PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SELF ORGANIZED LEARNING ENVIRONMENT (SOLE) TERHADAP KEMANDIRIAN BELAJAR PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMP NEGERI SATU ATAP 3 KALIANDA

Anggi, Ismiyanti (2026) PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SELF ORGANIZED LEARNING ENVIRONMENT (SOLE) TERHADAP KEMANDIRIAN BELAJAR PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMP NEGERI SATU ATAP 3 KALIANDA. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of ARTIKEL ILMIAH ANGGI ISMIYANTI.pdf] PDF
Download (9MB)

Abstract

ABSTRAK PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SELF ORGANIZED LEARNING ENVIRONMENT (SOLE) TERHADAP KEMANDIRIAN BELAJAR PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMP NEGERI SATU ATAP 3 KALIANDA Oleh ANGGI ISMIYANTI Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran Self-Organized Learning Environment (SOLE) terhadap kemandirian belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemandirian belajar siswa, khususnya pada aspek disiplin dan inisiatif. Namun, penelitian sebelumnya mengenai penerapan SOLE masih didominasi pada mata pelajaran umum seperti matematika dan IPA, sehingga kajian dalam konteks Pendidikan Agama Islam masih terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini menawarkan kebaruan dengan mengkaji efektivitas SOLE dalam meningkatkan kemandirian belajar pada pembelajaran PAI. Metode yang digunakan adalah quasi experimental dengan desain posttest only control group design, melibatkan peserta didik kelas VIII sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui angket kemandirian belajar yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas, homogenitas, dan Mann–Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji Mann–Whitney menghasilkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05) dengan nilai Z = –3,806, yang menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kelompok eksperimen dan kontrol. Penerapan model SOLE terbukti berpengaruh dalam meningkatkan kemandirian belajar peserta didik, terutama pada aspek inisiatif. Peserta didik menjadi lebih aktif dalam mencari informasi, percaya diri dalam mengambil keputusan, serta mampu mengelola waktu dan menyelesaikan masalah secara mandiri. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memperluas penerapan model SOLE pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam yang mengintegrasikan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Temuan ini juga menegaskan bahwa SOLE merupakan strategi pembelajaran abad ke-21 yang mendukung literasi digital, berpikir kritis, dan kemandirian belajar peserta didik. ABSTRACT THE EFFECT OF THE SELF-ORGANIZED LEARNING ENVIRONTMENT (SOLE) COOPERATIVE LERANING MODEL ON STUDENT’ LEARNING AUTONOMY IN ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION Oleh ANGGI ISMIYANTI This study aims to analyze the effect of the Self-Organized Learning Environment (SOLE) learning model on students’ learning autonomy in Islamic Religious Education (IRE). The study is motivated by the low level of students’ learning autonomy, particularly in terms of discipline and initiative. However, previous studies on the implementation of SOLE have predominantly focused on general subjects such as mathematics and science, while studies within the context of Islamic Religious Education remain limited. Therefore, this study offers novelty by examining the effectiveness of SOLE in enhancing learning autonomy in IRE. The method used in this study is a quasi-experimental design with a post-test only control group design, involving eighth-grade students as the research subjects. Data were collected using a learning autonomy questionnaire that had been tested for validity and reliability, and were analyzed using normality, homogeneity, and Mann–Whitney tests. The results show that the Mann–Whitney test produced a significance value of 0.000 (p < 0.05) with a Z value of –3.806, indicating a significant difference between the experimental and control groups. The implementation of the SOLE model has been proven to significantly improve students’ learning autonomy, particularly in the aspect of initiative. Students became more active in seeking information, more confident in making decisions, and more capable of managing time and solving problems independently. This study contributes to the expansion of SOLE implementation in Islamic Religious Education, which integrates cognitive, affective, and psychomotor domains. The findings also confirm that SOLE is an effective 21st-century learning strategy that supports digital literacy, critical thinking, and students’ learning autonomy.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Pendidikan Agama islam
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Agama islam
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 15 Jul 2026 04:15
Last Modified: 15 Jul 2026 04:15
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/44933

Actions (login required)

View Item View Item