PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN VALUE CLARIFICATION TECHNIQUE (VCT) TERHADAP HASIL BELAJAR PPKn KELAS V SD ISLAM BUSTANUL ULUM GUNUNG BATIN, LAMPUNG TENGAH

REALITA, HASANAH (2026) PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN VALUE CLARIFICATION TECHNIQUE (VCT) TERHADAP HASIL BELAJAR PPKn KELAS V SD ISLAM BUSTANUL ULUM GUNUNG BATIN, LAMPUNG TENGAH. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of PUSAT 1 2 REALITA.pdf] PDF
Download (8MB)
[thumbnail of SKRIPSI REALITA HASANAH.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (9MB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) di SD Islam Bustanul Ulum Gunung Batin, Lampung Tengah. Berdasarkan data pra penelitian tahun ajaran 2025/2026, hanya 39,02% peserta didik kelas V yang mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP), sedangkan 60,98% masih belum tuntas. Kondisi ini disebabkan oleh dominasi model pembelajaran yang berpusat pada pendidik (teacher-centered), minimnya ruang diskusi dan refleksi, serta kurangnya variasi model pembelajaran yang inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Value Clarification Technique (VCT) terhadap hasil belajar PPKn peserta didik kelas V SD Islam Bustanul Ulum Gunung Batin, Lampung Tengah. Penelitian menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain nonequivalent control group design. Populasi penelitian adalah seluruh peserta didik kelas V (VA dan VB) tahun pelajaran 2025/2026 yang berjumlah 43 orang. Kelas VA (21 peserta didik) ditetapkan sebagai kelas eksperimen yang mendapatkan perlakuan model VCT, sedangkan kelas VB (22 peserta didik) sebagai kelas kontrol dengan model Contextual Teaching and Learning (CTL) Teknik pengumpulan data meliputi observasi, tes (pretest dan posttest), serta dokumentasi. Instrumen penelitian diuji validitas dan reliabilitasnya sebelum digunakan. Analisis data dilakukan melalui uji prasyarat (uji normalitas dan homogenitas) dan uji hipotesis menggunakan uji-t independen. Model pembelajaran VCT menekankan proses klarifikasi nilai melalui diskusi, dialog, dan refleksi, sehingga peserta didik aktif dalam mengenali, memilih, dan mempertanggungjawabkan nilai-nilai yang diyakini. Pendekatan ini diyakini mampu meningkatkan pemahaman kognitif peserta didik terhadap konsep-konsep PPKn sekaligus menginternalisasi nilai-nilai Pancasila secara lebih bermakna. Hasil penelitian diharapkan menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan model pembelajaran VCT terhadap hasil belajar PPKn peserta didik kelas V SD Islam Bustanul Ulum Gunung Batin, Lampung Tengah. Dengan demikian, model VCT dapat menjadi alternatif solusi pembelajaran inovatif yang efektif bagi pendidik dalam meningkatkan kualitas pembelajaran PPKn di sekolah dasar. ABSTRACT This research is motivated by the low learning outcomes of students in Civics (PPKn) at SD Islam Bustanul Ulum Gunung Batin, Central Lampung. Pre-research data for the 2025/2026 academic year revealed that only 39.02% of fifth-grade students met the Learning Objective Achievement Criteria (KKTP), while 60.98% had not yet achieved mastery. This condition is attributed to teachercentered instruction, limited opportunities for student discussion and reflection, and a lack of innovative learning model variation. This study aims to determine the effect of the Value Clarification Technique (VCT) learning model on PPKn learning outcomes of fifth-grade students. A quasi-experimental method with a non-equivalent control group design was employed. The research population consisted of all 43 fifth-grade students (Class VA and VB) in the 2025/2026 academic year. Class VA (21 students) served as the experimental group applying the VCT model, while Class VB (22 students) served as the control group using Contextual Teaching and Learning (CTL). Data were collected through observation, tests (pretest and posttest), and documentation. Instruments were validated and tested for reliability prior to use. Data analysis included prerequisite tests (normality and homogeneity) and hypothesis testing using an independent t-test. The VCT learning model emphasizes value clarification through discussion, dialogue, and reflection, actively engaging students in recognizing, selecting, and justifying the values they hold. This approach is believed to enhance students' cognitive understanding of Civics concepts while facilitating deeper internalization of Pancasila values. The findings are expected to demonstrate that VCT significantly improves PPKn learning outcomes, offering a practical and innovative alternative for educators seeking to elevate the quality of Civics instruction at the elementary school level.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 16 Jul 2026 03:00
Last Modified: 16 Jul 2026 03:00
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/44991

Actions (login required)

View Item View Item