasalahan pada penelitian ini ialah untuk memperjelas tentang relasi Iffah dan Muru’ah dalam berpakaian untuk membentuk kepribadian muslim dengan perbandingan Tafsir Al-Azhar karya Buya Hamka dengan Tafsir al-Misbah karya M. Quraish Shihab. Jenis penelitian ini adalah kepustakaan (library Research) bersifat kualitatif, yakni data-data yang digunakan bersumber langsung dari kitab Tafsir Al-Azhar dan kitab Tafsir Al-Mishbah dengan menggunakan metode Perbandingan (Muqaran) dengan pendekatan content analysis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perbandingan penafsiran ayat-ayat berpakaian, baik Buya Hamka maupun M. Quraish Shihab sama-sama menitikberatkan pada menjaga kesucian diri (iffah) serta menjaga kehormatan (muru’ah). Selanjutnya, bagi laki-laki pakaian dilambangkan sebagai kehormatan diri (Muru’ah) serta menjaga kemaluannya serta pandangan terhadap lawan jenis. Sedangkan pakaian perempuan dilambangkan sebagai perhiasan yang menjaga kehormatan dan harga diri. Relasi iffah maupun muru’ah dalam membentuk Kepribadian Muslim melalui cara berpakaian bukan hanya bentuk ketaatan individual, tetapi juga pernyataan publik tentang nilai-nilai yang diyakini. Kata Kunci: Iffah dan Muru’ah, Berpakaian, Kepribadian Muslim, Tafsir Al-Azhar dan Tafsir Al-Mishbah, Buya Hamka dan M. Quraish Shihab. ABSTRACT This research emphasizes the discussion of the relationship between Iffah and Muru’ah in dressing to form a Muslim personality by comparing the Book of Tafsir Al-Azhar by Buya Hamka with the Book of Tafsir al-Mishbah by M. Quraish Shihab. The background to this study is to dress Islamically which tends to be understood as a formal religious symbol, while the dimensions of iffah and muru’ah as a personality-forming value are often overlooked. As a result, there is an imbalance between outward appearance and moral behavior. In that context, this study used Tafsir Al-Azhar and Tafsir Al-Mishbah to be relevant. As for the formula of this problem is, First, How is the comparison of the interpretation of Tafsir Al-Azhar and Tafsir Al Mishbah related to the relationship of iffah and muru’ah in the dress verses? Second, how to dress shar’i for men and women according to Buya Hamka and M. Quraish Shihab? and Third, what is the relationship between iffah and muru’ah in shaping the Muslim personality based on the interpretation of the verses of dress in Tafsir Al-Azhar and Tafsir Al-Mishbah? Furthermore, the purpose of the problem in this study is to clarify the relationship of Iffah and Muru’ah in dressing to form a Muslim personality with the comparison of Tafsir Al-Azhar by Buya Hamka with Tafsir al-Misbah by M. Quraish Shihab. This type of research is library research is qualitative, namely data used directly from the book Tafsir Al-Azhar and the book of Tafsir Al-Mishbah by using the method of Comparison (Muqaran) with a content analysis approach. The results of this study indicate that the comparison of the interpretation of the verses on clothing, both Buya Hamka and M. Quraish Shihab both emphasize maintaining personal purity (iffah) and maintaining honor (muru'ah). Furthermore, for men, clothing is symbolized as self-honor (Muru'ah) and maintaining their genitals and views of the opposite sex. While women's clothing is symbolized as jewelry that maintains honor and self-esteem. The relationship between iffah and muru'ah in shaping Muslim personality through the way they dress is not only a form of individual obedience, but also a public statement about the values they believe in. Keyword: Iffah and Muru'ah, Dress, Muslim Personality, Tafsir Al Azhar and Tafsir Al-Mishbah, Buya Hamka and M. Quraish Shihab.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Ilmu Al-Quran dan Tafsir
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Ilmu Al-Quran dan Tafsir
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 20 Jul 2026 06:52
Last Modified: 20 Jul 2026 06:52
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/45081

Actions (login required)

View Item View Item