INTAN, NUR AZIZAH (2026) PENERAPAN METODE SOCRATIC QUESTIONING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATA PELAJARAN IPAS KELAS V SD IT MUTIARA MIFTAHUL JANNAH SABAH BALAU LAMPUNG SELATAN. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
|
PDF
Download (6MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (9MB) |
Abstract
ABSTRAK Penelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan rendahnya kemampuan berpikir kritis peserta didik pada mata pelajaran IPAS di SD IT Mutiara Miftahul Jannah Sabah Balau Lampung Selatan, pada saat proses belajar mengajar pada pembelajaran IPAS peserta didik terlihat kurang antusias, berbicara dengan teman sebangku ketika guru sedang menjelaskan materi dan sering merasa bosan saat pembelajaran sedang berlangsung, peserta didik hanya duduk mendengarkan penjelasan guru mengenai materi pembelajaran tanpa ingin bertanya ketika ada materi yang belum dipahami. Hal ini terjadi karena model pembelajaran yang diberikan kurang menarik atau membosankan, maka dari itu peneliti akan mencoba menggunakan metode Socratic Questioning guna meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus dan setiap pelaksanaannya menggunakan metode Socratic Questioning. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas V SD IT Mutiara Miftahul Jannah Sabah Balau Lampung Selatan yang berjumlah 18 siswa. Dengan teknik pengumpulan data melalui post test dan observasi dengan empat tahapan dalam satu siklus yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Penelitian ini menggunakan dua siklus dengan tiga kali pertemuan setiap siklusnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pra-siklus kemampuan berpikir kritis peserta didik memperoleh nilai rata-rata 28% termasuk kategori rendah, dengan rincian 5 peserta didik kategori tinggi dan 13 peserta didik rendah, kemudian pada siklus I kemampuan berpikir kritis peserta didik memperoleh nilai rata-rata 66,7% termasuk kategori baik, dengan rincian 2 siswa kategori berpikir kritis sangat tinggi, dengan rincian 12 siswa kategori sedang dan 4 siswa kategori rendah. Selanjutnya pada siklus II minat belajar siswa meningkat menjadi 83,3% termasuk kategori sangat baik, dengan rincian 2 siswa kategori sangat tinggi, dengan rincian 15 siswa kategori tinggi dan 1 siswa kategori sedang. Dilihat dari siklus I dan Siklus II terjadi peningkatan sebesar 12.20%. Hal ini menunjukkan bahwa dari siklus I sampai siklus II rata-rata hasil kemampuan berpikir kritis siswa mengalami peningkatan dan dapat disimpulkan bahwa metode Socratic Questioning dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. ABSTRACK This research is motivated by the problem of low critical thinking skills of students in the subject of science at SD IT Mutiara Miftahul Jannah Sabah Balau South Lampung, during the teaching and learning process in science learning students seem less enthusiastic, talking to their deskmates when the teacher is explaining the material and often feel bored during the learning process, students just sit listening to the teacher's explanation about the learning material without wanting to ask when there is material that is not yet understood. This happens because the learning model provided is less interesting or boring, therefore the researcher will try to use the Socratic Questioning method to improve students' critical thinking skills. This study uses Classroom Action Research (CAR) which is carried out in two cycles and each implementation uses the Socratic Questioning method. The subjects of this study were 18 students of grade V of SD IT Mutiara Miftahul Jannah Sabah Balau South Lampung. With data collection techniques through post-tests and observations with four stages in one cycle, namely planning, implementation, observation and reflection. This study uses two cycles with three meetings in each cycle. The results showed that in the pre-cycle, students' critical thinking skills scored an average of 28%, categorized as low, with 5 students in the high category and 13 students in the low category. Then, in the first cycle, students' critical thinking skills scored an average of 66.7%, categorized as good, with 2 students in the very high category, 12 students in the medium category, and 4 students in the low category. Furthermore, in the second cycle, students' learning interest increased to 83.3%, categorized as very good, with 2 students in the very high category, 15 students in the high category, and 1 student in the medium category. The increase between cycles I and II was 12.20%. This indicates that from cycle I to cycle II, the average results of students' critical thinking skills increased, and it can be concluded that the Socratic Questioning method can improve students' critical thinking skills.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 20 Jul 2026 03:46 |
| Last Modified: | 20 Jul 2026 03:46 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/45058 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


